Menu ✖

Mode Gelap
Wilhelmus Pigai Dorong Penguatan Hak Politik Orang Asli Papua melalui Kajian Regulasi Gubernur Meki Nawipa Tinjau Tambang Bawah Tanah Freeport, Pelajari Teknologi dan Operasional Pertambangan Empat Pejabat Tinggi Negara Turun ke Nabire, Tertibkan Tambang Emas Ilegal Natalius Pigai: Keberhasilan Pembangunan HAM Harus Dirasakan Langsung oleh Rakyat Meki–Deinas: Ketika Langit dan Gunung Bertemu Pastor Berusia 36 Tahun Ditemukan Meninggal di Kolam Renang Kuala Kencana

Headline

DPD RI Dorong Penyelesaian Damai Konflik di Papua: Hentikan Pendekatan Militeristik & Perkuat Perlindungan HAM

adminbadge-check


					DPD RI Dorong Penyelesaian Damai Konflik di Papua: Hentikan Pendekatan Militeristik & Perkuat Perlindungan HAM Perbesar

JAKARTA – Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) kembali menegaskan komitmennya dalam mengawal penyelesaian konflik di Papua secara damai dan berkeadilan. Hal ini disampaikan usai DPD RI menerima audiensi dari Amnesty International Indonesia dan perwakilan masyarakat Papua yang mengadukan diduga pelanggaran hak asasi manusia (HAM) yang berlangsung di sejumlah wilayah di Papua.

Audiensi berlangsung di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (9/2/2026), dipimpin oleh Wakil Ketua DPD RI, Yorrys Raweyai, bersama anggota DPD lainnya seperti Filep Wamafma dan sejumlah senator yang mewakili wilayah Papua. Dalam pertemuan itu, Amnesty International menyampaikan laporan terkait pelanggaran HAM yang terjadi di beberapa daerah seperti Nduga, Lanny Jaya, Yahukimo, dan Intan Jaya.

DPD RI Minta Pemerintah Ubah Pendekatan Konflik

Menanggapi aduan tersebut, DPD RI mengeluarkan sejumlah rekomendasi kebijakan kuat kepada Pemerintah Pusat. Rekomendasi utama meliputi penghentian pendekatan militeristik dalam menangani konflik bersenjata di Papua serta penarikan pasukan non-organik TNI guna mencegah eskalasi konflik dan melindungi keselamatan warga sipil.

“DPD RI memandang penyelesaian konflik di Papua tidak bisa hanya mengandalkan pendekatan keamanan semata,” ujar Yorrys Raweyai dalam pernyataannya. Ia menekankan pentingnya dialog, perlindungan HAM, serta kebijakan pembangunan yang berpihak pada masyarakat Papua untuk menciptakan perdamaian yang berkelanjutan.

DPD juga meminta aparat keamanan, baik TNI maupun Polri, untuk menggunakan langkah yang terukur dan proporsional untuk meminimalkan jatuhnya korban dan mengurangi trauma pada masyarakat setempat.

Isu HAM & Krisis Kemanusiaan di Tengah Konflik

Dalam audiensi itu, salah satu isu yang diangkat adalah Tragedi Gearek 2025, sebuah insiden yang melibatkan operasi udara militer di kawasan Papua yang menewaskan seorang anak dan memaksa ratusan warga mengungsi. Yorrys menyatakan bahwa kekerasan di Papua adalah kenyataan yang terjadi, namun ia mengungkapkan kesulitan membawa isu tersebut ke forum nasional karena tekanan tertentu.

Amnesty International, lewat Direktur Eksekutif Usman Hamid, juga menyerukan agar proses hukum menangani dugaan pelanggaran HAM dilakukan secara terbuka, transparan, dan independen. Organisasi HAM ini menyoroti peningkatan kehadiran militer tanpa keputusan politik yang jelas dan menekankan pentingnya dialog dalam penyelesaian masalah.

Poin-Poin Rekomendasi DPD RI

Beberapa rekomendasi penting yang disampaikan DPD RI kepada pemerintah antara lain:

  • Penghentian konflik bersenjata dan pendekatan militeristik serta penarikan pasukan non-organik.

  • Penanganan pengungsi internal secara komprehensif dan prioritas pada pemulihan fasilitas layanan publik.

  • Hentikan Proyek Strategis Nasional (PSN) yang dinilai kurang berpihak pada kesejahteraan lokal.

  • Penguatan perlindungan hak masyarakat adat Papua sesuai UU Otonomi Khusus.

  • Pembentukan Komisi HAM dan Pengadilan HAM yang berkedudukan di Papua untuk menyelidiki dugaan pelanggaran hukum dan HAM.

DPD RI menegaskan bahwa langkah-langkah tersebut diperlukan demi terciptanya penyelesaian konflik Papua yang damai, adil, serta menghormati martabat manusia dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Wilhelmus Pigai Dorong Penguatan Hak Politik Orang Asli Papua melalui Kajian Regulasi

26 Oktober 2026 - 13:41 WIB

IMG 20261026 WA0066

Bayi Laki-Laki Ditemukan Tak Bernyawa Dalam Kantong Plastik di Jalan Megantara Timika

26 Oktober 2026 - 13:09 WIB

IMG 20261026 WA0019

HUT ke-70 GKI di Tanah Papua, Jemaat Diajak Perkuat Kasih, Keadilan, dan Kedamaian di Mimika

26 Oktober 2026 - 12:53 WIB

IMG 20261026 214619

Gubernur Meki Nawipa Tinjau Tambang Bawah Tanah Freeport, Pelajari Teknologi dan Operasional Pertambangan

26 Oktober 2026 - 07:17 WIB

Gubernur dan rombongan melihat langsung proses pergerakan kendaraan di lapangan dari room kontrol

Tekan Stunting, TP-PKK Mimika Siapkan Satu Orang Tua Asuh untuk Setiap Anak

25 Oktober 2026 - 14:55 WIB

IMG 20261025 WA0029
Trending di Headline