TIMIKA – Bupati Mimika, Johannes Rettob, Wakil Bupati Emanuel Kemong bersama rombongan Ketua TP-PKK, Ny. Suzy Herawati Rettob, Waket TP-PKK, Ny. Periana Kemong dan Dandim 1710/Mimika mewakili Forkopimda Mimika disambut dengan penuh antusias oleh pelajar dan masyarakat Distrik Mimika Barat Jauh dalam kunjungan kerja perdana ke wilayah pesisir tepatnya di Potowaiburu, Sabtu (1/11/2025). Kedatangan rombongan pemerintah daerah yang diiringi dengan serangkaian tarian tradisional dan prosesi adat suku Kamoro ini berlangsung meriah dan penuh makna, mencerminkan kuatnya ikatan budaya antara masyarakat setempat dan pemerintah.

Tiba di kampung Potowaiburu, Distrik Mimika Barat Jauh, Bupati dan Wakil Bupati disambut dengan tarian khas Kamoro, yang menjadi simbol penghormatan dan penyambutan tamu kehormatan. Tarian tersebut dibawakan oleh pelajar dan pemuda setempat, dengan gerakan yang lincah dan penuh semangat, menggambarkan kekayaan budaya dan tradisi masyarakat Kamoro.
Selain tarian, acara penyambutan juga diwarnai dengan prosesi adat yang melibatkan para tokoh adat dan masyarakat. Prosesi ini merupakan tradisi turun-temurun yang melambangkan penerimaan dan rasa hormat terhadap tamu yang datang, serta mengungkapkan syukur atas kedatangan pemimpin daerah.
Bupati Johannes Rettob dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih atas dukungannya dan sambutan hangat yang diberikan oleh masyarakat Distrik Mimika Barat Jauh.
“Kami merasa sangat dihormati dengan sambutan yang begitu meriah dan penuh makna ini. Ini adalah bukti kuatnya hubungan antara pemerintah dan masyarakat. Kami datang untuk mendengarkan langsung aspirasi dan kebutuhan masyarakat di sini, serta bersama-sama mencari solusi bagi kemajuan daerah ini,” ujar Bupati.
Dalam kesempatan yang sama, Wakil Bupati Emanuel Kemong juga mengapresiasi keterlibatan pelajar dan masyarakat dalam acara penyambutan yang sangat berkesan tersebut.
“Kami senang bisa bertemu dengan masyarakat dan anak-anak muda di Distrik Mimika Barat Jauh. Ini adalah generasi yang akan menjadi harapan besar untuk masa depan daerah ini. Kami berharap semangat kebersamaan yang kita tunjukkan hari ini akan terus berlanjut dalam upaya bersama untuk membangun Mimika yang lebih baik,” ungkap Wakil Bupati.
Acara penyambutan ini tidak hanya menjadi ajang untuk mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat, tetapi juga sebagai wadah untuk memperkenalkan kebudayaan Kamoro yang kaya dan penuh nilai luhur. Tarian tradisional yang ditampilkan melambangkan semangat gotong-royong dan persatuan masyarakat Kamoro dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
Kepala Distrik Mimika Barat Jauh, Everardus R. Kukuareyau dalam kesempatan tersebut juga memberikan sambutan, mengungkapkan rasa bangga atas perhatian yang diberikan oleh pemerintah daerah kepada wilayah mereka.
“Kami bangga dan berterima kasih atas perhatian Bupati dan Wakil Bupati kepada kami. Ini adalah momen penting bagi kami masyarakat Potowaiburu yang sudah lama menantikan kedatangan Bupati dan Wabup di wikayah kami,” kata Kadistrik.

Selain tarian dan prosesi adat, acara tersebut juga diisi dengan penyerahan simbolis bantuan kepada masyarakat setempat serta diskusi singkat antara pemerintah dan perwakilan masyarakat, untuk mendengar langsung aspirasi dan harapan warga terhadap pembangunan di Distrik Mimika Barat Jauh.

Acara ini menjadi bagian dari rangkaian kunjungan kerja perdana Bupati dan Wakil Bupati Mimika untuk mengevaluasi berbagai program pembangunan yang tengah berlangsung di daerah pesisir dan pedalaman, sekaligus mendekatkan pemerintah kepada masyarakat melalui dialog langsung.
Selain Forkopimda, kunker perdana Bupati Johannes Rettob dan Wabup Emanuel Kemong juga dihadiri 4 anggota DPRK Mimika yakni, Herman Gafur, Agustina W. Murib, Fredewina Matirani, Ester Rika Agustina Komber, ketua Lemasko Gerry Okoare, Kepala-Kepala OPD, TP-PKK Mimika dan Dekranasda Mimika. (Etty)






