Menu

Mode Gelap
Bupati Deiyai Ajak Semua Pihak Mengikuti Jumat Bersih di Pasar Waghete Wabup Nabire Apresiasi Peran PKBN, Sebut Kontribusi Etnis Batak Sangat Besar PKBN Nabire Kukuhkan Kepengurusan Baru, Tegaskan Komitmen Jaga Kerukunan di Daerah Mayat Pria Ditemukan di Belakang Grapari Timika, Polisi Dalami Kasus dan Kejar Pelaku Masyarakat Paniai Berdomisili Mimika Mendukung Daerah Otonom Kabupaten Moni, Mengecam Aksi Protes Piyos News Rayakan HUT ke-2, Perkuat Peran dari Papua Tengah hingga Nasional

Headline

​Kabar Baik, Kuota Haji Jawa Timur Melonjak 7.000 Jemaah, Lia Istifhama : Ini Hasil Sinergi Pemerintah

adminbadge-check


					​Kabar Baik, Kuota Haji Jawa Timur Melonjak 7.000 Jemaah, Lia Istifhama : Ini Hasil Sinergi Pemerintah Perbesar

JAKARTA – Anggota Komite III DPD RI, dr. Lia Istifhama, menyampaikan apresiasi tinggi atas peningkatan signifikan kuota haji untuk Provinsi Jawa Timur. Dalam rilis resminya, Jatim diumumkan mendapat tambahan kuota lebih dari 7.000 jemaah.

​Peningkatan ini dinilai sebagai hasil positif dari sinergi dan koordinasi intensif antara Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Kementerian Haji Indonesia, serta perwakilan Indonesia di Arab Saudi.

​Lia Istifhama, yang akrab disapa Ning Lia, menegaskan bahwa tambahan kuota ini sangat krusial. Sebab, Jawa Timur merupakan provinsi dengan daftar tunggu calon jemaah haji terpanjang di Indonesia, yang jumlahnya mencapai lebih dari 250 ribu orang.

​“Kami bersyukur karena tambahan kuota ini merupakan wujud nyata dari sinergi pemerintah yang terus memperjuangkan hak jemaah Jawa Timur. Semoga hal ini dapat mempercepat keberangkatan para calon tamu Allah,” ujar Ning Lia, Senin (17/11/2025).

​Menurutnya, kebijakan ini sejalan dengan amanat regulasi nasional terkait penyelenggaraan haji yang menekankan pemerataan dan keadilan, serta diharapkan mampu memberikan kepastian jadwal keberangkatan bagi jemaah yang telah menunggu bertahun-tahun.

​Selain kabar gembira mengenai kuota, Ning Lia juga menyoroti peluang ekonomi baru yang terbuka bagi masyarakat Jawa Timur. Seiring adanya kontrak kerja sama antara Kementerian Haji Indonesia dan otoritas Arab Saudi, pemerintah membuka kemungkinan bagi pelaku usaha pangan asal Jatim untuk memasok bahan makanan bagi jemaah haji Indonesia di tanah suci.

​“Kami berharap peluang ini dapat dimanfaatkan sebaik mungkin untuk mendorong perekonomian masyarakat Jawa Timur, sekaligus memberikan pelayanan terbaik bagi jemaah kita di tanah suci,” tuturnya.

​Di sisi lain, Lia mengingatkan bahwa penambahan kuota ini harus diimbangi dengan kesiapan calon jemaah. Ia menekankan pentingnya kelengkapan administrasi dan pemeriksaan kesehatan sesuai regulasi terbaru dari Kementerian Haji agar proses keberangkatan dapat berjalan lancar.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

TMMD Kodim 1710/Mimika Mulai Kerjakan Sumur Bor untuk MCK Umum Gereja Santo Klemenst

14 Mei 2026 - 15:08 WIB

IMG 20260513 WA0041

Apresiasi Rakoor Percepatan Pembangunan Papua, Bupati Intan Jaya Soroti Anggaran dan Daerah Konflik 

14 Mei 2026 - 14:43 WIB

20260512

IPMAPAN Sorong Resmi Bentuk Panitia PAB dan HUT Ke-I, Usung Semangat “Bersatu, Bergerak, Maju Bersama”

14 Mei 2026 - 14:19 WIB

IMG 20260513 WA0034

Kenaikan Yesus Kristus 2026, Menag Ajak Umat Perkuat Harmoni dan Semangat Kebersamaan

14 Mei 2026 - 14:08 WIB

IMG 20260514 WA0014

Kakanwil Kemenag Papua Lantik 44 Pejabat Pengawas, Tegaskan ASN Siap Ditempatkan di Seluruh Wilayah Papua dan DOB

14 Mei 2026 - 14:04 WIB

IMG 20260514 230348
Trending di Headline