NABIRE — Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa memberikan pesan tegas dan inspiratif kepada generasi muda dalam sambutannya pada Musyawarah Daerah (Musda) I Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Papua Tengah yang berlangsung di Nabire, Selasa (28/10/2025).
Dalam arahannya, Gubernur Meki menekankan pentingnya peran pemuda sebagai penggerak perubahan dan teladan di tengah masyarakat. Ia menegaskan bahwa seorang pemimpin sejati harus memiliki hati yang sabar, tidak mudah marah, dan tetap bekerja dengan semangat meski menghadapi tantangan.
“Pemimpin itu tidak boleh marah. Walaupun ada hal yang tidak menyenangkan, dia harus tetap bergerak dan berbuat baik,” ujar Nawipa di hadapan peserta Musda.
Menurutnya, karakter kepemimpinan seperti itu penting dimiliki para pengurus KNPI agar organisasi benar-benar menjadi wadah pembinaan generasi muda yang berintegritas.
Gubernur Meki juga berpesan agar pemuda Papua Tengah menjauhi kebiasaan negatif seperti konsumsi alkohol, yang dapat merusak masa depan dan citra generasi muda.
“Anak-anak muda yang masih minum alkohol, stop. Saya pernah hidup di Amerika dan Australia, di sana pun minuman keras banyak, tapi saya tidak pernah ikut-ikutan. Jadi, berhentilah minum, dan mulai pikirkan masa depan,” pesannya.
Ia menekankan bahwa tidak ada perbedaan antara satu daerah dengan daerah lain di Papua Tengah. Semua pemuda, katanya, memiliki kesempatan yang sama untuk maju dan berkontribusi bagi pembangunan daerah.
“Tidak ada yang di atas dan di bawah. Kita semua punya waktu dan kesempatan masing-masing untuk membangun Papua Tengah,” ujar Meki.
Lebih lanjut, Gubernur berharap KNPI Papua Tengah menjadi organisasi yang menjadi contoh budaya kerja positif, bukan sekadar tempat berkumpul atau berkompetisi tanpa arah. Ia ingin agar KNPI benar-benar hadir membawa manfaat bagi masyarakat.
“Budaya organisasi harus memberi manfaat, bukan hanya kumpul atau bersaing. KNPI harus jadi wadah yang terbaik dan memberi dampak nyata,” tegasnya.
Di akhir sambutannya, Gubernur Meki mengajak seluruh pemuda untuk bersatu, menjaga karakter, dan menjadi pelopor pembangunan di berbagai bidang.
“Mari kita bangun Papua Tengah dengan hati, dengan keteladanan, dan dengan semangat yang bersih dari hal-hal negatif,” tutup Nawipa. (MB)






