Menu

Mode Gelap
Sengketa PAW DPR Papua Tengah, Simon Gobai Resmi Tunjuk Yakehu sebagai Kuasa Hukum Natal di Tengah Luka Bangsa: Refleksi dari Sumatera hingga Papua Kepsek SD Inpres Nabarua Sampaikan Terima Kasih, 159 Siswa Terima PIP Usulan Senator Wilhelmus Pigai Sinergi Membangun SDM: Wilhelmus Pigai Dukung Penuh Program Pendidikan Gratis Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa: 2026 Adalah Tahun Lompatan Besar bagi Pendidikan Gratis di Papua Tengah Pesta Kembang Api Spektakuler di Pantai Nabire, Masyarakat: Terima Kasih Gubernur Meki Nawipa

Headline

Kapolres Nabire: Aksi Mimbar Bebas Berjalan Aman, 400 Personel Dikerahkan

Etty Welerbadge-check


					Kapolres Nabire: Aksi Mimbar Bebas Berjalan Aman, 400 Personel Dikerahkan Perbesar

NABIRE – Kapolres Nabire, AKBP Samuel D. Tatiratu, S.I.K., memberikan keterangan terkait aksi mimbar bebas yang digelar gabungan mahasiswa dari sejumlah universitas di Kabupaten Nabire bersama pelajar, Kamis (11/9/2025).

Dalam aksinya, massa mengusung dua agenda utama, yakni mendesak pembebasan empat tahanan politik (tapol) di Sorong serta menolak segala bentuk investasi di Papua Tengah.

Kapolres Nabire menegaskan bahwa pihak kepolisian tidak melarang penyampaian aspirasi masyarakat. Namun, ia menjelaskan bahwa Surat Tanda Terima Pemberitahuan (STTP) tidak dapat diterbitkan karena terdapat sejumlah kekurangan administrasi.

“Surat pemberitahuan yang masuk dua hari lalu belum lengkap. Ada sekitar enam poin yang tidak dipenuhi, antara lain tidak menyertakan kartu identitas, tujuan kegiatan belum jelas, serta tidak mencantumkan jumlah peserta,” jelas Kapolres.

Meski demikian, aksi yang berlangsung sejak pukul 07.30 WIT hingga 10.00 WIT itu berjalan aman dan tertib. Massa aksi berkomitmen menjaga ketertiban lalu lintas serta membatasi diri di area yang telah diberi tanda pembatas.

Untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan, Polres Nabire menurunkan 400 personel gabungan. Sebanyak 200 personel ditempatkan di sekitar Pasar Karang, sementara 200 lainnya dikerahkan dalam pengamanan SISPAM kota di titik-titik vital, termasuk RSUD, Kalibobo, DPRK, hingga patroli ke wilayah Adamat.

“Langkah ini kami ambil untuk mengantisipasi jangan sampai fokus penyampaian aspirasi ditunggangi pihak lain yang berusaha memunculkan titik-titik baru yang bisa berujung pada kericuhan,” tegas Kapolres.

Ia pun berharap agar mahasiswa tetap konsisten dengan komitmen awal untuk menjaga ketertiban hingga aksi selesai.

“Kami siap membantu mengatur dan mengamankan. Yang penting jangan ada pihak lain yang menyusup dan membuat chaos. Prinsipnya kita jaga bersama situasi kondusif di Kabupaten Nabire,” pungkas AKBP Samuel Tatiratu. (MB)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pemalangan Akses Sekolah di Wania, Pemerintah Distrik Pastikan Situasi Kondusif dan KBM Segera Normal

14 Januari 2026 - 14:19 WIB

Img 20260114 wa0304

Pemalangan Kembali Terjadi, Aktivitas Belajar SD Negeri Inauga Lumpuh

14 Januari 2026 - 14:11 WIB

Img 20260114 wa0302

Pemkab Puncak Tegaskan Korban Konflik Kwamki Narama Berimbang dan Telah Berdamai, ASN Terlibat Akan Disanksi

14 Januari 2026 - 14:00 WIB

20260112 164854

Konflik Warga Berakhir Damai, Pemkab Puncak Sampaikan Permohonan Maaf kepada Pemkab dan Masyarakat Mimika

14 Januari 2026 - 13:38 WIB

Screenshot 20260114 223746 gallery

Pakar Hukum Ingatkan Jurnalis Papua Pahami KUHP Baru Agar Terhindar Jeratan Hukum

14 Januari 2026 - 12:04 WIB

Img 20260114 wa0284
Trending di Headline