Menu

Mode Gelap
Aksi APDESI di Monas Hari Ini: 2.155 Personel Gabungan Disiagakan, Polisi Imbau Jaga Ketertiban DPD RI Soroti Krisis Kesehatan Mental Perempuan dan Ancaman Digital Jakarta Stop Pengalihan Isu! Senator Kambuaya Desak Presiden Prabowo Segera Audit Total Izin Perusak dan Fokus Bencana Meningkatnya Kriminalitas: Akar Masalah dan Solusi Holistik (Ditinjau dari Sosiologi Hukum) Banjir Bandang Sumatera: Alarm Bencana Ekologis dan Slow Violence di Seluruh Indonesia Gubernur Meki Nawipa Kucurkan Lebih dari Rp 90 Miliar, Wujudkan Pendidikan Gratis di Papua Tengah

Headline

Papua Tengah Siap Laksanakan Imunisasi Heksavalen Mulai Oktober 2025

Etty Welerbadge-check


					Papua Tengah Siap Laksanakan Imunisasi Heksavalen Mulai Oktober 2025 Perbesar

NABIRE – Pemerintah Provinsi Papua Tengah bersama UNICEF dan Kementerian Kesehatan RI menggelar pertemuan sosialisasi dan persiapan pelaksanaan imunisasi heksavalen di Hotel Mahavira, Nabire, Senin (22/9).

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Plt. Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan KB Provinsi Papua Tengah, dr. Agus, M.Kes, CH.Med, CHt. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa imunisasi heksavalen merupakan langkah penting untuk melindungi masa depan anak-anak Papua dari enam jenis penyakit berbahaya.

“Hari ini kita tidak hanya bicara soal vaksin, tapi tentang masa depan anak-anak kita. Setiap suntikan yang berhasil diberikan adalah investasi besar bagi generasi yang lebih sehat, kuat, dan tangguh,” ujarnya.

Tantangan Papua Tengah

Menurut dr. Agus, Papua Tengah menghadapi tantangan berat dalam pelayanan kesehatan, mulai dari kondisi geografis ekstrem, keterbatasan tenaga medis, hingga rendahnya cakupan imunisasi dasar lengkap yang saat ini baru mencapai 18%. Ia juga menyoroti masih tingginya penolakan masyarakat terhadap suntikan vaksin karena faktor budaya, informasi yang keliru, serta keterbatasan komunikasi antar tenaga kesehatan dan masyarakat.

“Sekitar 40% orang tua masih ragu atau enggan anaknya mendapat lebih dari satu kali suntikan. Ini bukan hanya soal teknis, tetapi tantangan sosial dan budaya yang harus kita atasi bersama,” jelasnya.

Imunisasi Heksavalen Jadi Solusi

Vaksin heksavalen dinilai menjadi jawaban atas tantangan tersebut. Dengan satu kali suntikan, anak-anak akan terlindungi dari enam penyakit sekaligus, termasuk polio, difteri, tetanus, hepatitis B, pertusis, dan Hib. Papua Tengah ditetapkan sebagai salah satu provinsi lokus pertama penerapan imunisasi heksavalen mulai Oktober 2025.

Selain sosialisasi, Dinas Kesehatan Provinsi Papua Tengah juga menyiapkan program insentif imunisasi berbasis kinerja bagi puskesmas dan tenaga kesehatan. Insentif ini diharapkan dapat memotivasi petugas untuk memperluas cakupan layanan hingga wilayah sangat terpencil.

Peran Kader dan Kolaborasi

dr. Agus menegaskan pentingnya keterlibatan kader kesehatan, tokoh agama, tokoh adat, dan masyarakat dalam menyukseskan program imunisasi. Pemerintah Provinsi juga berencana memberikan pelatihan dan insentif khusus bagi kader dengan 25 kompetensi utama, agar mampu menjadi ujung tombak pelayanan di tingkat kampung.

“Kita tidak bisa berjalan sendiri. Keberhasilan imunisasi membutuhkan kolaborasi semua pihak — dari pemerintah pusat, provinsi, kabupaten, mitra pembangunan, hingga kader di kampung,” tambahnya.

Menuju Papua Tengah Sehat

Pertemuan ini dihadiri perwakilan Kemenkes RI, UNICEF, WHO, dan delapan Dinas Kesehatan Kabupaten di Papua Tengah. Agenda dilanjutkan dengan sesi diskusi, pemaparan teknis imunisasi heksavalen, serta strategi komunikasi publik untuk melawan hoaks kesehatan.

dr. Agus menutup sambutannya dengan optimisme bahwa Papua Tengah mampu mengejar ketertinggalan cakupan imunisasi dan menjadi provinsi yang lebih sehat, tangguh, serta siap menghadapi tantangan kesehatan di masa depan.

“Anak-anak kita tidak bisa menunggu. Papua Tengah tidak boleh tertinggal. Mari kita sukseskan imunisasi heksavalen sebagai langkah menuju Papua Tengah yang lebih sehat dan berdaya saing,” pungkasnya. (MB)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Aksi APDESI di Monas Hari Ini: 2.155 Personel Gabungan Disiagakan, Polisi Imbau Jaga Ketertiban

8 Desember 2025 - 05:17 WIB

Apel gabungan di monas 1765161864707 169

DPD RI Soroti Krisis Kesehatan Mental Perempuan dan Ancaman Digital Jakarta

7 Desember 2025 - 22:46 WIB

1001433151 2759921897

Momen Natal, OPM Dilarang Masuki Puncak Papua Tengah

7 Desember 2025 - 20:37 WIB

Img 20251207 wa0073

Lilin, Doa, dan Tarian Lapago: Identitas Budaya Menyatu dalam Peringatan HUT Ke-11 ULMWP di Jayapura

7 Desember 2025 - 20:33 WIB

Img 20251207 wa0065

Stop Pengalihan Isu! Senator Kambuaya Desak Presiden Prabowo Segera Audit Total Izin Perusak dan Fokus Bencana

7 Desember 2025 - 03:45 WIB

Whatsapp image 2025 12 07 at 12.44.46
Trending di News