Menu ✖

Mode Gelap
Papua Tengah Terang untuk Sugapa, Listrik Gratis 24 Jam Ditargetkan Mulai Desember 2026 Komite IV DPD RI Evaluasi Realisasi TKD dan Dana Otsus di Papua Papua di Ambang Pintu Neraka atau Surga: Refleksi Kemanusiaan atas Konflik dan Perdamaian Isu Reshuffle Kabinet, Natalius Pigai: Saya Tak Pernah Bermimpi Jadi Menteri TNI AD dan DPD RI Turun Tangan Atasi Masalah Infrastruktur Daerah Komite IV DPD RI Rampungkan Uji Kelayakan 23 Calon Anggota BPK RI

Headline

Gubernur Papua Tengah Ajak Generasi Muda Lestarikan Noken pada Festival Seni dan Pameran Noken 2025

Etty Welerbadge-check


					Gubernur Papua Tengah Ajak Generasi Muda Lestarikan Noken pada Festival Seni dan Pameran Noken 2025 Perbesar

NABIRE — Pemerintah Provinsi Papua Tengah menggelar Festival Seni dan Pameran Noken dalam rangka memperingati Hari Noken Sedunia, 4 Desember 2025, yang berlangsung meriah di Bandar Udara Lama Nabire. Mewakili Gubernur Papua Tengah, sambutan dibacakan oleh Norbertus Mote, Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian, dan Perdagangan Provinsi Papua Tengah.

Img 20251204 wa0028

Dalam sambutannya, ia mengajak seluruh masyarakat untuk bersyukur atas penyertaan Tuhan Yang Maha Esa sehingga kegiatan budaya tersebut dapat terlaksana dengan baik.

“Atas berkat dan karunia Tuhan, kita dapat hadir dan berkumpul di acara Festival Seni dan Pameran Noken dalam memperingati Hari Noken Sedunia,” ujarnya.

Tahun 2025 menjadi momentum penting karena menandai 13 tahun penetapan Noken sebagai Warisan Budaya Takbenda oleh UNESCO. Menurut Gubernur melalui sambutannya, pengakuan tersebut bukan hanya penghargaan internasional, tetapi juga penegasan bahwa Noken merupakan simbol kedamaian, persaudaraan, dan kebijaksanaan orang Papua.

“Karena itu, wajib bagi kita semua untuk melestarikan, meneruskan, dan menghidupkan tradisi leluhur ini bagi generasi mendatang,” tegasnya.

Gubernur juga menyoroti peran generasi muda dalam menjaga keberlanjutan budaya Papua. Ia berharap anak-anak, remaja, dan kaum muda tidak hanya mengenal Noken sebagai identitas budaya, tetapi juga mampu mempraktikkan keterampilan merajut secara mandiri. Selain bernilai seni, keterampilan merajut Noken menjadi peluang ekonomi kreatif yang dapat meningkatkan ekonomi lokal.

“Keterampilan membuat Noken bukan hanya soal seni, tetapi membuka ruang wirausaha dan penguatan ekonomi masyarakat,” tambahnya.

Pada kesempatan tersebut, pemerintah menyampaikan apresiasi kepada para perajin Noken, pendamping, seniman, serta panitia yang telah bekerja keras menyukseskan festival. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat dan menjadi ruang belajar sekaligus promosi budaya bagi masyarakat Nabire dan Papua Tengah.

“Selamat mengikuti Festival Seni dan Pameran Noken dalam rangka Hari Noken Sedunia. Semoga kegiatan ini membawa manfaat bagi seluruh masyarakat Papua Tengah,” tutupnya.

Festival Seni dan Pameran Noken 2025 menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam menjaga warisan budaya Papua serta mendorong generasi muda untuk terus merawat identitas leluhur melalui kreativitas dan karya. (MB)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

HMI Cabang Mimika dan GPII Papua Tengah Bagikan 150 Masker Gratis, Desak Pemkab Antisipasi Dampak Kabut Asap

11 Oktober 2026 - 02:43 WIB

IMG 20261011 114058

Papua Tengah Terang untuk Sugapa, Listrik Gratis 24 Jam Ditargetkan Mulai Desember 2026

11 Oktober 2026 - 02:09 WIB

IMG 20261011 WA0025

Mimika Genap 30 Tahun, Keluarga Perintis Pemekaran Pertanyakan Pengakuan atas Jasa Orang Tua “Jangan Dihapus dari Sejarah”

10 Oktober 2026 - 07:22 WIB

IMG 20261010 WA0011

Polres Mimika Dorong Pelajar SMP Negeri 10 Manfaatkan Peluang Beasiswa SMA Kemala Taruna Bhayangkara

10 Oktober 2026 - 06:37 WIB

IMG 20261010 WA0009

Pria Ditemukan Meninggal Dunia di Sebuah Kamar Hotel, Polisi Lakukan Penyelidikan

10 Oktober 2026 - 06:32 WIB

IMG 20261010 WA0007
Trending di Headline