Menu

Mode Gelap
Wilhelmus Pigai Serahkan Hadiah Quiz HUT ke-81 RI untuk Pelajar hingga Mahasiswa Pigai Tegaskan 10 Persen Saham Freeport Harus untuk Papua Tengah Gubernur Meki Nawipa Siapkan Coffee Morning Bersama Wartawan di Nabire Ketua Komite III DPD RI Minta Pemerintah Beri Perhatian Lebih kepada Dosen PTS di Wilayah 3T Sekjen DPD RI Dorong Budaya Evaluasi untuk Perkuat Kinerja Birokrasi HUT ke-4 Papua Tengah Jadi Titik Awal Program BANGKIT untuk Generasi Sehat Papua

Headline

Pemalangan Akses Sekolah di Wania, Pemerintah Distrik Pastikan Situasi Kondusif dan KBM Segera Normal

Etty Welerbadge-check


					Pemalangan Akses Sekolah di Wania, Pemerintah Distrik Pastikan Situasi Kondusif dan KBM Segera Normal Perbesar

Timika – Kepala Distrik Wania, Merlyn Temorubun, bersama tim Gerak Cepat (Geri Cep) Distrik Wania turun langsung ke lokasi pemalangan guna memantau akses di sejumlah sekolah, termasuk SD Negeri Inauga, pada rabu (14/1/2026).

Merlyn menjelaskan, sejak pagi pihaknya menerima laporan dari Babinsa di wilayah Nawaripi terkait pemalangan yang mengganggu akses masuk sekolah. Menindaklanjuti laporan tersebut, tim distrik bergerak ke lokasi dan melakukan pemantauan di beberapa titik sekolah yang terdampak.

“Kami dari pagi berada di lapangan memantau situasi pemalangan akses di beberapa sekolah, terakhir di SD Negeri Inauga. Bersamaan dengan itu kami juga melakukan koordinasi berjenjang dan menyampaikan laporan kepada pimpinan daerah melalui Asisten I, II, dan III,” kata Merlyn.

Ia menyebutkan, laporan awal direncanakan disampaikan kepada Asisten III, namun karena keterbatasan komunikasi, laporan akhirnya diteruskan kepada Asisten I yang membidangi pemerintahan. Dari hasil koordinasi tersebut, Distrik Wania mendapat arahan untuk segera melakukan koordinasi teknis dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, yakni Dinas Perumahan dan Permukiman serta Dinas Pertanahan.

“Saat ini kami sudah berkoordinasi dengan Ibu Kepala Dinas dan sedang menunggu kehadiran beliau untuk dilakukan dialog langsung dengan pihak yang berada di lapangan, yang mengklaim sebagai pemilik tanah,” jelasnya.

Merlyn menegaskan, prinsip utama Distrik Wania adalah menjaga situasi tetap kondusif, memastikan aktivitas pendidikan tidak terganggu, serta tetap menghormati mekanisme hukum dan administrasi yang sedang berjalan.

Ia mengakui, akibat pemalangan tersebut, aktivitas belajar mengajar di beberapa sekolah, termasuk tingkat SMA, terpaksa dihentikan sementara dan para siswa sudah dipulangkan.

“Kami berharap persoalan ini bisa diselesaikan hari ini juga, sehingga besok anak-anak sudah bisa kembali bersekolah dan aktivitas belajar mengajar berjalan normal,” harapnya.

Distrik Wania, lanjut Merlyn, siap menjalankan arahan pimpinan daerah dan mendukung penyelesaian persoalan secara damai, dialogis, serta sesuai dengan ketentuan dan aturan yang berlaku. (Etty)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Mimika for NTT, Saat Kepedulian Disatukan dalam Konser Amal dan 1.000 Lilin

26 Agustus 2026 - 09:01 WIB

IMG 20260826 WA0043

Ditpolairud Polda Papua Tengah Perluas Pencarian Perahu Hilang, Lima Orang Belum Ditemukan

26 Agustus 2026 - 08:56 WIB

IMG 20260826 WA0042

Gubernur Meki Nawipa Minta Pengawasan WNA di Papua Tengah Diperkuat

26 Agustus 2026 - 08:48 WIB

IMG 20260826 WA0036

Imigrasi Minta Masyarakat Laporkan Dugaan Pelanggaran Orang Asing di Papua Tengah

26 Agustus 2026 - 08:37 WIB

IMG 20260826 WA0035

33 Perusahaan Tambang di Papua Tengah Pekerjakan Orang Asing, Imigrasi Awasi 261 WNA

26 Agustus 2026 - 08:33 WIB

IMG 20260826 WA0033
Trending di Headline