Menu ✖

Mode Gelap
Wilhelmus Pigai Dorong Penguatan Hak Politik Orang Asli Papua melalui Kajian Regulasi Gubernur Meki Nawipa Tinjau Tambang Bawah Tanah Freeport, Pelajari Teknologi dan Operasional Pertambangan Empat Pejabat Tinggi Negara Turun ke Nabire, Tertibkan Tambang Emas Ilegal Natalius Pigai: Keberhasilan Pembangunan HAM Harus Dirasakan Langsung oleh Rakyat Meki–Deinas: Ketika Langit dan Gunung Bertemu Pastor Berusia 36 Tahun Ditemukan Meninggal di Kolam Renang Kuala Kencana

Headline

Ibadah Oikumene Pemda Deiyai, ASN Diingatkan Utamakan Pelayanan dengan Takut Akan Allah

Etty Welerbadge-check


					Ibadah Oikumene Pemda Deiyai, ASN Diingatkan Utamakan Pelayanan dengan Takut Akan Allah Perbesar

DEIYAI — Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Deiyai diingatkan untuk menjalankan tugas dan memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan penuh tanggung jawab, kejujuran, serta takut akan Allah. Jabatan yang dipercayakan harus digunakan untuk melayani, bukan menindas atau merugikan masyarakat.

Pesan tersebut disampaikan Ketua Klasis Wilayah Tigi Gereja Kemah Injil Indonesia (GKII), Pdt. Yulianus Pekei, dalam Ibadah Oikumene Pemerintah Kabupaten Deiyai yang berlangsung di Aula Tuyana, Waghete, Selasa (27/10/2026) pagi.

Ibadah rutin bulanan tersebut dihadiri puluhan ASN, para asisten, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), anggota TNI dan Polri, serta masyarakat Kabupaten Deiyai. Kegiatan berlangsung khidmat dan aman dengan mengangkat tema “Tanggung Jawab Orang Kristen”, berdasarkan 1 Timotius 2:1–7.

Dalam khotbahnya, Pdt. Yulianus Pekei menekankan bahwa doa merupakan bagian penting dari kehidupan orang Kristen, termasuk mendoakan para pemimpin dan pemerintah agar mampu menjalankan tugas sesuai tanggung jawab yang diberikan.

Menurutnya, pemerintah memiliki peran penting dalam menjaga ketenteraman, menciptakan kehidupan masyarakat yang aman, serta mendukung terciptanya hubungan yang harmonis di tengah keberagaman agama dan denominasi gereja.

Ia mengajak seluruh masyarakat Deiyai untuk terus mendoakan pemerintah agar setiap kebijakan dan program pembangunan dapat dilaksanakan demi kepentingan bersama.

“Orang Kristen wajib berdoa agar dapat melaksanakan tugas dan tanggung jawab yang diberikan. Saya mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Deiyai untuk selalu mendoakan pemerintah,” ujarnya.

Pejabat Diminta Tidak Menyalahgunakan Jabatan

Selain mengajak umat untuk berdoa, Pekei mengingatkan para pejabat dan aparatur pemerintah agar tidak menyalahgunakan kewenangan yang dimiliki. Menurutnya, setiap jabatan merupakan amanah yang harus dipertanggungjawabkan, baik kepada masyarakat maupun kepada Allah.

Ia secara khusus menegaskan bahwa masyarakat miskin dan kelompok rentan harus mendapatkan perhatian dalam penyelenggaraan pelayanan publik. Karena itu, seluruh ASN diharapkan memberikan pelayanan secara adil, tanpa membeda-bedakan latar belakang agama, suku, maupun ras.

Pekei menegaskan bahwa pelayanan yang baik harus menjadi bagian dari tanggung jawab moral setiap orang yang dipercaya menjalankan tugas pemerintahan.

“Seluruh pekerjaan dan pelayanan yang kita lakukan akan dimintai pertanggungjawaban. Karena itu, layanilah masyarakat dengan baik dan jangan memilih-milih,” tegasnya.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bergandengan tangan membangun Kabupaten Deiyai. Kerja sama antara pemerintah, gereja, aparat keamanan, dan masyarakat dinilai penting untuk mewujudkan kehidupan yang damai serta mendukung pembangunan daerah.

Dalam pesannya, Pekei mengingatkan pentingnya sikap saling menghormati, mulai dari pimpinan daerah, wakil bupati, sekretaris daerah, jajaran perangkat daerah, hingga seluruh lapisan masyarakat.

Dengan mengutip Roma 13:1 dan Roma 13:4, ia menjelaskan pentingnya memahami peran pemerintah dalam tata kehidupan bermasyarakat serta menyadari bahwa setiap tindakan manusia memiliki konsekuensi dan tanggung jawab di hadapan Allah.

Ibadah Rutin untuk Memperkuat Iman dan Pelayanan

Ibadah Oikumene Pemerintah Kabupaten Deiyai merupakan kegiatan rutin bulanan yang ditetapkan oleh Bupati Deiyai, Melkianus Mote, S.T., untuk diikuti ASN, TNI, Polri, dan masyarakat.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan nilai-nilai iman, kebersamaan, kedisiplinan, dan tanggung jawab dapat terus diperkuat dalam kehidupan pribadi maupun pelaksanaan tugas pemerintahan.

Pesan yang disampaikan dalam ibadah ini menjadi pengingat bahwa pelayanan publik tidak hanya berkaitan dengan pelaksanaan administrasi dan program pemerintah, tetapi juga menyangkut integritas, keadilan, serta kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat.

Dengan semangat kebersamaan dan takut akan Allah, seluruh aparatur pemerintah dan masyarakat diharapkan dapat mengambil bagian dalam membangun Kabupaten Deiyai yang lebih baik, damai, dan sejahtera. (SK)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dari Penjaga Meja Biliar di Timika, Melkianus Mote Pimpin POBSI Papua Tengah

27 Oktober 2026 - 11:40 WIB

IMG 20261027 WA0102

DPD I KNPI Papua Tengah Gelar Penanaman 5 Ribu Pohon Mangrove di Samabusa Peringati Sumpah Pemuda

27 Oktober 2026 - 11:32 WIB

IMG 20261027 WA0052

Operasi Patuh Noken 2026 Dimulai, Polda Papua Tengah Bidik Pelanggar Lalu Lintas

27 Oktober 2026 - 11:23 WIB

IMG 20261027 WA0099

BPKAD Deiyai Latih Bendahara OPD, Percepat Penginputan Data Gaji Pegawai melalui SIPD

27 Oktober 2026 - 11:13 WIB

IMG 20261027 WA0057

Mimika Jadi Tuan Rumah KKT II, Bupati Rettob Ajak Umat GKI Perkuat Toleransi

27 Oktober 2026 - 10:02 WIB

20261026
Trending di Headline