Menu

Mode Gelap
Komite IV DPD RI Siapkan Uji Kelayakan dan Kepatutan 23 Calon Anggota BPK Periode 2026–2031 Anggota BULD DPD RI Wilhelmus Pigai Soroti Pemerataan Pendidikan di Papua Wilhelmus Pigai: APBN 2027 Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat Daerah HUT ke-81 MPR-DPR, DPD Dorong Parlemen Perkuat Kolaborasi dan Aspirasi Rakyat IKB PMKJ Jabodetabek Tempa Generasi Muda Jayawijaya Jadi Calon Pemimpin Papua Wilhelmus Pigai Serahkan Hadiah Quiz HUT ke-81 RI untuk Pelajar hingga Mahasiswa

Headline

Pos Pengamanan Dirusak, Polisi Tetap Komitmen Amankan Situasi Kwamki Narama

Etty Welerbadge-check


					Pos Pengamanan Dirusak, Polisi Tetap Komitmen Amankan Situasi Kwamki Narama Perbesar

TIMIKA – Walaupun pos pengamanan yang sedang dibangun dirusaki, pihak Kepolisian Mimika baik Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Papua Tengah dan Polres Mimika tetap berkomitmen untuk mengamankan situasi Kwamki Narama.

Hal ini dilakukan demi terciptanya keamanan dan kenyamanan,ini juga mengingat proses kesepakatan kedamaian yang sedang berlangsung.

Komandan Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Papua Tengah, Kompol Onisimus Umbu Sairo, S.I.K membenarkan bahwa pos pengamanan yang sedang dibangun itu telah dirusaki dan saat ini sedang dibangun kembali.

“Mereka merusaki dengan menggunakan kampak. Padahal pos ini akan ditempati oleh personel Polres dan Brimob. Pos pengamanan ini didirikan bertujuan untuk memberikan rasa aman serta menjaga situasi agar tetap kondusif,” katanya saat ditemui Kamis (08/01/2026).

Dengan situasi yang sudah kondusif serta mengingat unsur Forkopimda sedang lagi pembicaraan untuk perdamaian, kata Kompol Onisimus, pihak keamanan terus melaksanakan pengamanan agar tidak ada lagi korban.

“Sekarang kami melakukan sweping terhadap alat-alat perang. Semua personel baik Polres Mimika maupun Brimob kita kerahkan untuk memukul mundur kelompok-kelompok perang keluar supaya wilayah Kwamki dalam kondisi steril dan aman sebelum proses perdamaian adat dilakukan,”kata Kaden Brimob.

Disampaikan Kompol Onisimus bahwa sesuai denganinformasi yang diperoleh kelompok tersebut sedang berkumpul untuk menyamakan persepsi.

“Kami minta jangan ada pembicaraan dilokasi perang sebelum ada kesepakatan perdamaian,karena kami antisipasi jangan sampai ada timbul emosi juga jangan sampai ada anggota yang menjaga dan melindungi mereka jadi korban,”ujarnya.

Kata Danyon bahwa untuk personnel Brimob yang dikerahkan sebanyak 200 personil , dan sudah menempati beberapa pos yang ada di beberapa titik.

“Jadi pada saat kita sweeping dan pengejaran, itu kami mengamankan barang bukti berupa panah, parang, serta senapan angin. Kami juga mengamankan belasan orang untuk selanjutnya diserahkan ke Polres Mimika,” ujarnya.

Ditambahkannya bahwa dalam pelaksanaan tugas, pihaknya menerapkan sistem Kejar, Tangkap, dan Periksa (KTP) dengan penyisiran secara intensif siang dan malam.

“Jadi tidak ada lagi toleransi dengan kejahatan, negara harus kuat berantas kejahatan, kami cintai kemanusiaan,” ujar Kompol Onisimus. (IT)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Tangis Keluarga Iringi Pemakaman 11 Korban Kebakaran Paniai di Nabire

9 September 2026 - 11:14 WIB

IMG 20260909 WA0013

BRIDA Mimika Dorong Hasil Riset Perguruan Tinggi Jadi Dasar Program OPD

9 September 2026 - 11:10 WIB

IMG 20260909 WA0030

Pertamina Patra Niaga Terus Perkuat Pengawasan Penyaluran Subsidi, 19 SPBU di Papua Maluku Diberikan Sanksi

9 September 2026 - 06:35 WIB

IMG 20260909 WA0032

Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran Pasar Bapouda, 11 Orang Meninggal Dunia

9 September 2026 - 01:34 WIB

IMG 20260909 WA0002

Polres Mimika Peringati Hari Jadi Polwan ke-78, Kapolres Tekankan Etika dan Dedikasi

9 September 2026 - 01:21 WIB

IMG 20260908 WA0045
Trending di Headline