Menu

Mode Gelap
Natalius Pigai Serukan Model Demokrasi Tanpa Sekat: Pelajaran dari Papua untuk Indonesia Batas Aktivasi Rekening PIP 2025 Resmi Diperpanjang hingga 13 Maret 2026 Komite III DPD RI Apresiasi Program Kemenkes, OAP Papua Diprioritaskan Jadi Tenaga Medis OPINI : Saat Vatikan Menjaga Jarak, Indonesia Memasuki Arena Natalius Pigai: Komnas HAM Akan Bekerja Seperti KPK, Boleh Bentuk Unit Penyidikan HAM Wilhelmus Pigai Fasilitasi Nobar Refleksi 1 Tahun Kepemimpinan Papua Tengah, Libatkan Siswa dan Mahasiswa

Headline

Elias Wanmang: Pilkada Mimika 2024 Berbeda Dari Pilkada Sebelumnya

Etty Welerbadge-check


					Elias Wanmang: Pilkada Mimika 2024 Berbeda Dari Pilkada Sebelumnya Perbesar

TIMIKA – Pilkada Mimika 2024 bagi seorang tokoh Amungme Elias Wanmang berbeda dari momentum yang sama tahun-tahun sebelumnya. Pilkada kali ini lebih mudah menentukan pilihan.

Elias Wanmang menyaksikan dalam berbagai kesempatan kelompok warga berduyun-duyun secara sukarela menyatakan dukungan kepada Johannes Rettob – Emanuel Kemong (JOEL).

Menurut Elias, inisiatif warga memberikan dukungan tidak lain karena kualitas figur dan rekam jejak paslon nomor urut 1 itu. Warga tidak lagi bimbang tentukan pilihan.

Politik (Pilkada) 2024 ini beda dengan 5 tahun yang lalu. Saya jujur kasih tahu. Masyarakat yang kejar JOEL. Karena apa, latar belakangnya jelas,” kata Elias ketika menyambut John-Emanuel di Jalan Baru, Timika, Sabtu (12/10).

Masyarakat berharap ada perubahan nyata dari kondisi mereka saat ini. Karena itu, Elias menyebut harapan masyarakat hanya bisa terjawab dengan komitmen visi dan misi JOEL yakni membangun dari kampung ke kota.

“Perubahan lebih cepat lebih baik. Hanya JOEL yang memahami dan mampu melakukan semua ini,” ujarnya.

Ia mengatakan, masyarakat tidak perlu ragu memilih John-Emanuel yang memang telah terbukti bekerja. Visi misi mereka bukanlah janji, tetapi sebuah rancangan yang memang harus dikerjakan.

Di samping itu, John Rettob adalah seorang birokrat berpengalaman. Jejak pengabdian John tak dapat dilupakan masyarakat Mimika.

“John Rettob tahu dan paham aturan birokrasi. Kerjanya sudah terbukti. 10 tahun lalu kita belum melihat ada lapangan terbang di pedalaman dan pesisir, dan bandara Timika yang megah sekarang ini,” ungkap Elias.

Sementara Emanuel Kemong, disebut punya jasa besar bagi Amungme dan Kamoro serta lima suku kerabatnya. Banyak masyarakat tujuh suku merasakan kemajuan ketika Emanuel di LPMAK.

Manusia yang memanusiakan manusia hanya ada di Emanuel Kemong. Selain itu tidak ada,” ucapnya. (Tim)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Konflik Timur Tengah, Keberangkatan Umroh Sementara Dipending

13 Maret 2026 - 13:54 WIB

IMG 20260313 WA0010

Penulis Buku Kontekstual Papua: Pembelajaran Harus Dekat dengan Kehidupan Siswa

13 Maret 2026 - 11:28 WIB

IMG 20260313 WA0224

John NR Gobai: Prioritaskan Anak Asli Papua dalam Jabatan Strategis, Wujudkan Pembangunan Berbasis Lokal Sesuai Amanat PP 106/2021

13 Maret 2026 - 11:24 WIB

IMG 20260313 WA0223

Pemprov Papua Tengah Lanjutkan Program Sekolah Gratis, Fokus Dorong Anak Papua Tetap Bersekolah

13 Maret 2026 - 11:19 WIB

IMG 20260313 WA0185

Pemprov Papua Tengah Sosialisasikan Buku Pembelajaran Kontekstual di SMA Negeri Meepago Nabire

13 Maret 2026 - 11:07 WIB

IMG 20260313 WA0183
Trending di Headline