Menu

Mode Gelap
Warga Dekai Pertahankan Fasilitas Kesehatan Yang Hampir Dibakar OTK DPD RI Tegaskan Ketimpangan Kebijakan Pertanahan, Mendesak Reforma Agraria Lebih Cepat Mendikdasmen dan BNN Perkuat Pendidikan Karakter Lewat Integrasi Kurikulum Anti Narkoba DPD RI Tegaskan Keseriusan Politik dan Kelembagaan Kawal Isu HAM di Papua Menko Polkam dan DPD RI Tegaskan Sinergi Pusat–Daerah untuk Kebijakan yang Lebih Efektif Setjen DPD RI Raih Predikat Wilayah Bebas Korupsi, Perkuat Reformasi Birokrasi dan Pelayanan Publik

Headline

Pemalangan Akses Sekolah di Wania, Pemerintah Distrik Pastikan Situasi Kondusif dan KBM Segera Normal

Etty Welerbadge-check


					Pemalangan Akses Sekolah di Wania, Pemerintah Distrik Pastikan Situasi Kondusif dan KBM Segera Normal Perbesar

Timika – Kepala Distrik Wania, Merlyn Temorubun, bersama tim Gerak Cepat (Geri Cep) Distrik Wania turun langsung ke lokasi pemalangan guna memantau akses di sejumlah sekolah, termasuk SD Negeri Inauga, pada rabu (14/1/2026).

Merlyn menjelaskan, sejak pagi pihaknya menerima laporan dari Babinsa di wilayah Nawaripi terkait pemalangan yang mengganggu akses masuk sekolah. Menindaklanjuti laporan tersebut, tim distrik bergerak ke lokasi dan melakukan pemantauan di beberapa titik sekolah yang terdampak.

“Kami dari pagi berada di lapangan memantau situasi pemalangan akses di beberapa sekolah, terakhir di SD Negeri Inauga. Bersamaan dengan itu kami juga melakukan koordinasi berjenjang dan menyampaikan laporan kepada pimpinan daerah melalui Asisten I, II, dan III,” kata Merlyn.

Ia menyebutkan, laporan awal direncanakan disampaikan kepada Asisten III, namun karena keterbatasan komunikasi, laporan akhirnya diteruskan kepada Asisten I yang membidangi pemerintahan. Dari hasil koordinasi tersebut, Distrik Wania mendapat arahan untuk segera melakukan koordinasi teknis dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, yakni Dinas Perumahan dan Permukiman serta Dinas Pertanahan.

“Saat ini kami sudah berkoordinasi dengan Ibu Kepala Dinas dan sedang menunggu kehadiran beliau untuk dilakukan dialog langsung dengan pihak yang berada di lapangan, yang mengklaim sebagai pemilik tanah,” jelasnya.

Merlyn menegaskan, prinsip utama Distrik Wania adalah menjaga situasi tetap kondusif, memastikan aktivitas pendidikan tidak terganggu, serta tetap menghormati mekanisme hukum dan administrasi yang sedang berjalan.

Ia mengakui, akibat pemalangan tersebut, aktivitas belajar mengajar di beberapa sekolah, termasuk tingkat SMA, terpaksa dihentikan sementara dan para siswa sudah dipulangkan.

“Kami berharap persoalan ini bisa diselesaikan hari ini juga, sehingga besok anak-anak sudah bisa kembali bersekolah dan aktivitas belajar mengajar berjalan normal,” harapnya.

Distrik Wania, lanjut Merlyn, siap menjalankan arahan pimpinan daerah dan mendukung penyelesaian persoalan secara damai, dialogis, serta sesuai dengan ketentuan dan aturan yang berlaku. (Etty)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Warga Dekai Pertahankan Fasilitas Kesehatan Yang Hampir Dibakar OTK

14 Februari 2026 - 16:00 WIB

Img 20260214 wa0006

Terduga Pelaku Penganiayaan di Jalan Freeport Lama Akhirnya Menyerahkan Diri

14 Februari 2026 - 15:18 WIB

Img 20260214 wa0266

Perkuat Layanan Masyarakat, Kadis Kominfo Deiyai Salurkan Tiga Unit Starlink Kepada Warga Wagomani 

14 Februari 2026 - 15:13 WIB

Img 20260214 wa0282

Bupati dan Pemilik Tanah Buka Kembali Akses Jalan Petrosea Tembus Bandara Mozes Kilangin, Pastor Ibrani Gwijangge Memberkati Jalan 

14 Februari 2026 - 13:38 WIB

Screenshot 20260214 222928 gallery

DPD RI Tegaskan Ketimpangan Kebijakan Pertanahan, Mendesak Reforma Agraria Lebih Cepat

14 Februari 2026 - 03:57 WIB

Img 20260213 wa0045 3361434797
Trending di News