Menu ✖

Mode Gelap
Papua Tengah Terang untuk Sugapa, Listrik Gratis 24 Jam Ditargetkan Mulai Desember 2026 Komite IV DPD RI Evaluasi Realisasi TKD dan Dana Otsus di Papua Papua di Ambang Pintu Neraka atau Surga: Refleksi Kemanusiaan atas Konflik dan Perdamaian Isu Reshuffle Kabinet, Natalius Pigai: Saya Tak Pernah Bermimpi Jadi Menteri TNI AD dan DPD RI Turun Tangan Atasi Masalah Infrastruktur Daerah Komite IV DPD RI Rampungkan Uji Kelayakan 23 Calon Anggota BPK RI

Headline

Sinergi Delapan Kabupaten Papua Tengah Didorong untuk Tingkatkan Pelayanan Kesehatan

Etty Welerbadge-check


					Sinergi Delapan Kabupaten Papua Tengah Didorong untuk Tingkatkan Pelayanan Kesehatan Perbesar

TIMIKA — Sekretaris Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKP2KB) Provinsi Papua Tengah, Dr. drg. Yohanes Tebay, MH., M.Kes., secara resmi menutup Rapat Kerja Kesehatan Daerah (Rakerkesda) Tahun 2025, yang berlangsung selama dua hari, 10–11 November 2025, bertempat di Ballroom Grand Papua, Mimika, pada Selasa (11/11/2025).

Dalam sambutannya, Dr. Tebay menegaskan bahwa pelaksanaan Rakerkesda kali ini berfokus pada upaya memperkuat sinergi antar kabupaten dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan, terutama di daerah-daerah terpencil yang masih sulit dijangkau.

Img 20251112 wa0025

“Rapat kerja ini mengedepankan pelayanan kesehatan di daerah terpencil, agar program-program yang disusun benar-benar menyentuh langsung masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, berbagai persoalan yang muncul dalam diskusi selama kegiatan akan menjadi bahan penting untuk disampaikan kepada Kepala Dinas dan Gubernur Papua Tengah, sebagai dasar dalam menetapkan program prioritas kesehatan di masing-masing kabupaten.

“Dalam diskusi ini banyak sekali masalah yang ditemui dalam pelayanan kesehatan. Program ini nantinya kita bawa7 ke Kepala Dinas, lanjutkan juga ke Gubernur, dan kemudian akan dibentuk program yang diharapkan oleh masing-masing kabupaten,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan dan Sumber Daya Manusia Kesehatan DKP2KB Papua Tengah, Obet Tekege, menegaskan bahwa salah satu fokus utama yang akan dijalankan pasca-Rakerkesda adalah pembangunan Puskesmas terakreditasi di seluruh wilayah Papua Tengah.

“Termasuk tenaga medis, fasilitas, dan juga capaian program nasional yang mengedepankan pelayanan berbasis masyarakat. Jadi kita akan optimalkan layanan kesehatan,” katanya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa optimalisasi pelayanan kesehatan harus didukung oleh kualitas sumber daya manusia (SDM) yang memadai. Karena itu, DKP2KB akan membentuk klaster pembinaan bagi Puskesmas dan rumah sakit, mencakup klaster manajemen, ibu dan anak, dewasa dan lansia, serta penyakit menular.

“Saya berharap optimalisasi ini juga didukung oleh tim dari Dinas, RSUD, serta seluruh Puskesmas yang ada di delapan kabupaten se-Papua Tengah,” tutup Obet Tekege.

Melalui Rakerkesda 2025, DKP2KB Papua Tengah menegaskan komitmennya untuk memperkuat kolaborasi lintas kabupaten dalam mewujudkan pelayanan kesehatan yang merata, berkualitas, dan berkeadilan bagi seluruh masyarakat Papua Tengah.(MB)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

HMI Cabang Mimika dan GPII Papua Tengah Bagikan 150 Masker Gratis, Desak Pemkab Antisipasi Dampak Kabut Asap

11 Oktober 2026 - 02:43 WIB

IMG 20261011 114058

Papua Tengah Terang untuk Sugapa, Listrik Gratis 24 Jam Ditargetkan Mulai Desember 2026

11 Oktober 2026 - 02:09 WIB

IMG 20261011 WA0025

Mimika Genap 30 Tahun, Keluarga Perintis Pemekaran Pertanyakan Pengakuan atas Jasa Orang Tua “Jangan Dihapus dari Sejarah”

10 Oktober 2026 - 07:22 WIB

IMG 20261010 WA0011

Polres Mimika Dorong Pelajar SMP Negeri 10 Manfaatkan Peluang Beasiswa SMA Kemala Taruna Bhayangkara

10 Oktober 2026 - 06:37 WIB

IMG 20261010 WA0009

Pria Ditemukan Meninggal Dunia di Sebuah Kamar Hotel, Polisi Lakukan Penyelidikan

10 Oktober 2026 - 06:32 WIB

IMG 20261010 WA0007
Trending di Headline