Menu

Mode Gelap
Gubernur Meki Nawipa Kucurkan Lebih dari Rp 90 Miliar, Wujudkan Pendidikan Gratis di Papua Tengah Waket DPR Papua Tengah John Gobai Desak Penyediaan Sekolah, Puskesmas, dan Transportasi Umum di Perbatasan Mimika-Deiyai Kunjungan Kanonik Perdana Uskup Timika di Agimuga Disambut Meriah oleh Seribuan Umat Katolik Suku Amungme 80 Siswa di Raja Ampat Diduga Keracunan Usai Santap Makan Bergizi Gratis Diduga Terjadi Pengeboman Oleh Aparat di Maybrat, LP3BH Manokwari Desak Komnas HAM dan Dewan HAM Internasional Bertindak Ketua DPD RI Optimistis Surpres RUU Daerah Kepulauan Terbit Pekan Ini: Keadilan Fiskal Harus Berlayar!

Headline

Hadiri Rakor Nasional 2026 di Tangerang, Gubernur Meki: Percepatan Revitalisasi Satuan Pendidikan dan Digitalisasi Pembelajaran Berkualitas 

Etty Welerbadge-check


					Hadiri Rakor Nasional 2026 di Tangerang, Gubernur Meki: Percepatan Revitalisasi Satuan Pendidikan dan Digitalisasi Pembelajaran Berkualitas  Perbesar

NABIRE –– Wakil Gubernur (Wagub) Provinsi Papua Tengah Deinas Geley, S.Sos, M.Si menghadiri kegiatan rapat koordinasi kepala daerah revitalisasi satuan pendidikan dan digitalisasi pembelajaran tahun anggaran 2026.

Rakor yang berlangsung di Tangerang Provinsi Banten pada hari Kamis (13/11/2025) itu dihadiri Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed., Wakil Menteri Fajar Riza Ul Haq, Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari, Ketua Komisi X DPR RI Dr. Ir. Hetifah Sjaifudian, M.P.P., serta para pejabat eselon I dan II di lingkungan Kemendikdasmen.

Img 20251113 wa0108(1)

Rakor yang diinisiasi oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) bersama seluruh Kepala Daerah se Indonesia itu mengusung tema “Sinergi Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua” dalam rangka Revitalisasi Satuan Pendidikan dan Digitalisasi Pembelajaran Tahun Anggaran 2026.

Img 20251113 wa0129

Menurut Wagub Geley, sejumlah poin penting dibahas dalam kegiatan tersebut. Program revitalisasi sekolah merupakan prioritas nasional yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan memastikan sekolah menjadi aman, layak, dan bermutu untuk semua, dengan target penyelesaian bertahap hingga akhir tahun 2025 dan berlanjut ke perencanaan anggaran tahun 2026.

“Kami sambut baik program nasional ini. Tapi kami pemerintah provinsi Papua Tengah (pak Gubernur) sudah canangkan program Sekolah Sepanjang Hari (SSH) dan mau jalankan di Papua Tengah itu sama persis yang dibicarakan dalam rakor tadi. Jadi kami di Papua Tengah sudah bergerak sebelum Kementerian (Kemendikdasmen) bicarakan,” kata Wagub Deinas Geley dibalik selularnya usai Rakor, Kamis (13/11/2025).

Img 20251113 wa0123

Menurut mantan Wakil Bupati Puncak Jaya ini, kondisi yang dibicarakan justru menjadi tantangan serius bagi pemerintah pusat dan daerah untuk memastikan hak pendidikan yang setara bagi seluruh warga negara.

“Capaian yang belum 100 persen ini menunjukkan bahwa masih ada anak usia sekolah yang belum bisa mengakses satuan pendidikan,” katanya.

Walaupun demikian, ia menyebut pihaknya di Papua Tengah sudah mulai gencarkan program pendidikan bagi seluruh generasi muda di delapan kabupaten.

Geley menyatakan, dalam berbagai kesempatan Gubernur Meki Nawipa selalu menyatakan untuk meningkatkan IPM, pemerintah dan masyarakat perlu berkolaborasi dalam meningkatkan pelayanan kesehatan, pendidikan dan standar hidup yang layak, melalui program-program seperti layanan kesehatan yang merata, pendidikan gratis dan beasiswa, pengembangan ekonomi, serta pembangunan infrastruktur dan pemanfaatan teknologi secara efektif untuk kesetaraan.

Img 20251113 wa0140

Terkait hal itu, salah satu langkah untuk mendongkrak IPM, Pemerintah Provinsi Papua Tengah meluncurkan program pendidikan gratis.

Dia menyebut pendidikan gratis akan diperluas ke jenjang SD dan SMP pada tahun 2026 sebagai wujud komitmen pemerintah daerah dalam mendorong pemerataan akses pendidikan.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed., menegaskan, pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah agar program revitalisasi dan digitalisasi satuan pendidikan dapat berjalan efektif.

“Kami mengundang para kepala daerah untuk menyampaikan masukan dan usulan agar pelaksanaan revitalisasi dan digitalisasi pembelajaran tahun 2026 dapat berjalan sebaik-baiknya. Dukungan kepala daerah menjadi kunci sukses implementasi di lapangan,” ujar Mu’ti.

Ia menambahkan bahwa program ini tidak sekadar pembangunan fisik sekolah, tetapi juga pembenahan kualitas pembelajaran dan pemerataan akses digital bagi peserta didik di seluruh Indonesia.

Img 20251113 wa0125

Dalam sambutannya, Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari menilai dua program besar yang dijalankan Kemendikdasmen di bawah kepemimpinan Menteri Abdul Mu’ti sejalan dengan prioritas nasional Presiden Prabowo Subianto, yaitu peningkatan kualitas pendidikan dan pemerataan pembangunan daerah.

Program revitalisasi sekolah bukan hanya renovasi fisik, tetapi juga berdampak ekonomi. Ada kontraktor, pengawas, pemasok, hingga tenaga kerja lokal yang terlibat. Jadi manfaatnya meluas, tidak hanya bagi guru dan siswa, tetapi juga bagi perekonomian daerah,” ujarnya. (MB)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

APKM Pusat Kukuhkan Pengurus Wania dan Iwaka 

5 Desember 2025 - 11:57 WIB

20251205 111558

Musdat LMHA Dinilai Tidak Sesuai Mekanisme dan Prosedur Mekanisme, Lemasko Pimpinan Gerry Minta Dibatalkan

5 Desember 2025 - 10:59 WIB

Img 20251204 wa0021

Yohanes Yance Boyau Terpilih  dan Dikukuhkan Jadi Weyaiku Pertama LMHA Suku Kamoro/Mimikawe

5 Desember 2025 - 10:54 WIB

20251204 174919

LPPD Papua Tengah Gelar Rapat Konsultasi Persiapan Pesta Paduan Suara Gerejawi Nasional 2026

5 Desember 2025 - 09:11 WIB

Img 20251205 wa0213

Menuju Kepastian Hak Ulayat: Papua Tengah Bahas Standar Kompensasi Hasil Hutan

5 Desember 2025 - 09:05 WIB

Img 20251205 wa0206
Trending di Headline