Menu

Mode Gelap
Meningkatnya Kriminalitas: Akar Masalah dan Solusi Holistik (Ditinjau dari Sosiologi Hukum) Banjir Bandang Sumatera: Alarm Bencana Ekologis dan Slow Violence di Seluruh Indonesia Gubernur Meki Nawipa Kucurkan Lebih dari Rp 90 Miliar, Wujudkan Pendidikan Gratis di Papua Tengah Waket DPR Papua Tengah John Gobai Desak Penyediaan Sekolah, Puskesmas, dan Transportasi Umum di Perbatasan Mimika-Deiyai Kunjungan Kanonik Perdana Uskup Timika di Agimuga Disambut Meriah oleh Seribuan Umat Katolik Suku Amungme 80 Siswa di Raja Ampat Diduga Keracunan Usai Santap Makan Bergizi Gratis

Headline

Kolaborasi Seminar Membangun SDM Papua

Etty Welerbadge-check


					Kolaborasi Seminar Membangun SDM Papua Perbesar

TIMIKA (JAYAPURA) — Upaya pembangunan sumber daya manusia (SDM), khususnya pemulihan dan pemberdayaan perempuan Papua kembali digaungkan melalui Seminar dan Pelatihan Pembangunan Manusia Papua: “Sakit Hati Perempuan Papua”.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Aster Kasdam XVII/Cenderawasih Kolonel Inf Bambang Kurnia Eka Putra mewakili Pangdam XVII/Cenderawasih, Mayjen TNI Rudi Puruwito, S.E., M.M., yang berlangsung di Auditorium Balatkes Papua, pada Sabtu (06/09/2025) kemarin.

Dalam keterangan yang diberikan kepada media, kegiatan yang diselenggarakan ini merupakan kolaborasi antara Kenari Psikologi (PT GPS Konsultan) dengan Kodam XVII/Cenderawasih, menghadirkan narasumber psikolog Andi Kurniawan, M.Psi. yang membawakan materi “Sakit Hati Perempuan Papua: Luka, Trauma, dan Harapan dalam Perspektif Psikologi.”

Dalam sambutan Pangdam yang dibacakan Aster Kasdam, menegaskan bahwa perempuan Papua adalah tiang kehidupan, sehingga suara, pengalaman, dan trauma yang mereka alami harus dihargai serta menjadi perhatian serius. Untuk itu, Pelatihan tersebut menjadi ruang pemulihan, edukasi, sekaligus melahirkan rekomendasi nyata. Perempuan adalah tiang kehidupan, dan masa depan Papua yang sejahtera ada di tangan mereka.

Aster juga menerangkan bahwa Kodam XVII/Cenderawasih bersama pemerintah daerah juga telah menjalankan program perlindungan perempuan melalui aksi “Three Zeros”, jaminan kesehatan dan keamanan anak, perlindungan hak perempuan, serta layanan terpadu pemberdayaan.

Suasana seminar semakin hidup dengan pembagian souvenir bagi peserta dan penampilan stand up comedy dari komika lokal Jayapura, Kakak Julflix, yang menambah kehangatan acara.

Seminar ini diharapkan tidak sekadar menjadi ruang diskusi, tetapi juga awal dari pemulihan luka dan trauma yang dialami perempuan Papua, sekaligus meneguhkan komitmen bersama untuk membangun Papua yang lebih aman, sejahtera, dan berkeadilan. (IT)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Bupati Mimika Lantik Pengurus IK3M 2025–2030, Tekankan Pentingnya Merawat Nilai Ain Ni Ain

6 Desember 2025 - 14:21 WIB

Img 20251206 wa0014

Warga Paniai Minta Presiden Tarik Pasukan Non Organik, DPR Papua Tengah: Paniai Aman

6 Desember 2025 - 13:46 WIB

Img 20251206 wa0006

Meningkatnya Kriminalitas: Akar Masalah dan Solusi Holistik (Ditinjau dari Sosiologi Hukum)

6 Desember 2025 - 03:00 WIB

Whatsapp image 2025 12 06 at 11.54.25

Banjir Bandang Sumatera: Alarm Bencana Ekologis dan Slow Violence di Seluruh Indonesia

6 Desember 2025 - 01:52 WIB

Whatsapp image 2025 12 06 at 10.37.10

Efisiensi Anggaran 2026, YPMAK Pastikan Layanan Masyarakat Tetap Stabil

5 Desember 2025 - 22:00 WIB

Img 20251206 wa0005
Trending di Headline