Menu

Mode Gelap
Natalius Pigai Serukan Model Demokrasi Tanpa Sekat: Pelajaran dari Papua untuk Indonesia Batas Aktivasi Rekening PIP 2025 Resmi Diperpanjang hingga 13 Maret 2026 Komite III DPD RI Apresiasi Program Kemenkes, OAP Papua Diprioritaskan Jadi Tenaga Medis OPINI : Saat Vatikan Menjaga Jarak, Indonesia Memasuki Arena Natalius Pigai: Komnas HAM Akan Bekerja Seperti KPK, Boleh Bentuk Unit Penyidikan HAM Wilhelmus Pigai Fasilitasi Nobar Refleksi 1 Tahun Kepemimpinan Papua Tengah, Libatkan Siswa dan Mahasiswa

Headline

Data Kematian Ibu Hamil di Papua Tengah Tahun 2022 dan Penyebabnya

Etty Welerbadge-check


					Data Kematian Ibu Hamil di Papua Tengah Tahun 2022 dan Penyebabnya Perbesar

TIMIKA – Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana Provinsi Papua Tengah, dr. Silwanus Sumule, Sp.OG (K), MH, Kes, menyampaikan data terkait kasus kematian ibu hamil dan bayi di wilayah tersebut selama tahun 2022.

Berdasarkan data yang diperoleh dari Provinsi Papua Induk, pada tahun 2022 tercatat sebanyak 12 kasus kematian ibu hamil, 40 kasus bayi lahir mati, 42 kasus kematian neonatus, 8 kasus kematian bayi, dan 4 kasus kematian balita.

“Kami mengakui bahwa sistem data kami masih belum sempurna, tetapi secara bertahap kami akan terus memperbaikinya,” ujar dr. Silwanus di sela-sela sosialisasi ANC Terintegrasi di Swiss Belinn Hotel, Rabu (20/11/2024).

Untuk data tahun 2023 dan 2024, rencananya akan dirilis pada Februari atau Maret 2025 Dr. Silwanus menjelaskan, penyebab utama dari 12 kasus kematian ibu hamil adalah infeksi, perdarahan, dan keracunan selama kehamilan. Sementara itu, kasus bayi lahir mati (bayi meninggal dalam kandungan sebelum dilahirkan) disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk infeksi pada ibu.

“Di Provinsi Papua Tengah, penyebab utama kematian ini adalah malaria dan infeksi lain yang diderita oleh ibu, seperti HIV. Kondisi ini sangat berisiko bagi bayi dalam kandungan dan dapat menyebabkan kematian,” jelasnya.

Kasus-kasus ini menunjukkan tantangan besar dalam pelayanan kesehatan ibu dan anak di Papua Tengah. Pemerintah daerah berkomitmen untuk meningkatkan sistem pencatatan data serta layanan kesehatan guna menekan angka kematian ibu dan bayi di masa depan. (Mercy)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Penembakan Terjadi di Area Grasberg PT Freeport, Polisi Masih Dalami Pelaku

12 Maret 2026 - 15:03 WIB

IMG 20260312 WA0227

Kapolda Papua Tengah Minta Pedagang Tidak Naikkan Harga Bahan Pokok Jelang Ramadhan

12 Maret 2026 - 14:59 WIB

IMG 20260312 WA0227

Pemkab Mimika Bentuk Tim Khusus Penilaian Kinerja 133 Kepala Kampung

12 Maret 2026 - 12:11 WIB

IMG 20260312 WA0165

Sikapi Gangguan Kamtibmas, Polres Mimika Tingkatkan KRYD

12 Maret 2026 - 10:51 WIB

IMG 20260312 WA0024

250 Personel Gabungan Dilibatkan Dalam Operasi Ketupat Noken

12 Maret 2026 - 10:45 WIB

IMG 20260312 WA0024
Trending di Headline