Menu

Mode Gelap
Gubernur Meki Nawipa Kucurkan Lebih dari Rp 90 Miliar, Wujudkan Pendidikan Gratis di Papua Tengah Waket DPR Papua Tengah John Gobai Desak Penyediaan Sekolah, Puskesmas, dan Transportasi Umum di Perbatasan Mimika-Deiyai Kunjungan Kanonik Perdana Uskup Timika di Agimuga Disambut Meriah oleh Seribuan Umat Katolik Suku Amungme 80 Siswa di Raja Ampat Diduga Keracunan Usai Santap Makan Bergizi Gratis Diduga Terjadi Pengeboman Oleh Aparat di Maybrat, LP3BH Manokwari Desak Komnas HAM dan Dewan HAM Internasional Bertindak Ketua DPD RI Optimistis Surpres RUU Daerah Kepulauan Terbit Pekan Ini: Keadilan Fiskal Harus Berlayar!

News

DPR Gelar Rapat Bahas 17+8 Tuntutan Rakyat, Janji Tindaklanjuti Aspirasi

adminbadge-check


					DPR Gelar Rapat Bahas 17+8 Tuntutan Rakyat, Janji Tindaklanjuti Aspirasi Perbesar

JAKARTA — Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI hari ini menggelar rapat pimpinan bersama fraksi-fraksi untuk membahas “17+8 Tuntutan Rakyat” yang disuarakan dalam aksi demonstrasi 25–31 Agustus 2025. Kamis (4/9/2025).

Wakil Ketua DPR, Sufmi Dasco Ahmad, menyebut rapat ini sebagai bentuk tanggung jawab DPR merespons keresahan publik.

“Kami akan membahas dan menindaklanjuti tuntutan rakyat secara serius,” ujarnya.

Sebelumnya, DPR sudah bertemu dengan perwakilan mahasiswa dan menyatakan komitmen pada sejumlah poin, termasuk percepatan RUU Perampasan Aset dan investigasi dugaan kekerasan aparat. DPR juga menghentikan tunjangan perumahan anggota sejak 30 Agustus 2025 sebagai bentuk evaluasi internal.

17 Tuntutan Jangka Pendek (deadline 5 September 2025):

  • Tarik TNI dari pengamanan sipil dan kembalikan ke barak
  • Bentuk tim investigasi independen atas kematian korban demo (Affan Kurniawan, Umar Amarudin, dll.)
  • Bebaskan demonstran yang ditahan, hentikan kriminalisasi aktivis
  • Tangkap aparat yang melakukan kekerasan, pastikan SOP pengendalian massa ditegakkan
  • Bekukan kenaikan gaji/tunjangan DPR, batalkan fasilitas tambahan, dan buka transparansi anggaran
  • Lindungi hak-hak pekerja: upah layak, cegah PHK massal, dialog dengan serikat buruh
  • Penurunan harga bahan pokok dan BBM, serta jaminan subsidi tepat sasaran
  • Perkuat layanan publik: pendidikan, kesehatan, dan bantuan sosial

8 Tuntutan Jangka Panjang (deadline 31 Agustus 2026):

  • Reformasi DPR: audit independen, hapus fasilitas istimewa, perbaiki kriteria anggota
  • Transparansi keuangan partai politik
  • Sahkan UU Perampasan Aset Koruptor
  • Perkuat Komnas HAM dan lembaga pengawas independen
  • Reformasi kepolisian agar profesional dan humanis
  • Peninjauan ulang kebijakan ekonomi dan ketenagakerjaan
  • Reformasi perpajakan agar adil dan berpihak pada rakyat kecil
  • Penguatan sistem demokrasi agar lebih partisipatif dan bebas dari oligarki

Rapat DPR hari ini menjadi momentum penting apakah suara rakyat benar-benar diterjemahkan ke dalam langkah nyata. Gelombang “17+8 Tuntutan Rakyat” yang viral di media sosial dan jalanan kini menunggu bukti, bukan sekadar janji.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

APKM Pusat Kukuhkan Pengurus Wania dan Iwaka 

5 Desember 2025 - 11:57 WIB

20251205 111558

Musdat LMHA Dinilai Tidak Sesuai Mekanisme dan Prosedur Mekanisme, Lemasko Pimpinan Gerry Minta Dibatalkan

5 Desember 2025 - 10:59 WIB

Img 20251204 wa0021

Yohanes Yance Boyau Terpilih  dan Dikukuhkan Jadi Weyaiku Pertama LMHA Suku Kamoro/Mimikawe

5 Desember 2025 - 10:54 WIB

20251204 174919

LPPD Papua Tengah Gelar Rapat Konsultasi Persiapan Pesta Paduan Suara Gerejawi Nasional 2026

5 Desember 2025 - 09:11 WIB

Img 20251205 wa0213

Menuju Kepastian Hak Ulayat: Papua Tengah Bahas Standar Kompensasi Hasil Hutan

5 Desember 2025 - 09:05 WIB

Img 20251205 wa0206
Trending di Headline