Menu

Mode Gelap
Natalius Pigai Serukan Model Demokrasi Tanpa Sekat: Pelajaran dari Papua untuk Indonesia Batas Aktivasi Rekening PIP 2025 Resmi Diperpanjang hingga 13 Maret 2026 Komite III DPD RI Apresiasi Program Kemenkes, OAP Papua Diprioritaskan Jadi Tenaga Medis OPINI : Saat Vatikan Menjaga Jarak, Indonesia Memasuki Arena Natalius Pigai: Komnas HAM Akan Bekerja Seperti KPK, Boleh Bentuk Unit Penyidikan HAM Wilhelmus Pigai Fasilitasi Nobar Refleksi 1 Tahun Kepemimpinan Papua Tengah, Libatkan Siswa dan Mahasiswa

Headline

Fokus Membangun dan Ciptakan Pemilukada Damai di Tanah Papua, Masyarakat Diharapkan Tidak Terhasut Isu Provokatif

Etty Welerbadge-check


					Fokus Membangun dan Ciptakan Pemilukada Damai di Tanah Papua, Masyarakat Diharapkan Tidak Terhasut Isu Provokatif Perbesar

TIMIKA – Percepatan pembangunan untuk masyarakat di wilayah Papua, merupakan agenda bersama dari Pemda, Para Pemangku kepentingan, Para Tokoh, Aparat Keamanan TNI Polri dan semua elemen masyarakat di Tanah Papua.

Hal ini seiring semakin kuatnya semangat untuk menciptakan Pemilukada yang aman, damai dan lancar terus digelorakan oleh semua pihak.

Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XVII/Cenderawasih Letkol Inf Candra Kurniawan, S.E.,M.M saat dikonfirmasi, Sabtu (29/6) menyampaikan bahwa menjelang Pemilukada tahun 2024 masih saja ada isu-isu provokatif yang sengaja disebar oleh OPM, untuk menimbulkan suasana yang tidak kondusif diantaranya ajakan dari OPM untuk mengikuti aksi Proklamasi Kemerdekaan West Papua 1 Juli 2024.

“Isu-isu dan ajakan-ajakan OPM itu saat ini beredar melalui selebaran-selebaran, bahkan di Media Sosial (Medsos) dengan tujuan mengganggu jalannya Pembangunan, termasuk merusak deklarasi Pemilukada Damai yang makin masif disuarakan oleh semua lapisan masyarakat di Tanah Papua,” tegas Kapendam.

Diharapkan masyarakat tetap tenang dan tetap beraktivitas. Tidak terpengaruh oleh ajakan aksi provokatif dari OPM, karena pada dasarnya OPM menginginkan situasi tidak kondusif, pembangunan tidak jalan yang akhirnya masyarakat menderita menjadi korbannya. (EWR)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Konflik Timur Tengah, Keberangkatan Umroh Sementara Dipending

13 Maret 2026 - 13:54 WIB

IMG 20260313 WA0010

Penulis Buku Kontekstual Papua: Pembelajaran Harus Dekat dengan Kehidupan Siswa

13 Maret 2026 - 11:28 WIB

IMG 20260313 WA0224

John NR Gobai: Prioritaskan Anak Asli Papua dalam Jabatan Strategis, Wujudkan Pembangunan Berbasis Lokal Sesuai Amanat PP 106/2021

13 Maret 2026 - 11:24 WIB

IMG 20260313 WA0223

Pemprov Papua Tengah Lanjutkan Program Sekolah Gratis, Fokus Dorong Anak Papua Tetap Bersekolah

13 Maret 2026 - 11:19 WIB

IMG 20260313 WA0185

Pemprov Papua Tengah Sosialisasikan Buku Pembelajaran Kontekstual di SMA Negeri Meepago Nabire

13 Maret 2026 - 11:07 WIB

IMG 20260313 WA0183
Trending di Headline