Menu

Mode Gelap
Gubernur Meki Nawipa Kucurkan Lebih dari Rp 90 Miliar, Wujudkan Pendidikan Gratis di Papua Tengah Waket DPR Papua Tengah John Gobai Desak Penyediaan Sekolah, Puskesmas, dan Transportasi Umum di Perbatasan Mimika-Deiyai Kunjungan Kanonik Perdana Uskup Timika di Agimuga Disambut Meriah oleh Seribuan Umat Katolik Suku Amungme 80 Siswa di Raja Ampat Diduga Keracunan Usai Santap Makan Bergizi Gratis Diduga Terjadi Pengeboman Oleh Aparat di Maybrat, LP3BH Manokwari Desak Komnas HAM dan Dewan HAM Internasional Bertindak Ketua DPD RI Optimistis Surpres RUU Daerah Kepulauan Terbit Pekan Ini: Keadilan Fiskal Harus Berlayar!

Headline

Pekan Depan 873 CPNS Papua Tengah Siap Ikuti Latsar di Nabire

Etty Welerbadge-check


					Pekan Depan 873 CPNS Papua Tengah Siap Ikuti Latsar di Nabire Perbesar

NABIRE — Sebanyak 873 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Formasi 2024 di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua Tengah pekan depan siap mengikuti Latihan Dasar (Latsar) di Nabire.

Plt. Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Provinsi Papua Tengah Denci Meri Nawipa, S.IP mengatakan, dari jumlah 873 peserta Latsar ini, Golongan III ada 566 orang yang dibagi dalam 15 angkatan. Sementara Golongan II ada 307 orang yang terbagi dalam 8 angkatan.

“Sebenarnya ada 874 peserta tetapi salah satu CPNS meninggal pada Agustus lalu. Rencananya kita akan mulai pembukaan pada Senin, 8 September 2025,” kata Denci Meri Nawipa dalam Rapat Panitia Persiapan Latsar CPNS Papua Tengah di Ballromm Kantor Gubernur Papua Tengah, Kompleks Bandara Lama Nabire, Rabu, 3 September 2025.

Menurut Denci, kegiatan Latsar bagi CPNS ini bertujuan untuk membentuk karakter dan kompetensi CPNS menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pelayanan publik, melalui penanaman nilai-nilai dasar ASN, sikap bela negara, dan penguasaan kompetensi teknis dasar yang sesuai bidang tugasnya.

“Setelah Latsar, peserta akan menerima sertifikat yang menjadi salah satu syarat wajib untuk proses pengangkatan menjadi PNS. Karena itu, saya minta semua peserta harus mempersiapkan diri baik-baik, mulai dari persyaratan administrasi, kelengkapan atribut, pakaian, dan terutama menjaga kesehatan baik-baik,” katanya.

Mantan Sekretaris Daerah Kabupaten Paniai ini menegaskan, kegiatan Latsar ini melibatkan panitia dari BKPSDM Papua Tengah, Dinas Kesehatan Papua Tengah, Satpol PP Papua Tengah, dan Polda Papua Tengah

“Jadi Latsar ini berlangsung 18 hari kerja, lalu para peserta kembali ke OPD masing-masing selama satu bulan, dan ditutup dengan ujian akhir dan evaluasi selama tiga hari. Saya minta Satpol PP dan Polisi harus tegas meneggakkan disiplin kepada peserta mulai dari atribut berpakaian. Jika ada peserta yang melanggar aturan maka tidak diizinkan untuk mengikuti Latsar,” kata Denci.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengembangan Kompetensi Sumber Daya Manusia pada BKPSDM Papua Tengah Roni Abidondifu, S.STP,M.Si mengatakan, melihat keterbatasan fasilitas gedung di Nabire, pihak panitia memutuskan proses Latsar ini digelar di enam (6) lokasi berbeda.

Adapun keenam lokasi itu yakni gedung Graha Bethesda Jalan Soredjo Tanodjo, Aula Kasih Gereja GKI Tabernakel, dan empat lokasi di Aula Akademi Keperawatan (Akper) Nabire) di Jalan Sam Ratulangi.

“Pada Hari Minggu, 7 Agustus 2025 Pkl. 14.00 WIT, kita akan gelar gladi bersih dimana semua peserta wajib datang dengan pakaian atribut lengkap supaya panitia bisa cek. Sementara pembukaan esoknya akan diinformasikan melalui surat pemanggilan peserta Latsar,” kata Roni Abidondifu.

Menurut Roni, para peserta Latsar telah mendaftar pada link https://forms.gle/MKkrj5mVq5tyDW8S7 dengan mengisi sejumlah persyaratan. Salah satunya adalah surat kesehatan. Oleh karena itu, ia meminta para peserta yang memiliki masalah kesehatan harus melapor kepada pihak panitia sesuai surat keterangan kesehatan.

“Mereka yang ada riwayat sakit nanti akan kita beri pita kuning. Selain itu, para peserta ini juga kan ada yang usia sudah tua sehingga tentu dalam pembinaan mental dan disiplin, kami panitia akan hindari yang namanya kontak fisik berlebihan. Jika ada pelanggaran, cukup dengan hukuman yang membuat efek jera,” katanya.

Ia menambahkan, kegiatan Latsar yang menghadirkan pemateri dari Widyaiswara dari Badan Pengembangan Sumber Daya Aparatur Provinsi Papua ini, dalam rencana akan dibuka oleh Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa, SH.

“Kami tegaskan kembali, seluruh peserta membaca baik-baik persyaratan seperti pakaian, potongan rambut, dan terutama disiplin waktu dan menjaga sikap. Jika melanggar, pertama kita berikan teguran keras. Jika melanggar lagi maka kita berhentikan dari peserta Latsar, dan itu artinya pengangkatan PNS tertunda,” kata Roni. (MB)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

APKM Pusat Kukuhkan Pengurus Wania dan Iwaka 

5 Desember 2025 - 11:57 WIB

20251205 111558

Musdat LMHA Dinilai Tidak Sesuai Mekanisme dan Prosedur Mekanisme, Lemasko Pimpinan Gerry Minta Dibatalkan

5 Desember 2025 - 10:59 WIB

Img 20251204 wa0021

Yohanes Yance Boyau Terpilih  dan Dikukuhkan Jadi Weyaiku Pertama LMHA Suku Kamoro/Mimikawe

5 Desember 2025 - 10:54 WIB

20251204 174919

LPPD Papua Tengah Gelar Rapat Konsultasi Persiapan Pesta Paduan Suara Gerejawi Nasional 2026

5 Desember 2025 - 09:11 WIB

Img 20251205 wa0213

Menuju Kepastian Hak Ulayat: Papua Tengah Bahas Standar Kompensasi Hasil Hutan

5 Desember 2025 - 09:05 WIB

Img 20251205 wa0206
Trending di Headline