TIMIKA – Penjabat (Pj) Bupati Mimika, Valentinus Sudarjanto Sumito memastikan pekan depan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika akan melaunching kegiatan belajar mengajar, yang dipusatkan di Sekolah berpola asrama Sentra Pendidikan, dengan menerapkan pola pendidikan baru.
“Saya mau ke Sentra Pendidikan, nantinya mau kumpulkan Guru karena minggu depan kita akan launching,” kata Valentinus.
Ia menjelaskan, Pemkab Mimika ingin melakukan perubahan besar bersama Prof. Yohanes Surya terhadap sistem pendidikan di Mimika yang selama ini tidak berjalan baik.
Sentra Pendidikan diproyeksikan menjadi pilot project bagi Pendidikan di Mimika dan secara luas Papua, yang akan dimulai dari Sentra Pendidikan yang selama ini sistem pendidikannya tidak berjalan dengan baik.
“Karena kita ingin melakukan perubahan, kita mulai ada pelatihan yang dilakukan oleh prof. Yohanes Suryo selama 20 hari. Saya mau teman-teman mengikuti apa kondisi anak-anak kita sekarang dan bagaimana kondisi anak-anak ini setelah 20 hari nanti,” jelas Valentinus.
Dia mengakui saat melakukan kunjungan ke sentra pendidikan didampingi oleh ketua TP PKK Kabupaten Mimika ia mendapati bahwa ada siswa di tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) belum bisa menghitung.
Sangat miris sekali melihat sistem pendidikan yang tidak berjalan dengan baik di Mimika padahal hampir setiap tahun Pemkab Mimika melalui dinas pendidikan menganggarkan biaya pengelolaan sentra pendidikan namun kenyataannya tidak sesuai dengan harapan.
“Sebenarnya di level SMP seperti itu sudah bisa membaca dan menghitung, makanya kita lakukan percepatan dengan metode supaya mereka bisa setara dengan yang lain,” ungkapnya.
Ia berharap, dengan adanya program belajar anak-anak Papua mendapatkan kesempatan untuk belajar.
“Tidak ada anak-anak yang bodoh, hanya mereka tidak mendapat kesempatan saja, maka itu kita berikan kesempatan sebesar-besarnya,” harap Valentinus. (Mercy)






