Menu ✖

Mode Gelap
Komite IV DPD RI Evaluasi Realisasi TKD dan Dana Otsus di Papua Papua di Ambang Pintu Neraka atau Surga: Refleksi Kemanusiaan atas Konflik dan Perdamaian Isu Reshuffle Kabinet, Natalius Pigai: Saya Tak Pernah Bermimpi Jadi Menteri TNI AD dan DPD RI Turun Tangan Atasi Masalah Infrastruktur Daerah Komite IV DPD RI Rampungkan Uji Kelayakan 23 Calon Anggota BPK RI DPD RI Dorong Diplomasi Parlemen Perkuat Kepentingan Daerah di ASEAN

Headline

OTK Bersenjata Parang dan Pisau Serang Pasutri di Paniai, Polisi Buru Pelaku

Etty Welerbadge-check


					OTK Bersenjata Parang dan Pisau Serang Pasutri di Paniai, Polisi Buru Pelaku Perbesar

PANIAI – Aksi penganiayaan oleh orang tak dikenal (OTK) bersenjatakan parang dan pisau menyasar pasangan suami istri di Kampung Aikai, Distrik Paniai Timur (Pantim), Kabupaten Paniai, Papua Tengah, Senin (5/10/2026).

Pasangan tersebut yakni Abdul Hamirulah (41) dan istrinya, Firdausya (36). Keduanya mengalami luka setelah diserang menggunakan senjata tajam di sekitar kios milik mereka.

IMG 20261005 WA0033

Kapolres Paniai AKBP Roycke H. F. Betaubun mengatakan, peristiwa tersebut bermula ketika anak pasangan suami istri itu sedang melayani pembeli di kios.

“Tiba-tiba dua orang pelaku mendatangi saksi dan melakukan pengancaman menggunakan senjata tajam,” kata AKBP Roycke kepada wartawan.

Mengetahui adanya ancaman tersebut, Abdul dan Firdausya kemudian keluar dari kios untuk memastikan kondisi anak mereka. Namun, keduanya justru diserang oleh para pelaku.

“Pelaku langsung menyerang kedua korban. Abdul Hamirulah diserang menggunakan parang hingga mengalami luka bacok di bagian punggung belakang sebelah kiri atas. Sementara Firdausya diserang menggunakan pisau,” jelasnya.

Melihat aksi tersebut, saksi dan kedua korban berteriak meminta pertolongan. Teriakan itu membuat warga sekitar berdatangan ke lokasi. Saat warga mulai ramai, kedua pelaku langsung melarikan diri.

IMG 20261005 WA0034

Akibat serangan tersebut, Abdul mengalami luka bacok pada punggung belakang sebelah kiri atas sepanjang sekitar 10 sentimeter serta luka sayatan di pergelangan tangan kiri. Sementara Firdausya mengalami luka bacok pada lengan kanan bagian atas sepanjang sekitar 7 sentimeter.

“Kedua korban sudah mendapatkan pertolongan medis, yang dibantu dari rekan-rekan TNI Pos Satgas Pamtas Kewilayahan 405/RK, yang dekat dari lokasi kejadian,” ujarnya.

Usai menerima laporan, personel Polres Paniai langsung mendatangi lokasi kejadian dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Polisi juga mengamankan rekaman CCTV serta meminta keterangan dari sejumlah saksi.

“Tim Reskrim masih mendalami identitas dan motif para pelaku. Kami juga terus melakukan penyelidikan untuk mengetahui keberadaan mereka,” jelas Roycke.

Roycke menegaskan, kepolisian akan terus memburu para pelaku dan memastikan kasus tersebut diproses sesuai hukum yang berlaku.

“Kami tidak akan tinggal diam. Setiap tindakan kekerasan yang meresahkan dan membahayakan masyarakat akan kami tindak sesuai hukum,” tegasnya.

Kapolres mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak melakukan tindakan main hakim sendiri. Warga juga diminta segera memberikan informasi kepada kepolisian apabila mengetahui identitas maupun keberadaan para pelaku. (MB)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Festival Budaya Mimika Hidupkan Kembali Warisan Amungme-Kamoro

5 Oktober 2026 - 13:10 WIB

IMG 20261005 WA0038

Uskup Hilarion Ajak Umat Katolik di Fakfak Jaga Lingkungan dan Hindari Pembakaran Sembarangan

5 Oktober 2026 - 13:05 WIB

IMG 20261005 WA0035

Sopir Kadis Dukcapil Dogiyai Dibacok OTK, Polisi Kejar Pelaku

5 Oktober 2026 - 12:53 WIB

IMG 20261005 WA0030

HUT ke-81 TNI, Dandim Mimika Tekankan Disiplin, Netralitas dan Kepedulian

5 Oktober 2026 - 12:14 WIB

IMG 20261005 WA0029

Bupati Deiyai Tegaskan Tenaga Kontrak yang Malas Akan Dicoret

5 Oktober 2026 - 12:08 WIB

IMG 20261005 WA0028
Trending di Headline