Menu

Mode Gelap
Percepat Respons Negara, Anggota Dewan Papua Tengah Temui DPD RI Bawa Aspirasi Lintas Sektor Mendagri dan Komite I DPD RI Evaluasi Isu Strategis Daerah: Fokus pada Kesiapan Fiskal DOB dan Percepatan Pembangunan Papua Natalius Pigai Bertekad Jadikan Indonesia Presiden Dewan HAM PBB, Targetkan Perubahan Tatanan Dunia Aksi APDESI di Monas Hari Ini: 2.155 Personel Gabungan Disiagakan, Polisi Imbau Jaga Ketertiban DPD RI Soroti Krisis Kesehatan Mental Perempuan dan Ancaman Digital Jakarta Stop Pengalihan Isu! Senator Kambuaya Desak Presiden Prabowo Segera Audit Total Izin Perusak dan Fokus Bencana

Headline

​Kabar Baik, Kuota Haji Jawa Timur Melonjak 7.000 Jemaah, Lia Istifhama : Ini Hasil Sinergi Pemerintah

adminbadge-check


					​Kabar Baik, Kuota Haji Jawa Timur Melonjak 7.000 Jemaah, Lia Istifhama : Ini Hasil Sinergi Pemerintah Perbesar

JAKARTA – Anggota Komite III DPD RI, dr. Lia Istifhama, menyampaikan apresiasi tinggi atas peningkatan signifikan kuota haji untuk Provinsi Jawa Timur. Dalam rilis resminya, Jatim diumumkan mendapat tambahan kuota lebih dari 7.000 jemaah.

​Peningkatan ini dinilai sebagai hasil positif dari sinergi dan koordinasi intensif antara Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Kementerian Haji Indonesia, serta perwakilan Indonesia di Arab Saudi.

​Lia Istifhama, yang akrab disapa Ning Lia, menegaskan bahwa tambahan kuota ini sangat krusial. Sebab, Jawa Timur merupakan provinsi dengan daftar tunggu calon jemaah haji terpanjang di Indonesia, yang jumlahnya mencapai lebih dari 250 ribu orang.

​“Kami bersyukur karena tambahan kuota ini merupakan wujud nyata dari sinergi pemerintah yang terus memperjuangkan hak jemaah Jawa Timur. Semoga hal ini dapat mempercepat keberangkatan para calon tamu Allah,” ujar Ning Lia, Senin (17/11/2025).

​Menurutnya, kebijakan ini sejalan dengan amanat regulasi nasional terkait penyelenggaraan haji yang menekankan pemerataan dan keadilan, serta diharapkan mampu memberikan kepastian jadwal keberangkatan bagi jemaah yang telah menunggu bertahun-tahun.

​Selain kabar gembira mengenai kuota, Ning Lia juga menyoroti peluang ekonomi baru yang terbuka bagi masyarakat Jawa Timur. Seiring adanya kontrak kerja sama antara Kementerian Haji Indonesia dan otoritas Arab Saudi, pemerintah membuka kemungkinan bagi pelaku usaha pangan asal Jatim untuk memasok bahan makanan bagi jemaah haji Indonesia di tanah suci.

​“Kami berharap peluang ini dapat dimanfaatkan sebaik mungkin untuk mendorong perekonomian masyarakat Jawa Timur, sekaligus memberikan pelayanan terbaik bagi jemaah kita di tanah suci,” tuturnya.

​Di sisi lain, Lia mengingatkan bahwa penambahan kuota ini harus diimbangi dengan kesiapan calon jemaah. Ia menekankan pentingnya kelengkapan administrasi dan pemeriksaan kesehatan sesuai regulasi terbaru dari Kementerian Haji agar proses keberangkatan dapat berjalan lancar.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Percepat Respons Negara, Anggota Dewan Papua Tengah Temui DPD RI Bawa Aspirasi Lintas Sektor

13 Desember 2025 - 01:23 WIB

Serakah aspirasi ke dpd

Workshop Penguatan Dekranasda dan Pelatihan Kerajinan Mimika Resmi Bergulir

12 Desember 2025 - 13:44 WIB

Img 20251212 wa0099

Akhir Tahun Penuh Kepedulian: TP-PKK Mimika Gelar Layanan Kesehatan dan Berbagi Kasih di Posyandu Kasana

12 Desember 2025 - 13:35 WIB

Img 20251212 wa0106

Kakanwil Kemenag Papua Audiensi dengan Gubernur, Bahas Dukungan Program Keagamaan hingga Rencana Embarkasi Haji

12 Desember 2025 - 13:29 WIB

Img 20251212 wa0058

Ditjen Bimas Kristen dan Katolik Gelar Festival Kasih Nusantara Bersama Kemenag di TMII 

12 Desember 2025 - 13:12 WIB

Img 20251212 wa0045
Trending di Headline