DEIYAI — Bupati Deiyai, Melkianus Mote, S.T., turun langsung meninjau pembangunan Asrama SMP Theologi Kristen (SMPTK) YPPGI Baida Trotman Gakokebo di Kampung Gakokebo, Distrik Tigi Barat, Kabupaten Deiyai, Rabu (21/10/2026). Pembangunan tahap pertama ditargetkan rampung pada November 2026, sementara penyelesaian keseluruhan proyek direncanakan berlanjut hingga 2027.
Dalam kunjungan tersebut, Bupati Melkianus Mote didampingi Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Deiyai, Fabianus Mote, S.E. Keduanya memeriksa kondisi fisik bangunan sekaligus berdiskusi dengan pihak kontraktor dan para pekerja mengenai perkembangan pekerjaan di lapangan.

Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan pelaksanaan pembangunan berjalan sesuai rencana. Selain melihat kemajuan fisik bangunan, kunjungan tersebut menjadi kesempatan bagi pemerintah daerah untuk membahas tahapan pekerjaan dan target penyelesaian bersama pihak yang terlibat.
Berdasarkan tahapan yang telah direncanakan, pembangunan asrama dilaksanakan dalam dua tahap. Tahap pertama ditargetkan selesai pada November 2026, sedangkan tahap kedua akan dilanjutkan pada 2027 hingga seluruh pekerjaan pembangunan rampung.
Bupati Melkianus Mote berharap seluruh proses pembangunan dapat berjalan lancar dan diselesaikan sesuai jadwal. Ia juga mengajak semua pihak, termasuk kontraktor dan pekerja, untuk bersama-sama mendukung kelancaran pembangunan fasilitas pendidikan tersebut.
“Kami berharap pembangunan ini berjalan sesuai target. Saya mengajak kita semua untuk mendukung proses pembangunan ini agar dapat berjalan lancar, sehingga tahun depan seluruh pembangunan asrama ini ditargetkan sudah rampung,” ujar Melkianus Mote.
Menurutnya, pembangunan sarana pendidikan merupakan bagian penting dalam mendukung peningkatan kualitas pelayanan pendidikan di Kabupaten Deiyai. Ketersediaan fasilitas yang memadai diharapkan dapat membantu sekolah menciptakan lingkungan belajar yang lebih baik bagi para siswa.

Asrama SMPTK YPPGI Baida Trotman Gakokebo diharapkan menjadi fasilitas penunjang bagi siswa, khususnya dalam memenuhi kebutuhan tempat tinggal selama menempuh pendidikan. Keberadaan asrama juga diharapkan mendukung proses pembinaan karakter, kedisiplinan, dan pengembangan potensi generasi muda Meepago.
Pemerintah Kabupaten Deiyai berharap pembangunan tersebut dapat diselesaikan sesuai tahapan dan target waktu yang telah ditetapkan. Dengan demikian, fasilitas asrama dapat segera dimanfaatkan untuk menunjang kegiatan pendidikan serta memberikan kenyamanan bagi para siswa.
Melalui pembangunan infrastruktur pendidikan yang berkelanjutan, pemerintah daerah berupaya memperkuat dukungan terhadap dunia pendidikan di Deiyai. Sinergi antara pemerintah, pihak sekolah, kontraktor, dan masyarakat diharapkan menjadi bagian penting dalam mewujudkan fasilitas pendidikan yang layak dan bermanfaat bagi generasi muda. (SK)







