JAKARTA – Pansus Kemanusiaan DPR Papua Tengah bersama anggota dewan dari Kabupaten Puncak, Intan Jaya, dan Deiyai, telah menemui pimpinan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI di Jakarta untuk menyerahkan aspirasi komprehensif terkait kondisi kemanusiaan di wilayah tersebut.
Pertemuan yang berlangsung di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (12/12/2025), diterima langsung oleh Wakil Ketua DPD RI, Yorrys Raweyai.
Ketua Pansus Kemanusiaan, Yohanes Kemong, menjelaskan bahwa delegasi tersebut membawa data, suara, dan harapan masyarakat dari Puncak, Intan Jaya, Dogiyai, serta wilayah lainnya.
“Kami membawa data, suara, dan harapan masyarakat dari Puncak, Intan Jaya, Dogiyai, serta wilayah lainnya. Situasi kemanusiaan di Papua Tengah bukan isu biasa, namun itu adalah panggilan kemanusiaan,” ujar Yohanes.
Seluruh dokumen, termasuk laporan situasi dan data penunjang, telah diserahkan secara resmi. Menurut Kemong, penyerahan aspirasi ini adalah tanggung jawab moral untuk memastikan suara rakyat sampai ke pemerintah pusat.
Senada dengan Kemong, Sekretaris Pansus, Anis Labene, menyoroti bahwa kondisi di lapangan tidak hanya berpusat pada persoalan keamanan, tetapi juga hilangnya akses terhadap layanan dasar masyarakat.
-
Pendidikan
-
Kesehatan
-
Ekonomi
-
Tempat tinggal
Labene menekankan bahwa permasalahan di Papua Tengah membutuhkan penanganan lintas sektor dan aspirasi ini telah disiapkan secara lengkap agar pemerintah pusat dapat mengambil langkah nyata dan terukur.
Wakil Ketua DPD RI, Yorrys Raweyai, menyampaikan apresiasinya terhadap kerja keras Pansus Kemanusiaan yang telah mengumpulkan data secara sistematis.
“Kami akan mendorong ke DPD RI maupun koordinasi bersama DPR RI, dan kementerian maupun lembaga terkait,” pungkas Yorrys, menegaskan dukungan lintas daerah dalam mendorong penyelesaian masalah kemanusiaan di wilayah pegunungan Papua Tengah.






