Menu ✖

Mode Gelap
Empat Pejabat Tinggi Negara Turun ke Nabire, Tertibkan Tambang Emas Ilegal Natalius Pigai: Keberhasilan Pembangunan HAM Harus Dirasakan Langsung oleh Rakyat Meki–Deinas: Ketika Langit dan Gunung Bertemu Pastor Berusia 36 Tahun Ditemukan Meninggal di Kolam Renang Kuala Kencana Sempat Viral Pimpin Upacara Hardiknas, Deki Degei Berterima Kasih kepada Gubernur Papua Tengah Papua Tengah Terang untuk Sugapa, Listrik Gratis 24 Jam Ditargetkan Mulai Desember 2026

Headline

Pentingnya Kesadaran Bela Negara, Kesbangpol Gelar FGD

Etty Welerbadge-check


					Pentingnya Kesadaran Bela Negara, Kesbangpol Gelar FGD Perbesar

TIMIKA – Badan Kesatuan kebangsaan dan politik (Kesbangpol) Kabupaten Mimika menggelar Focus Group Discussion (FGD) untuk menegaskan pentingnya kesadaran bela negara.

Kegiatan yang dibuka oleh Bupati Mimika yang diwakili oleh Asisten III Setda Mimika Evert Lucas Hindom ini berlangsung di Hotel Horison Diana, Jumat (24/10/2025) dengan menghadirkan narasumber dari Direktorat Bina Ideologi Karakter dan Wawasan Kebangsaan Dirjen Polpum.

Tujuan kegiatan tersebut adalah memberikan pemahaman terkait melindungi segenap bangsa, melestarikan budaya, menjalankan nilai Pancasila dan UUD 1945 dan mewujudkan cita-cita bangsa untuk menjadi negara yang berdaulat dan makmur.

Mewakili Bupati Mimika Evert Hindom dalam sambutan menyampaikan bahwa konsepsi dasar bela negara bermula dari rasa cinta tanah air, yaitu perasaan yang timbul dari hati dan jiwa seseorang sehingga menumbuhkan kepedulian, kebanggaan, serta kesetiaan kepada bangsa dan tanah air.

Bela negara merupakan tekad, sikap, perilaku, dan tindakan warga negara, baik secara individu maupun kolektif, dalam menjaga kedaulatan negara, keutuhan wilayah dan keselamatan bangsa.

Disampaikannya juga bahwa sebagai aparatur negara, ASN diharapkan memiliki jiwa dan sikap bela negara serta cinta tanah air, yang diwujudkan melalui pelaksanaan tugas dan pengabdian secara profesional dan penuh tanggung jawab.

“Dalam menjalankan tugas, ASN juga perlu menjunjung tinggi kearifan lokal, sebagai bentuk penerapan wawasan nusantara yang menghormati keragaman budaya dan nilai-nilai daerah,” kata Evert.

Selain itu sebagai pejabat pengawas, ASN juga harus mampu menjadi contoh dan panutan bagi bawahannya serta memantau penerapan nilai-nilai pancasila, UUD 1945, dan wawasan kebangsaan di lingkungan kerja masing-masing. (IT)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Tekan Stunting, TP-PKK Mimika Siapkan Satu Orang Tua Asuh untuk Setiap Anak

25 Oktober 2026 - 14:55 WIB

IMG 20261025 WA0029

Tokoh Pemuda Kapiraya Desak PUPR Mimika Akomodasi Aspirasi Warga dalam Master Plan, Melkianus: Manfaatkan SDA dan SDM Lokal Dalam Pembangunan Kota 

25 Oktober 2026 - 14:46 WIB

20261022

PUPR Mimika Matangkan Rencana Kota Baru Potowaiburu, Buka Akses dan Pacu Ekonomi Pesisir

25 Oktober 2026 - 14:25 WIB

IMG 20261025 232521

IPMANAPANDODE Bekali 45 Anggota Baru Lewat Seminar dan Orientasi 

25 Oktober 2026 - 13:45 WIB

IMG 20261025 WA0022

Rencana Pencurian Berujung Kekerasan Seksual, Polisi Berhasil Tangkap Pelakunya

25 Oktober 2026 - 13:41 WIB

IMG 20261025 WA0018
Trending di Hukrim