Menu

Mode Gelap
Sengketa PAW DPR Papua Tengah, Simon Gobai Resmi Tunjuk Yakehu sebagai Kuasa Hukum Natal di Tengah Luka Bangsa: Refleksi dari Sumatera hingga Papua Kepsek SD Inpres Nabarua Sampaikan Terima Kasih, 159 Siswa Terima PIP Usulan Senator Wilhelmus Pigai Sinergi Membangun SDM: Wilhelmus Pigai Dukung Penuh Program Pendidikan Gratis Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa: 2026 Adalah Tahun Lompatan Besar bagi Pendidikan Gratis di Papua Tengah Pesta Kembang Api Spektakuler di Pantai Nabire, Masyarakat: Terima Kasih Gubernur Meki Nawipa

Headline

Prosesi Adat Patah Panah dan Belah Kayu Akhiri Konflik Dua Kubu di Kwamki Narama

Etty Welerbadge-check


					Prosesi Adat Patah Panah dan Belah Kayu Akhiri Konflik Dua Kubu di Kwamki Narama Perbesar

TIMIKA – Konflik keluarga antara dua kubu, Newegalen dan kelompok Dang, di Distrik Kwamki Narama, Kabupaten Mimika, resmi berakhir. Perdamaian tersebut ditandai melalui prosesi adat patah panah dan belah kayu yang digelar pada Senin (12/01/2026).

Prosesi adat ini dipimpin langsung oleh Bupati Mimika Johannes Rettob, didampingi Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong, Wakil Bupati Puncak Naftali Akawal, Plt. Sekretaris Daerah Kabupaten Puncak, Nenu Tambuni. Kegiatan tersebut disaksikan oleh Forkopimda Kabupaten Mimika dan Puncak, DPRP Papua Tengah, DPRK Mimika dan Puncak, MRP Provinsi Papua Tengah, Pemerintah Distrik Kwamki Narama, serta kedua kubu yang sebelumnya bertikai,  serta masyarakat setempat.

Sebelum prosesi utama dilakukan, kedua belah pihak terlebih dahulu membangun gapura dari bambu yang diikat menggunakan rotan sebagai simbol rekonsiliasi. Rangkaian adat kemudian dilanjutkan dengan ritual memanah anak babi dan berjabat tangan sebagai tanda berakhirnya pertikaian. Selain prosesi adat, kedua pihak juga menandatangani kesepakatan damai yang sebelumnya telah disusun di Rumah Jabatan Bupati Mimika beberapa waktu lalu.

Bupati Mimika Johannes Rettob dalam sambutannya menyampaikan bahwa prosesi adat patah panah merupakan simbol kuat berakhirnya konflik dan menjadi bukti komitmen untuk hidup damai, tidak hanya di Mimika, tetapi juga di seluruh Tanah Papua.

“Prosesi ini menjadi contoh bagi kita semua bahwa perdamaian harus dikedepankan. Mari kita hidup rukun sebagai satu keluarga,” ujar Johannes Rettob.

Ia juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam upaya perdamaian tersebut.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang hari ini telah berdamai. Tidak ada lagi perang, mari kita selesaikan setiap persoalan dengan damai dan hati yang tulus,” katanya.

Sementara itu, Plt Sekda Kabupaten Puncak Nenu Tambuni menegaskan bahwa kesepakatan damai yang disahkan melalui adat patah panah dan belah kayu bersifat mengikat.

“Jika di kemudian hari terjadi pelanggaran, maka akan berurusan dengan aparat keamanan. Kesepakatan ini sudah jelas dan telah ditandatangani bersama,” tegasnya.

Kapolres Mimika bersama Dandim 1710/Mimika juga menegaskan komitmen aparat keamanan untuk menjaga situasi tetap kondusif dan berharap tidak ada lagi konflik serupa di masa mendatang.
Prosesi adat perdamaian ini berlangsung dengan pengamanan ketat dari unsur TNI dan Polri guna memastikan kegiatan berjalan aman dan tertib. (IT)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Usai Proses Perdamaian di Kwamki Narama, Polisi Terpaksa Bubarkan dan Lakukan Pengejaran Terhadap Oknum Penyebab Kericuhan 

13 Januari 2026 - 02:39 WIB

Img 20260113 wa0017

Sengketa PAW DPR Papua Tengah, Simon Gobai Resmi Tunjuk Yakehu sebagai Kuasa Hukum

12 Januari 2026 - 08:32 WIB

166img 20260112 145055

Warga Pesisir Pantai dan Sungai Maro Diminta Waspada Banjir Rob

11 Januari 2026 - 11:44 WIB

Img 20260111 wa0002

Besok Proses Perdamaian, Pemerintah Puncak Himbau Warganya Untuk Kembali ke Kampung Halaman 

11 Januari 2026 - 09:38 WIB

Img 20260111 wa0001

Pelaku Utama Penikaman di Wisma Cenderawasih KM 10 Dibekuk Polisi

11 Januari 2026 - 09:33 WIB

Screenshot 20260111 183203 chrome
Trending di Headline