Menu

Mode Gelap
Meningkatnya Kriminalitas: Akar Masalah dan Solusi Holistik (Ditinjau dari Sosiologi Hukum) Banjir Bandang Sumatera: Alarm Bencana Ekologis dan Slow Violence di Seluruh Indonesia Gubernur Meki Nawipa Kucurkan Lebih dari Rp 90 Miliar, Wujudkan Pendidikan Gratis di Papua Tengah Waket DPR Papua Tengah John Gobai Desak Penyediaan Sekolah, Puskesmas, dan Transportasi Umum di Perbatasan Mimika-Deiyai Kunjungan Kanonik Perdana Uskup Timika di Agimuga Disambut Meriah oleh Seribuan Umat Katolik Suku Amungme 80 Siswa di Raja Ampat Diduga Keracunan Usai Santap Makan Bergizi Gratis

Headline

Ketua Asosiasi Bupati Papua Tengah Desak Kementerian Perhubungan Segera Buka Akses Penerbangan Full Service ke Nabire

Etty Welerbadge-check


					Ketua Asosiasi Bupati Papua Tengah Desak Kementerian Perhubungan Segera Buka Akses Penerbangan Full Service ke Nabire Perbesar

NABIRE — Dalam rangka meningkatkan pelayanan transportasi udara bagi masyarakat di Provinsi Papua Tengah, Ketua Asosiasi Bupati Papua Tengah, Melkianus Mote, ST, mendesak Kementerian Perhubungan Republik Indonesia agar segera memberikan izin penerbangan bagi maskapai dengan layanan penuh (full service) seperti Garuda Indonesia dan Batik Air untuk masuk ke Bandara Nabire, ibu kota provinsi tersebut.

Menurut Mote, kebutuhan akan layanan penerbangan dengan maskapai full service sangat mendesak, mengingat selama ini masyarakat Papua Tengah hanya dilayani oleh maskapai berbiaya rendah (low cost carrier). Padahal, maskapai full service dapat mengangkut lebih banyak penumpang dan kargo sekaligus, memberikan kenyamanan lebih, serta efisiensi perjalanan jarak jauh yang lebih tinggi.

“Kami meminta pemerintah pusat, khususnya Kementerian Perhubungan, untuk segera membuka akses penerbangan full service ke Bandara Nabire. Hal ini penting agar Nabire bisa menjadi bandara pusat (hub) yang menghubungkan seluruh wilayah Papua Tengah,” tegas Melkianus Mote, yang juga menjabat sebagai Bupati Deiyai.

Nabire Sebagai Bandara Hub Papua Tengah

Melalui skema hub-and-spoke, Mote mengusulkan agar Bandara Nabire dijadikan pusat konsolidasi penumpang dan kargo dari enam kabupaten di Papua Tengah: Deiyai, Paniai, Dogiyai, Intan Jaya, Mimika, dan Puncak. Dengan demikian, penumpang dari kabupaten yang belum memiliki penerbangan langsung dapat terhubung melalui Nabire ke berbagai destinasi nasional lainnya.

“Dengan status Bandara Nabire sebagai hub, distribusi penumpang dan barang menjadi lebih teratur dan efisien. Ini mendukung pemerataan pembangunan dan mobilitas masyarakat di provinsi baru ini,” tambahnya.

Usulan Pembukaan Bandara ATR di Waghete

Selain mendesak penerbangan full service ke Nabire, Mote juga mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengajukan surat resmi kepada Kementerian Perhubungan untuk membuka Lapangan Terbang Waghete di Kabupaten Deiyai sebagai bandara pusat bagi pesawat jenis ATR.

Bandara Waghete sebelumnya telah berhasil melakukan uji pendaratan pesawat ATR 72-200 milik Trigana Air pada tahun 2020. Rencananya, Waghete akan melayani rute-rute penghubung ke Bandara Nabire dan Bandara Timika.

“Kami telah usulkan Lapter Waghete menjadi bandara pusat untuk pesawat ATR. Jarak tempuh dari kabupaten tetangga seperti Paniai dan Dogiyai hanya sekitar 1 jam dengan transportasi darat. Intan Jaya pun bisa dijangkau dalam waktu 4 jam jika infrastruktur jalan diperbaiki,” ujar Mote.

Akses Lebih Mudah dan Pelayanan Lebih Layak

Dengan terbukanya akses udara dari pesawat berbadan besar, masyarakat Papua Tengah dapat menikmati layanan transportasi yang lebih cepat, aman, dan nyaman. Saat ini, masyarakat masih harus menempuh perjalanan darat hingga enam jam ke Nabire atau bergantung pada pesawat kecil yang kapasitasnya terbatas.

“Kami ingin hadirkan keadilan akses transportasi bagi masyarakat. Tidak semua bisa menunggu lama atau membayar mahal untuk angkutan udara kecil. Dengan maskapai full service dan pengembangan bandara lokal, masyarakat Papua Tengah bisa mendapatkan pelayanan setara dengan daerah lain di Indonesia,” pungkas Mote. (Etty)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Bupati Mimika Lantik Pengurus IK3M 2025–2030, Tekankan Pentingnya Merawat Nilai Ain Ni Ain

6 Desember 2025 - 14:21 WIB

Img 20251206 wa0014

Warga Paniai Minta Presiden Tarik Pasukan Non Organik, DPR Papua Tengah: Paniai Aman

6 Desember 2025 - 13:46 WIB

Img 20251206 wa0006

Meningkatnya Kriminalitas: Akar Masalah dan Solusi Holistik (Ditinjau dari Sosiologi Hukum)

6 Desember 2025 - 03:00 WIB

Whatsapp image 2025 12 06 at 11.54.25

Banjir Bandang Sumatera: Alarm Bencana Ekologis dan Slow Violence di Seluruh Indonesia

6 Desember 2025 - 01:52 WIB

Whatsapp image 2025 12 06 at 10.37.10

Efisiensi Anggaran 2026, YPMAK Pastikan Layanan Masyarakat Tetap Stabil

5 Desember 2025 - 22:00 WIB

Img 20251206 wa0005
Trending di Headline