NABIRE – Suasana halaman depan Satuan Lalu Lintas Polres Nabire mendadak menjadi pusat perhatian warga pada Rabu (03/12/2025) pagi. Sebanyak 51 unit kendaraan bermotor yang selama ini dilaporkan hilang akhirnya dipamerkan secara terbuka kepada publik oleh pihak kepolisian. Momen tersebut sontak menggegerkan masyarakat Nabire yang sempat kehilangan harapan untuk menemukan kembali kendaraan mereka.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolres Nabire AKBP Samuel Dominggus Tatiratu, S.I.K., didampingi Waka Polres Kompol Dr. Piter Kendek, Kasat Lantas Iptu Exaudio PR Hasibuan, S.TrK., M.H., Kasat Reskrim Iptu Habibie Cendrawasih Solosa, serta jajaran pejabat Polres lainnya.

Menurut Kapolres, seluruh kendaraan yang dipamerkan merupakan hasil gabungan dari Operasi Zebra, patroli Samapta, hingga pengungkapan kasus oleh Satuan Reskrim dalam beberapa tahun terakhir. Sebagian besar kendaraan bahkan telah lama tertimbun di gudang barang bukti.
“Ini baru sebagian kecil kendaraan yang bertahun-tahun tersimpan. Yang kami tampilkan hari ini adalah unit-unit yang masih layak digunakan,” jelas AKBP Samuel kepada awak media.
Warga Diundang Mengecek Kendaraan Tanpa Biaya
Bagi warga yang merasa kehilangan kendaraan, kesempatan ini menjadi angin segar. Kapolres secara terbuka mengundang masyarakat untuk datang langsung mengecek kendaraan yang dipajang dengan membawa STNK dan BPKB asli sebagai bukti kepemilikan.
“Ini bulan penuh sukacita menjelang Natal dan Tahun Baru. Kami membuka kesempatan seluas-luasnya bagi masyarakat untuk mengecek kendaraan mereka,” ungkap Kapolres.
Seluruh kendaraan tersebut akan dipajang di halaman Satlantas Polres Nabire selama satu minggu penuh. Polisi juga telah mendata nomor rangka dan nomor mesin setiap kendaraan, yang rencananya akan dipublikasikan melalui media sosial resmi Polres Nabire untuk memudahkan pencocokan data.
“Semua gratis, tidak dipungut biaya satu rupiah pun. Kalau cocok dan lengkap suratnya, silakan langsung diambil,” tegas AKBP Samuel.
Terungkap Jaringan Pencurian Terorganisir
Dalam pemaparannya, Kapolres juga mengungkap fakta mengejutkan bahwa puluhan kendaraan tersebut merupakan hasil operasi jaringan pencurian terorganisir. Para pelaku lapangan disebut sebagai “pemetik”, yang beraksi di sejumlah titik dengan pola yang sistematis.
“Saat ini masih kami dalami lebih lanjut karena potensi jaringannya cukup luas,” ujarnya.
Satreskrim Polres Nabire kini terus melakukan pengembangan kasus untuk memutus jaringan kejahatan jalanan itu secara menyeluruh.
Ajak Masyarakat Jaga Kamtibmas Jelang Natal dan Tahun Baru
Menutup keterangannya, Kapolres Nabire mengajak seluruh masyarakat untuk berpartisipasi menjaga keamanan dan ketertiban, terutama menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru.
“Mari kita bergandengan tangan menjaga keamanan dan ketertiban demi kenyamanan bersama serta masa depan Nabire yang lebih baik,” tutupnya. (MB)






