Menu ✖

Mode Gelap
Empat Pejabat Tinggi Negara Turun ke Nabire, Tertibkan Tambang Emas Ilegal Natalius Pigai: Keberhasilan Pembangunan HAM Harus Dirasakan Langsung oleh Rakyat Meki–Deinas: Ketika Langit dan Gunung Bertemu Pastor Berusia 36 Tahun Ditemukan Meninggal di Kolam Renang Kuala Kencana Sempat Viral Pimpin Upacara Hardiknas, Deki Degei Berterima Kasih kepada Gubernur Papua Tengah Papua Tengah Terang untuk Sugapa, Listrik Gratis 24 Jam Ditargetkan Mulai Desember 2026

Headline

Gubernur Papua Tengah Ajak Generasi Muda Lestarikan Noken pada Festival Seni dan Pameran Noken 2025

Etty Welerbadge-check


					Gubernur Papua Tengah Ajak Generasi Muda Lestarikan Noken pada Festival Seni dan Pameran Noken 2025 Perbesar

NABIRE — Pemerintah Provinsi Papua Tengah menggelar Festival Seni dan Pameran Noken dalam rangka memperingati Hari Noken Sedunia, 4 Desember 2025, yang berlangsung meriah di Bandar Udara Lama Nabire. Mewakili Gubernur Papua Tengah, sambutan dibacakan oleh Norbertus Mote, Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian, dan Perdagangan Provinsi Papua Tengah.

Img 20251204 wa0028

Dalam sambutannya, ia mengajak seluruh masyarakat untuk bersyukur atas penyertaan Tuhan Yang Maha Esa sehingga kegiatan budaya tersebut dapat terlaksana dengan baik.

“Atas berkat dan karunia Tuhan, kita dapat hadir dan berkumpul di acara Festival Seni dan Pameran Noken dalam memperingati Hari Noken Sedunia,” ujarnya.

Tahun 2025 menjadi momentum penting karena menandai 13 tahun penetapan Noken sebagai Warisan Budaya Takbenda oleh UNESCO. Menurut Gubernur melalui sambutannya, pengakuan tersebut bukan hanya penghargaan internasional, tetapi juga penegasan bahwa Noken merupakan simbol kedamaian, persaudaraan, dan kebijaksanaan orang Papua.

“Karena itu, wajib bagi kita semua untuk melestarikan, meneruskan, dan menghidupkan tradisi leluhur ini bagi generasi mendatang,” tegasnya.

Gubernur juga menyoroti peran generasi muda dalam menjaga keberlanjutan budaya Papua. Ia berharap anak-anak, remaja, dan kaum muda tidak hanya mengenal Noken sebagai identitas budaya, tetapi juga mampu mempraktikkan keterampilan merajut secara mandiri. Selain bernilai seni, keterampilan merajut Noken menjadi peluang ekonomi kreatif yang dapat meningkatkan ekonomi lokal.

“Keterampilan membuat Noken bukan hanya soal seni, tetapi membuka ruang wirausaha dan penguatan ekonomi masyarakat,” tambahnya.

Pada kesempatan tersebut, pemerintah menyampaikan apresiasi kepada para perajin Noken, pendamping, seniman, serta panitia yang telah bekerja keras menyukseskan festival. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat dan menjadi ruang belajar sekaligus promosi budaya bagi masyarakat Nabire dan Papua Tengah.

“Selamat mengikuti Festival Seni dan Pameran Noken dalam rangka Hari Noken Sedunia. Semoga kegiatan ini membawa manfaat bagi seluruh masyarakat Papua Tengah,” tutupnya.

Festival Seni dan Pameran Noken 2025 menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam menjaga warisan budaya Papua serta mendorong generasi muda untuk terus merawat identitas leluhur melalui kreativitas dan karya. (MB)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

PUPR Mimika Rekonstruksi Jalan Hasanuddin, Fondasi Rusak Jadi Prioritas

23 Oktober 2026 - 13:06 WIB

20261022

Peserta IFRC Berbagi Pengetahuan Keselamatan kepada Pelajar di Timika

23 Oktober 2026 - 13:00 WIB

IMG 20261023 WA0109

Beni Ugidipi Yogi Imbau Warga Paniai Timur Jaga Kawasan Keramat dan Tanah Adat

23 Oktober 2026 - 12:47 WIB

IMG 20261023 WA0106

Transformasi Digital Kesehatan, Rumah Sakit di Papua Tengah Didorong Tingkatkan Kualitas Data

23 Oktober 2026 - 12:19 WIB

IMG 20261023 WA0105

Kasus Berdarah di Samabusa, Sat Reskrim Polres Nabire Kumpulkan Bukti dan Keterangan Saksi

23 Oktober 2026 - 12:11 WIB

IMG 20261023 WA0103
Trending di Headline