Menu

Mode Gelap
Sengketa PAW DPR Papua Tengah, Simon Gobai Resmi Tunjuk Yakehu sebagai Kuasa Hukum Natal di Tengah Luka Bangsa: Refleksi dari Sumatera hingga Papua Kepsek SD Inpres Nabarua Sampaikan Terima Kasih, 159 Siswa Terima PIP Usulan Senator Wilhelmus Pigai Sinergi Membangun SDM: Wilhelmus Pigai Dukung Penuh Program Pendidikan Gratis Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa: 2026 Adalah Tahun Lompatan Besar bagi Pendidikan Gratis di Papua Tengah Pesta Kembang Api Spektakuler di Pantai Nabire, Masyarakat: Terima Kasih Gubernur Meki Nawipa

Headline

Kadin Papua Tengah Gelar Pembekalan Penyusunan Peta Potensi dan Peluang Investasi

Etty Welerbadge-check


					Kadin Papua Tengah Gelar Pembekalan Penyusunan Peta Potensi dan Peluang Investasi Perbesar

NABIRE — Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Papua Tengah menggelar Pembekalan Penyusunan Peta Potensi dan Peluang Investasi: Dari Data ke Keputusan, bertempat di Hotel Getz Nabire, Rabu (10/12/2025). Kegiatan ini bertujuan memperkuat kemampuan pelaku usaha dalam memetakan potensi daerah sekaligus mendorong peningkatan investasi di Papua Tengah.

Dr. H. Tumiran, S.Sos., M.AP., Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Papua Tengah, hadir mewakili Gubernur Papua Tengah untuk membuka kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi langkah Kadin yang dinilai selaras dengan agenda pembangunan daerah.

“Sebagai provinsi baru yang baru menginjak usia tiga tahun, Papua Tengah ibarat balita yang sedang belajar berjalan. Karena itu, kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat sangat penting untuk mempercepat pembangunan,” ujar Tumiran.

Papua Tengah Siapkan Dasar Regulasi untuk Dukung Investasi

Tumiran menjelaskan bahwa pemerintah daerah saat ini sedang menyelesaikan sejumlah dokumen perencanaan yang menjadi dasar hukum pembangunan, termasuk:

* Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) yang kini memasuki tahap harmonisasi dengan kementerian terkait,

* Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD/LPGMD) yang memuat visi-misi gubernur sebagai anak asli Papua Tengah dan gubernur pertama dalam sejarah provinsi tersebut.

Ia menegaskan bahwa keberadaan dokumen-dokumen tersebut penting untuk memastikan kegiatan investasi di Papua Tengah berjalan sesuai aturan dan memiliki kepastian hukum.

“Jangan sampai kegiatan strategis nasional atau regional berjalan tanpa dasar hukum. Karena itu, penyusunan RTRW dan RPJPD ini menjadi prioritas,” jelasnya.

Dorong Promosi Investasi Berbasis Data

Dalam pembekalan tersebut, Tumiran menekankan pentingnya penyusunan peta potensi investasi yang berbasis data akurat, sehingga dapat dipublikasikan kepada investor secara lebih terbuka dan mudah diakses.

“Kita tidak boleh berkecil hati hanya karena berada pada posisi rendah dalam indikator ekonomi. Justru itu harus menjadi motivasi untuk membuka peluang baru dan menciptakan lapangan kerja,” ujarnya.

Ia juga mengajak Kadin untuk semakin aktif mendukung pemerintah dalam promosi peluang usaha dan pemanfaatan data potensi daerah agar investor dapat melihat Papua Tengah sebagai wilayah yang menarik.

Ajak Kadin Terlibat dalam Penyediaan Fasilitas Ekonomi

Dalam kesempatan tersebut, Tumiran juga menyampaikan harapan agar Kadin dapat berkontribusi lebih dalam penyediaan sarana dan prasarana ekonomi yang dibutuhkan provinsi baru ini.

Ia menyinggung pentingnya fasilitas seperti gedung pertemuan berskala besar, ruang pameran, dan fasilitas pendukung lainnya yang dapat digunakan pemerintah maupun pelaku usaha.

“Kadin adalah kumpulan orang-orang yang memiliki kemampuan ekonomi. Bila kolaborasi ini bisa diwujudkan, tentu sangat membantu meringankan beban pemerintah,” katanya.

Dorong Transformasi Bisnis ke Arah Digital

Tak hanya itu, Tumiran juga mendorong pelaku usaha Papua Tengah untuk masuk ke ekosistem digital, terutama melalui platform pasar digital yang dikembangkan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP).

Platform tersebut, kata dia, membuka ruang bagi produk lokal untuk dipasarkan secara online, sehingga memperluas akses pasar tanpa bergantung pada tatap muka langsung.

“Kita harus beradaptasi. Bisnis tidak bisa lagi berjalan sepenuhnya manual. Melalui platform digital, prosesnya lebih cepat, efisien, dan transparan,” jelasnya.

Menutup sambutan, Tumiran menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan ekonomi Papua Tengah membutuhkan kolaborasi yang solid antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat sebagai tiga pilar good governance.

Ia berharap pembekalan ini menjadi awal terbangunnya strategi bersama untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi serta menarik investasi yang bermanfaat bagi masyarakat Papua Tengah. (MB)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Speed Boat Alami Laka Laut, Seluruh Penumpang Berhasil Dievakuasi

13 Januari 2026 - 14:00 WIB

Img 20260113 wa0134

Pelajar SMA Negeri 1 Nabire Apresiasi Festival Media Se-Tanah Papua, Dinilai Jadi Pondasi Jurnalistik

13 Januari 2026 - 13:56 WIB

Img 20260113 wa0125

Festival Media Se-Tanah Papua Perdana 2026 di Nabire, Dihadiri Ratusan Wartawan dan Tokoh Pers 

13 Januari 2026 - 13:44 WIB

Img 20260113 wa0117

Ribuan Umat Kingmi Ikut Ibadah Peringati Hari Pekabaran Injil Masuk ke Pedalaman

13 Januari 2026 - 13:31 WIB

Img 20260113 wa0115

Berkas Perkara Tiga Tersangka Narkoba Dilimpahkan ke Kejaksaan

13 Januari 2026 - 13:27 WIB

Img 20260113 wa0111
Trending di Headline