Menu ✖

Mode Gelap
Papua Tengah Terang untuk Sugapa, Listrik Gratis 24 Jam Ditargetkan Mulai Desember 2026 Komite IV DPD RI Evaluasi Realisasi TKD dan Dana Otsus di Papua Papua di Ambang Pintu Neraka atau Surga: Refleksi Kemanusiaan atas Konflik dan Perdamaian Isu Reshuffle Kabinet, Natalius Pigai: Saya Tak Pernah Bermimpi Jadi Menteri TNI AD dan DPD RI Turun Tangan Atasi Masalah Infrastruktur Daerah Komite IV DPD RI Rampungkan Uji Kelayakan 23 Calon Anggota BPK RI

Headline

Kapolres Nabire: Aksi Mimbar Bebas Berjalan Aman, 400 Personel Dikerahkan

Etty Welerbadge-check


					Kapolres Nabire: Aksi Mimbar Bebas Berjalan Aman, 400 Personel Dikerahkan Perbesar

NABIRE – Kapolres Nabire, AKBP Samuel D. Tatiratu, S.I.K., memberikan keterangan terkait aksi mimbar bebas yang digelar gabungan mahasiswa dari sejumlah universitas di Kabupaten Nabire bersama pelajar, Kamis (11/9/2025).

Dalam aksinya, massa mengusung dua agenda utama, yakni mendesak pembebasan empat tahanan politik (tapol) di Sorong serta menolak segala bentuk investasi di Papua Tengah.

Kapolres Nabire menegaskan bahwa pihak kepolisian tidak melarang penyampaian aspirasi masyarakat. Namun, ia menjelaskan bahwa Surat Tanda Terima Pemberitahuan (STTP) tidak dapat diterbitkan karena terdapat sejumlah kekurangan administrasi.

“Surat pemberitahuan yang masuk dua hari lalu belum lengkap. Ada sekitar enam poin yang tidak dipenuhi, antara lain tidak menyertakan kartu identitas, tujuan kegiatan belum jelas, serta tidak mencantumkan jumlah peserta,” jelas Kapolres.

Meski demikian, aksi yang berlangsung sejak pukul 07.30 WIT hingga 10.00 WIT itu berjalan aman dan tertib. Massa aksi berkomitmen menjaga ketertiban lalu lintas serta membatasi diri di area yang telah diberi tanda pembatas.

Untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan, Polres Nabire menurunkan 400 personel gabungan. Sebanyak 200 personel ditempatkan di sekitar Pasar Karang, sementara 200 lainnya dikerahkan dalam pengamanan SISPAM kota di titik-titik vital, termasuk RSUD, Kalibobo, DPRK, hingga patroli ke wilayah Adamat.

“Langkah ini kami ambil untuk mengantisipasi jangan sampai fokus penyampaian aspirasi ditunggangi pihak lain yang berusaha memunculkan titik-titik baru yang bisa berujung pada kericuhan,” tegas Kapolres.

Ia pun berharap agar mahasiswa tetap konsisten dengan komitmen awal untuk menjaga ketertiban hingga aksi selesai.

“Kami siap membantu mengatur dan mengamankan. Yang penting jangan ada pihak lain yang menyusup dan membuat chaos. Prinsipnya kita jaga bersama situasi kondusif di Kabupaten Nabire,” pungkas AKBP Samuel Tatiratu. (MB)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

HMI Cabang Mimika dan GPII Papua Tengah Bagikan 150 Masker Gratis, Desak Pemkab Antisipasi Dampak Kabut Asap

11 Oktober 2026 - 02:43 WIB

IMG 20261011 114058

Papua Tengah Terang untuk Sugapa, Listrik Gratis 24 Jam Ditargetkan Mulai Desember 2026

11 Oktober 2026 - 02:09 WIB

IMG 20261011 WA0025

Mimika Genap 30 Tahun, Keluarga Perintis Pemekaran Pertanyakan Pengakuan atas Jasa Orang Tua “Jangan Dihapus dari Sejarah”

10 Oktober 2026 - 07:22 WIB

IMG 20261010 WA0011

Polres Mimika Dorong Pelajar SMP Negeri 10 Manfaatkan Peluang Beasiswa SMA Kemala Taruna Bhayangkara

10 Oktober 2026 - 06:37 WIB

IMG 20261010 WA0009

Pria Ditemukan Meninggal Dunia di Sebuah Kamar Hotel, Polisi Lakukan Penyelidikan

10 Oktober 2026 - 06:32 WIB

IMG 20261010 WA0007
Trending di Headline