Menu

Mode Gelap
Gubernur Meki Nawipa Kucurkan Lebih dari Rp 90 Miliar, Wujudkan Pendidikan Gratis di Papua Tengah Waket DPR Papua Tengah John Gobai Desak Penyediaan Sekolah, Puskesmas, dan Transportasi Umum di Perbatasan Mimika-Deiyai Kunjungan Kanonik Perdana Uskup Timika di Agimuga Disambut Meriah oleh Seribuan Umat Katolik Suku Amungme 80 Siswa di Raja Ampat Diduga Keracunan Usai Santap Makan Bergizi Gratis Diduga Terjadi Pengeboman Oleh Aparat di Maybrat, LP3BH Manokwari Desak Komnas HAM dan Dewan HAM Internasional Bertindak Ketua DPD RI Optimistis Surpres RUU Daerah Kepulauan Terbit Pekan Ini: Keadilan Fiskal Harus Berlayar!

Headline

Ketemu DPD RI, John NR Gobai: Blok Wabu Adalah Ruang Hidup Masyarakat Intan Jaya

Etty Welerbadge-check


					Ketemu DPD RI, John NR Gobai: Blok Wabu Adalah Ruang Hidup Masyarakat Intan Jaya Perbesar

JAKARTA – Suara lantang Wakil Ketua IV DPR Papua Tengah, John NR Gobai, mengingatkan para pemangku kepentingan agar tidak melihat Blok Wabu hanya sebagai lokasi tambang emas. Bagi masyarakat Intan Jaya, kata dia, Blok Wabu adalah ruang hidup, tanah adat, dan sumber kehidupan yang diwariskan leluhur.

“Kenapa orang menolak Blok Wabu? Karena itu gunung bula, tempat hidup mereka,” ucap Gobai penuh penekanan saat bertemu dengan anggota DPD RI di Jakarta, Jumat, (3/10/2025).

Gobai melukiskan kondisi nyata masyarakat Intan Jaya. Anak-anak tidak bisa bersekolah karena sekolah-sekolah tutup, sementara orang tua hidup dalam ketakutan di tengah konflik bersenjata.

“ Bagaimana mau ambil sumber daya, sementara anak-anak gadis, bapak, mama, dan keluarga mereka harus hidup dalam ketakutan, bahkan terbunuh?” tanyanya lirih.

Ia juga menyinggung soal dampak lingkungan yang mengancam.

“ Tailingnya mau dibuang ke mana? Apakah orang-orang di sekitar Gunung Bula harus diungsikan dari tanah mereka sendiri?” tegas Gobai.

Menurutnya, pembangunan seharusnya menyiapkan SDM lokal, bukan justru merampas ruang hidup. Ia bersyukur, dalam pertemuan sebelumnya Menteri ESDM memastikan bahwa Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) Blok Wabu hingga kini belum ditandatangani.

Lebih jauh, Gobai mengingatkan agar tidak ada upaya cipta kondisi di Papua Tengah. Ia menolak penempatan pos-pos militer secara masif, perdagangan senjata, maupun segala bentuk provokasi yang justru menciptakan ketakutan baru.

“Konflik ini diciptakan oleh siapa? Negara atau kita sendiri? Mari kita koreksi diri bersama agar Papua Tengah tetap damai. Suara yang kita bawa ini adalah suara bersama, suara rakyat yang meminta keadilan,” ujarnya menutup pertemuan dengan DPD RI. (MB)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Musdat LMHA Dinilai Tidak Sesuai Mekanisme dan Prosedur Mekanisme, Lemasko Pimpinan Gerry Minta Dibatalkan

5 Desember 2025 - 10:59 WIB

Img 20251204 wa0021

Yohanes Yance Boyau Terpilih  dan Dikukuhkan Jadi Weyaiku Pertama LMHA Suku Kamoro/Mimikawe

5 Desember 2025 - 10:54 WIB

20251204 174919

LPPD Papua Tengah Gelar Rapat Konsultasi Persiapan Pesta Paduan Suara Gerejawi Nasional 2026

5 Desember 2025 - 09:11 WIB

Img 20251205 wa0213

Menuju Kepastian Hak Ulayat: Papua Tengah Bahas Standar Kompensasi Hasil Hutan

5 Desember 2025 - 09:05 WIB

Img 20251205 wa0206

Pemprov Papua Tengah Gelar Sosialisasi Persiapan Perhitungan IDI 2025, Ukago: Instrumen Strategis Menilai Kualitas Demokrasi Daerah

5 Desember 2025 - 08:11 WIB

Img 20251205 wa0192
Trending di Headline