Menu

Mode Gelap
Gubernur Meki Nawipa Kucurkan Lebih dari Rp 90 Miliar, Wujudkan Pendidikan Gratis di Papua Tengah Waket DPR Papua Tengah John Gobai Desak Penyediaan Sekolah, Puskesmas, dan Transportasi Umum di Perbatasan Mimika-Deiyai Kunjungan Kanonik Perdana Uskup Timika di Agimuga Disambut Meriah oleh Seribuan Umat Katolik Suku Amungme 80 Siswa di Raja Ampat Diduga Keracunan Usai Santap Makan Bergizi Gratis Diduga Terjadi Pengeboman Oleh Aparat di Maybrat, LP3BH Manokwari Desak Komnas HAM dan Dewan HAM Internasional Bertindak Ketua DPD RI Optimistis Surpres RUU Daerah Kepulauan Terbit Pekan Ini: Keadilan Fiskal Harus Berlayar!

News

Tokoh Adat dan Warga Kampung Lani Nyatakan Dukungan terhadap Program Pemerintah

Etty Welerbadge-check


					Tokoh Adat dan Warga Kampung Lani Nyatakan Dukungan terhadap Program Pemerintah Perbesar

NABIRE – Menjelang momentum 1 Desember, tokoh adat bersama masyarakat Kampung Lani, Distrik Teluk Kimi, Kabupaten Nabire, melaksanakan kegiatan Sosialisasi Dukungan terhadap Program Pemerintah dan Himbauan Pemeliharaan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) pada Jumat petang.

Kegiatan yang berlangsung di halaman Honai laki-laki Kampung Lani ini dipimpin oleh Towenggeng Murib, Kepala Suku Dani Puncak Ilaga, dan dihadiri sekitar 45 warga. Sosialisasi dimulai pukul 18.05 WIT dengan rangkaian kegiatan berupa doa, penyampaian sambutan, serta pembagian sembako secara simbolis.

Dalam sambutannya, Towenggeng Murib menegaskan pentingnya menjaga stabilitas keamanan, khususnya menjelang 1 Desember yang kerap dimanfaatkan pihak-pihak tertentu untuk mendorong provokasi atau isu yang dapat mengganggu ketertiban masyarakat.

Ia mengingatkan bahwa seluruh unsur masyarakat—tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda, maupun warga umum—memiliki tanggung jawab moral dalam menjaga kedamaian di Nabire.

“Tanggal 1 Desember seringkali dijadikan momentum untuk memunculkan isu dan provokasi. Karena itu, kita harus bersatu, tidak mudah terpengaruh, dan tetap menjaga keamanan di tanah ini,” tegasnya.

Towenggeng Murib juga menegaskan bahwa masyarakat adat mendukung sepenuhnya program-program pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan dan pembangunan di wilayah Nabire.

“Pemerintah hadir untuk membangun, dan masyarakat hadir untuk mendukung. Kita harus menjadi bagian dari solusi, bukan bagian dari masalah,” ujarnya.

Selain itu, ia mengajak warga agar tetap tenang, waspada, serta segera melaporkan kepada aparat berwenang apabila menemukan potensi gangguan keamanan. Ia turut memberikan apresiasi terhadap aparat keamanan yang selama ini bekerja menjaga stabilitas di wilayah tersebut.

Kegiatan ditutup pada pukul 18.25 WIT setelah pemberian sembako secara simbolis kepada perwakilan warga.

Sosialisasi ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara masyarakat adat, tokoh agama, tokoh pemuda, dan pemerintah daerah dalam menghadapi potensi provokasi menjelang 1 Desember. Pendekatan komunikasi berjenjang dan kolaborasi lintas sektor diharapkan mampu mencegah berkembangnya narasi yang dapat memecah belah masyarakat, sekaligus memastikan situasi Kamtibmas di Kabupaten Nabire tetap aman dan kondusif. (MB)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

APKM Pusat Kukuhkan Pengurus Wania dan Iwaka 

5 Desember 2025 - 11:57 WIB

20251205 111558

Musdat LMHA Dinilai Tidak Sesuai Mekanisme dan Prosedur Mekanisme, Lemasko Pimpinan Gerry Minta Dibatalkan

5 Desember 2025 - 10:59 WIB

Img 20251204 wa0021

Yohanes Yance Boyau Terpilih  dan Dikukuhkan Jadi Weyaiku Pertama LMHA Suku Kamoro/Mimikawe

5 Desember 2025 - 10:54 WIB

20251204 174919

LPPD Papua Tengah Gelar Rapat Konsultasi Persiapan Pesta Paduan Suara Gerejawi Nasional 2026

5 Desember 2025 - 09:11 WIB

Img 20251205 wa0213

Menuju Kepastian Hak Ulayat: Papua Tengah Bahas Standar Kompensasi Hasil Hutan

5 Desember 2025 - 09:05 WIB

Img 20251205 wa0206
Trending di Headline