Menu ✖

Mode Gelap
Empat Pejabat Tinggi Negara Turun ke Nabire, Tertibkan Tambang Emas Ilegal Natalius Pigai: Keberhasilan Pembangunan HAM Harus Dirasakan Langsung oleh Rakyat Meki–Deinas: Ketika Langit dan Gunung Bertemu Pastor Berusia 36 Tahun Ditemukan Meninggal di Kolam Renang Kuala Kencana Sempat Viral Pimpin Upacara Hardiknas, Deki Degei Berterima Kasih kepada Gubernur Papua Tengah Papua Tengah Terang untuk Sugapa, Listrik Gratis 24 Jam Ditargetkan Mulai Desember 2026

News

Program Pemberdayan Ekonomi Lokal, Pemkab Intan Jaya Salurkan Bantuan Alat Pertukangan 

Etty Welerbadge-check


					Program Pemberdayan Ekonomi Lokal, Pemkab Intan Jaya Salurkan Bantuan Alat Pertukangan  Perbesar

INTAN JAYA – Pemerintah Kabupaten Intan Jaya melalui Dinas Sosial menyalurkan bantuan alat-alat pertukangan kepada masyarakat penerima manfaat sebagai bagian dari program pemberdayaan ekonomi lokal. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Bupati Intan Jaya, Aner Maisini, dalam sebuah kegiatan yang berlangsung baru-baru ini.

Bupati dalam sambutannya menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bentuk dukungan pemerintah dalam mendorong masyarakat agar lebih mandiri dan produktif melalui keterampilan pertukangan.

Img 20251113 wa0165

“Pemerintah memfasilitasi alat pertukangan agar masyarakat termotivasi untuk belajar menggunakan mesin sensor kayu dan peralatan bangunan. Harapannya, mereka dapat mengembangkan keterampilan tersebut menjadi profesi tetap seperti tukang bangunan atau operator sensor,” ujar Bupati Maisini.

Menurutnya, dengan adanya bantuan ini, masyarakat lokal dapat terlibat langsung dalam berbagai proyek pembangunan rumah dan fasilitas umum di distrik maupun kampung. Pemerintah berharap ke depan mereka bisa menjadi tenaga kerja mandiri yang profesional dan berkontribusi dalam pembangunan daerah.

Selain itu, Bupati Maisini menegaskan bahwa pemberdayaan tukang lokal juga menjadi langkah strategis pemerintah dalam menghadapi kondisi keamanan di wilayah Intan Jaya yang belum sepenuhnya kondusif.

“Di daerah-daerah yang sulit dijangkau aparat keamanan, pekerja dari luar daerah sulit masuk. Karena itu, pemerintah memberdayakan tukang-tukang lokal agar tetap ada pembangunan yang berjalan di kampung-kampung dan distrik,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa para penerima manfaat tidak hanya mendapatkan bantuan alat, tetapi juga diarahkan untuk mengambil bagian dalam mewujudkan visi dan misi pemerintah pusat serta daerah melalui pembangunan nyata di wilayah mereka masing-masing.

Img 20251113 wa0162

Bupati juga menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi antar masyarakat yang memiliki keahlian di bidang pertukangan dan pengoperasian alat sensor, agar pembangunan di Intan Jaya berjalan lebih efektif dan berkualitas.

“Kita harus mematuhi amanat Undang-Undang Otonomi Khusus untuk menjadi tuan di negeri sendiri mandiri dan mampu membangun kampung, distrik, dan kabupaten kita sendiri di Papua Tengah,” tegasnya. (MB)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Wilhelmus Pigai Dukung Pencabutan Izin Tambang Bermasalah, Minta Prabowo Tertibkan Tambang Ilegal di Papua Tengah

23 Oktober 2026 - 02:36 WIB

IMG 20261023 WA0018

Empat Pejabat Tinggi Negara Turun ke Nabire, Tertibkan Tambang Emas Ilegal

23 Oktober 2026 - 01:21 WIB

IMG 20261023 WA0014

Pemkab Mimika Matangkan Perencanaan Kota Kapiraya, Siapkan Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru di Wilayah Pesisir

22 Oktober 2026 - 16:14 WIB

20261022

Disdik Mimika Buka Dispensasi Sekolah di Tengah Kebijakan PJJ Akibat Kabut Asap

22 Oktober 2026 - 15:25 WIB

IMG 20261022 WA0003

Wabup Nabire Tekankan Edukasi dan Deteksi Dini dalam Pencegahan Penyakit Menular

22 Oktober 2026 - 15:19 WIB

IMG 20261023 WA0027
Trending di Headline