Menu

Mode Gelap
Ketua Komite III DPD RI Minta Pemerintah Beri Perhatian Lebih kepada Dosen PTS di Wilayah 3T Sekjen DPD RI Dorong Budaya Evaluasi untuk Perkuat Kinerja Birokrasi HUT ke-4 Papua Tengah Jadi Titik Awal Program BANGKIT untuk Generasi Sehat Papua DPD RI Perkuat Budaya Pelayanan Publik Melalui Data Akurat dan SDM Profesional Gubernur Meki Nawipa Siapkan Program “Bangkit Papua Tengah” untuk Percepat Penanganan 1.000 Balita Berisiko Stunting DPD RI Dorong Pengesahan RUU Daerah Kepulauan untuk Wujudkan Keadilan Pembangunan Maritim

Headline

Menteri HAM Natalius Pigai Serahkan 5.000 Sertifikat Sahabat HAM di Kalimantan Barat

adminbadge-check


					Menteri HAM, Natalius Pigai memberikat sertifikat kepada Panglima Jilah saat menghadiri kegiatan HUT Keramat Patih Patinggi 2025 yang berlangsung di Desa Sepang, Kecamatan Toho, Kabupaten Mempawah, Provinsi Kalimantan Barat Perbesar

Menteri HAM, Natalius Pigai memberikat sertifikat kepada Panglima Jilah saat menghadiri kegiatan HUT Keramat Patih Patinggi 2025 yang berlangsung di Desa Sepang, Kecamatan Toho, Kabupaten Mempawah, Provinsi Kalimantan Barat

KALIMANTAN – Menteri Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, Natalius Pigai, mengajak seluruh masyarakat untuk aktif berpartisipasi dalam perlindungan hak asasi manusia melalui program “Sahabat HAM.” Dalam kunjungannya ke Kalimantan Barat, tepatnya di Desa Sepang, Kecamatan Toho, Kabupaten Mempawah, ia menyerahkan sebanyak 5.000 sertifikat Sahabat HAM kepada anggota Tariu Borneo Bangkule Rajakng (TBBR), Sabtu (8/3/2025).

Pemberian sertifikat ini merupakan bentuk penghargaan atas peran TBBR dalam menjaga adat dan memperjuangkan hak masyarakat adat di Kalimantan Barat. “Sertifikat Sahabat HAM ini diberikan sebagai apresiasi atas komitmen mereka dalam mempertahankan nilai-nilai budaya dan hak-hak masyarakat adat,” ujar Natalius Pigai saat menghadiri peringatan HUT Keramat Patih Patinggi 2025.

Lebih lanjut, Menteri HAM menegaskan bahwa dengan diterimanya sertifikat ini, anggota TBBR secara resmi menjadi bagian dari Sahabat HAM. “Mereka sudah menjadi sahabat HAM tanpa perlu dimulai dari awal. Ini menunjukkan bahwa nilai-nilai adat dan budaya harus terus dilestarikan serta dilindungi dari berbagai ancaman,” tambahnya.

Program Sahabat HAM diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga hak asasi manusia dan memperkuat komitmen bersama antara pemerintah dan komunitas adat dalam melestarikan kearifan lokal. Dengan langkah ini, Indonesia diharapkan semakin inklusif, adil, dan menjunjung tinggi hak-hak fundamental bagi seluruh warganya.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Program CSR Unggulan Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku Borong 5 Penghargaan ISRA 2026

7 Agustus 2026 - 14:48 WIB

IMG 20260807 WA0188

Regenerasi Kepemimpinan WKRI Paroki Segala Orang Kudus Diyai, Petornela Giyai Resmi Pimpin Periode 2026–2030

7 Agustus 2026 - 08:55 WIB

IMG 20260807 WA0014

Yayasan Harapan Nusantara Doutou Papua Siapkan Institut Kesehatan Anigou Nabire

7 Agustus 2026 - 08:51 WIB

IMG 20260807 WA0010

Jelang HUT Pramuka ke-65, Kwarcab Nabire Gelar Bakti Bersih Serentak di Sejumlah Titik 

7 Agustus 2026 - 08:42 WIB

IMG 20260807 WA0000

Lemasko Minta Masyarakat Terdampak Dilibatkan Jika Pemerintah Bentuk Tim Investigasi Sedimentasi di Mimika

6 Agustus 2026 - 19:33 WIB

IMG 20260806 WA0054
Trending di Headline