Menu

Mode Gelap
Sengketa PAW DPR Papua Tengah, Simon Gobai Resmi Tunjuk Yakehu sebagai Kuasa Hukum Natal di Tengah Luka Bangsa: Refleksi dari Sumatera hingga Papua Kepsek SD Inpres Nabarua Sampaikan Terima Kasih, 159 Siswa Terima PIP Usulan Senator Wilhelmus Pigai Sinergi Membangun SDM: Wilhelmus Pigai Dukung Penuh Program Pendidikan Gratis Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa: 2026 Adalah Tahun Lompatan Besar bagi Pendidikan Gratis di Papua Tengah Pesta Kembang Api Spektakuler di Pantai Nabire, Masyarakat: Terima Kasih Gubernur Meki Nawipa

Headline

Gubernur Papua Tengah Ucapkan Terima Kasih kepada Dubes Republik Seychelles Berbagi untuk Kembangkan Potesi Wisata

Etty Welerbadge-check


					Gubernur Papua Tengah Ucapkan Terima Kasih kepada Dubes Republik Seychelles Berbagi untuk Kembangkan Potesi Wisata Perbesar

NABIRE – Duta Besar Republik Seychelles, Nico Barito membagikan pengalamannya untuk membantu mengembangkan potensi wisata di Provinsi Papua Tengah yang mencakup peningkatan keterampilan masyarakat dalam bidang homestay, kuliner, kerajinan dan kepariwisataan.

Sosialiasi ekowisata Republik Seychelles itu digelar di ballroom kantor Gubernur Papua Tengah ada hari Senin, 10 November 2025 melibatkan Pj Sekda Papua Tengah, Ketua dan anggota DPRD Papua Tengah, para pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) se Papua Tengah, para Bupati yang hadir diantaranya Wakil Bupati Nabire, Bupati Deiyai, Bupati Paniai, Bupati Puncak Jaya dan Wakil Bupati Paniai, para pimpinan ODP bidang perencanaan, perekonomian dan pariwisata dari delapan kabupaten serta ratusan ASN di lingkup Papua Tengah.

Img 20251110 wa0278
Menurut Gubenur Papua Tengah, Meki Nawipa, sebelum Niko Barito datangi Papua Tengah, keduanya telah jumpa di kantor Kedubes Republik Seychelles. Kesempatan itu kedua pihak menyepakati untuk memajukan potensi pariwisata di Ppaua Tengah.

“Sebelum pak Nico datang ke sini, pak Niko Barito Dubes untuk Republik Seychelles undang saya ke kantornya lalu beliau sampaikan kenapa tidak saya datang ke Nabire, dan saat ini beliau sudah ada di sini. Nanti beliau akan menjelaskan kenapa negara Seychelles di Afrika itu maju karena sektor pariwisata. Pada Seychelles itu sebuah negara kecil seperti pulau Biak,” kata Gubernur Meki dalam sambutannya.

Seychelles, yang juga merupakan negara kepulauan, ingin berbagi pengalaman dengan Papua Tengah untuk mengembangkan destinasi wisata komunitas yang berkelanjutan, dengan fokus pada pelestarian alam dan pemberdayaan ekonomi lokal.

Republik Seychelles mempromosikan ekowisata melalui pendekatan yang menekankan pariwisata bernilai tinggi dan berdampak rendah, dengan fokus kuat pada konservasi lingkungan, pembangunan masyarakat lokal, dan pelestarian budaya Papua Tengah.

Gubernur menyampaikan terima kasih atas kehadiran Dubes Seychelles di Papua Tengah setelah sebelumnya bertemu di Jakarta. Kunjungan ini disebutnya membawa harapan baru untuk pengembangan daerah.

“Kehadiran beliau sangat penting untuk memaparkan ide-ide yang dapat memajukan Papua Tengah,” kata Gubernur Nawipa.

Gubernur bilang, negara Seychelles dihuni oleh orang berkulit hitam sehingga apa salahnya jika orang Afrika datang bekerjasama dengan orang asli Papua di Papua Tengah.

“Menurut saya, kalau (orang) Afrika bisa datang ke sini apalagi sesama orang hitam kalau kerjasama pasti maju. Maka itu, mari kita mendengarkan orang sukses ini sharing apa yang kita bisa buat di Papua Tengah ini,” ucapnya.

Ia menegaskan, pemerintah tidak hanya pikir soal pemerintahan tapi sektor lainnya demi masa depan yang lebih baik. “Ini kesempatan yang baik, tidak boleh sia-siakan,” ucapnya.

Republik Seychelles mempromosikan ekowisata melalui pendekatan yang menekankan pariwisata bernilai tinggi dan berdampak rendah, dengan fokus kuat pada konservasi lingkungan, pembangunan masyarakat lokal, dan pelestarian budaya Kreol.

Secara keseluruhan, sosialisasi ekowisata di Seychelles dilakukan melalui tindakan nyata dalam konservasi dan kebijakan pariwisata yang ketat, didukung oleh upaya pemasaran yang menargetkan wisatawan yang menghargai model pariwisata yang bertanggung jawab.

Img 20251110 wa0282

Dubes Republik Seychelles untuk Indonesia, Nico Barito dalam kesempatan tersebut, mengingankan untuk mengoptimalkan potensi wisata yang ada di Papua Tengah, pasalnya potensi sumberdaya alam yang dimiliki tak jauh beda dengan apa yang ada di Seychelles.

Dubes Nico Barito menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat masyarakat Papua Tengah, khususnya di Nabire. Ia menilai Papua Tengah memiliki potensi besar dalam pengelolaan sumber daya alam, wisata, dan investasi yang dapat meningkatkan pendapatan daerah jika dikelola dengan benar.

Img 20251110 wa0274

“Pembersihan pantai, penanaman mangrove, hingga budidaya ikan dan udang organik bisa menjadi sumber ekonomi baru,” kata Nico.

Nico juga menyampaikan bahwa dengan keterlibatan masyarakat dan pengelolaan yang baik, kawasan konservasi di Papua Tengah dapat terus terlindungi setidaknya selama satu dekade ke depan.

“Kami membayangkan adanya kerja sama dengan perbankan seperti Bank Mandiri untuk membentuk dana konservasi dan pengembangan. Dengan demikian, Papua Tengah akan memiliki ketahanan sumber daya untuk masa depan,” katanya. (MB)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pemalangan Akses Sekolah di Wania, Pemerintah Distrik Pastikan Situasi Kondusif dan KBM Segera Normal

14 Januari 2026 - 14:19 WIB

Img 20260114 wa0304

Pemalangan Kembali Terjadi, Aktivitas Belajar SD Negeri Inauga Lumpuh

14 Januari 2026 - 14:11 WIB

Img 20260114 wa0302

Pemkab Puncak Tegaskan Korban Konflik Kwamki Narama Berimbang dan Telah Berdamai, ASN Terlibat Akan Disanksi

14 Januari 2026 - 14:00 WIB

20260112 164854

Konflik Warga Berakhir Damai, Pemkab Puncak Sampaikan Permohonan Maaf kepada Pemkab dan Masyarakat Mimika

14 Januari 2026 - 13:38 WIB

Screenshot 20260114 223746 gallery

Pakar Hukum Ingatkan Jurnalis Papua Pahami KUHP Baru Agar Terhindar Jeratan Hukum

14 Januari 2026 - 12:04 WIB

Img 20260114 wa0284
Trending di Headline