Menu

Mode Gelap
Natalius Pigai Serukan Model Demokrasi Tanpa Sekat: Pelajaran dari Papua untuk Indonesia Batas Aktivasi Rekening PIP 2025 Resmi Diperpanjang hingga 13 Maret 2026 Komite III DPD RI Apresiasi Program Kemenkes, OAP Papua Diprioritaskan Jadi Tenaga Medis OPINI : Saat Vatikan Menjaga Jarak, Indonesia Memasuki Arena Natalius Pigai: Komnas HAM Akan Bekerja Seperti KPK, Boleh Bentuk Unit Penyidikan HAM Wilhelmus Pigai Fasilitasi Nobar Refleksi 1 Tahun Kepemimpinan Papua Tengah, Libatkan Siswa dan Mahasiswa

Headline

Turnamen Tenis Meja Bupati Cup 2024 Resmi Dibuka 

Etty Welerbadge-check


					Turnamen Tenis Meja Bupati Cup 2024 Resmi Dibuka  Perbesar

TIMIKA – Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Mimika menggelar turnamen kejuaraan Tenis meja Bupati Cup tahun 2024 tingkat SD yang berlangsung di GOR Futsal SP2, Senin (16/12/2024).

Hadir dalam pembukaan kejuaraan tenis meja tersebut, Staf Ahli Gudang Politik Hukum dan Pemerintahan Septinus Timang, Plt. Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan Pemuda dan Olahraga, Elisabet Cenawatin, wasit, panitia, dan peserta.

Staf Ahli Bidang Politik, Ekonomi, dan Pemerintahan, Septinus Timang, mengatakan, pengembangan olahraga tenis meja di Indonesia hinga ke Papua memiliki sejarah panjang, yang pertama kali dikenal di masa kolonial Belanda walaupun tidak sepopuler olahraga sepak bola, dan bola voli.

Namun, olahraga ini baru diperkenalkan secara luas kepada masyarakat Indonesia pada PON pertama tahun 1948 di Surakarta hingga saat ini terus dipertandingan ditingkat daerah hingga tingkat nasional.

“Di Papua, tenis meja belum sepopuler sepak bola atau voli, tetapi olahraga ini sangat bermanfaat bagi kesehatan, seperti membakar kalori dan menjaga kebugaran tubuh,” ujar Septinus dalam pembukaan kejuaraan tenis meja yang digelar di Gor Futsal di SP2, Senin (16/12/2024)

Untuk Kabupaten Mimika sendiri menyelenggarakan kejuaraan tingkat anak untuk mencari bibit-bibit petenis meja. Kejuaraan ini, yang semula direncanakan berlangsung pada Oktober, harus ditunda hingga Desember karena gedung yang digunakan menjadi lokasi pleno KPU.

Meski begitu, Septinus menekankan pentingnya konsistensi dalam penyelenggaraan kejuaraan untuk mendorong perkembangan tenis meja di Papua.

“Ke depan, kami ingin lebih sering mengadakan kejuaraan, minimal tiga bulan sekali seperti di tingkat nasional. Dengan begitu, semangat adik-adik untuk berlatih dan bersaing bisa terus terjaga. Harapannya, kita dapat melahirkan atlet-atlet berbakat yang bisa berkompetisi di tingkat nasional,” jelasnya.

Ia juga memberikan motivasi kepada para peserta, khususnya generasi muda, untuk menjaga sportivitas dan semangat kompetisi.

“Kepada yang kalah, jangan menangis. Tetap semangat, karena masih ada kesempatan untuk bertanding lagi. Kami juga akan mendorong anak-anak berprestasi untuk mendapat pelatihan lebih intensif di luar daerah,” tambah Septinus. (Mercy)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pemuda Katolik Komcab Paniai Gelar Diskusi dan Konsolidasi Menuju Rakercab I

10 Maret 2026 - 15:00 WIB

IMG 20260310 WA0258

Loka POM Intensifkan Pengawasan Pangan di Mimika Jelang Idulfitri

10 Maret 2026 - 14:44 WIB

IMG 20260310 WA0091

Modal Kemenangan Telak, Persipani Paniai Siap Hadang Juara Bertahan

10 Maret 2026 - 14:30 WIB

IMG 20260310 WA0262

Wagub Papua Tengah Pimpin Rakor Lintas Sektoral Operasi “Ketupat Noken” 2026 di Nabire

10 Maret 2026 - 14:25 WIB

IMG 20260310 WA0082

Pemda Dogiyai Bentuk Tim Harmonisasi Konflik Kapiraya, Dua Pesawat Dikirim Verifikasi Batas Adat

10 Maret 2026 - 14:13 WIB

IMG 20260310 WA0228
Trending di Headline