Menu

Mode Gelap
Sengketa PAW DPR Papua Tengah, Simon Gobai Resmi Tunjuk Yakehu sebagai Kuasa Hukum Natal di Tengah Luka Bangsa: Refleksi dari Sumatera hingga Papua Kepsek SD Inpres Nabarua Sampaikan Terima Kasih, 159 Siswa Terima PIP Usulan Senator Wilhelmus Pigai Sinergi Membangun SDM: Wilhelmus Pigai Dukung Penuh Program Pendidikan Gratis Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa: 2026 Adalah Tahun Lompatan Besar bagi Pendidikan Gratis di Papua Tengah Pesta Kembang Api Spektakuler di Pantai Nabire, Masyarakat: Terima Kasih Gubernur Meki Nawipa

News

Stop Pengalihan Isu! Senator Kambuaya Desak Presiden Prabowo Segera Audit Total Izin Perusak dan Fokus Bencana

adminbadge-check


					Stop Pengalihan Isu! Senator Kambuaya Desak Presiden Prabowo Segera Audit Total Izin Perusak dan Fokus Bencana Perbesar

Jakarta – Indonesia dihadapkan pada krisis kemanusiaan yang mendalam. Bencana banjir dan longsor di lintas provinsi Sumatera dan Aceh telah menelan korban jiwa mencapai angka tragis lebih dari ribuan orang, sementara wacana pemilihan kepala daerah (Pilkada) oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kembali mencuat di momentum HUT ke-61 Partai Golkar, Jumat (5/12/2025) malam.

Senator asal Provinsi Papua Barat Daya (PBD), Agustinus R. Kambuaya, S.IP., S.H., secara lantang meminta Presiden Prabowo Subianto untuk mengabaikan wacana politik tersebut dan memfokuskan energi negara sepenuhnya pada penanganan krisis.

Senator Kambuaya memperingatkan bahwa munculnya wacana politik 2029 di tengah masa duka ini merupakan upaya yang berbahaya, berpotensi mengalihkan perhatian dari akar masalah bencana.

“Wajib kita bertanya, mengapa isu politis ini dihembuskan di saat bencana sedang melanda negara kita. Apakah ini kontra isu dari isu kehancuran hutan, alam ekologi, dan lubang tambang yang menganga?” tegas Senator Kambuaya saat diwawancarai. Minggu, (07/12/2025).

Ia menegaskan, setelah jatuhnya ratusan korban, Presiden harus menganggap wacana Pilkada DPRD sebagai pengalih isu yang tidak memiliki urgensi. “Bapak Presiden jangan dulu berfokus kepada politik,” pesannya.

Sati ini ribuan korban jiwa adalah bukti nyata bahwa kawasan penyangga telah rusak akibat eksploitasi yang merusak.

“Kerusakan ini semua adalah akibat dari kawasan penyangga yang rusak. Ini bukan hanya bencana alam, tapi tragedi akibat izin yang merusak,” ungkapnya.

Senator Agustinus R. Kambuaya menuntut agar Presiden segera menjadikan reformasi ekologi sebagai agenda utama. Menurutnya Presiden harus segera melakukan audit total dan pencabutan izin Tambang Ilegal dan Perkebunan tak beraturan.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Speed Boat Alami Laka Laut, Seluruh Penumpang Berhasil Dievakuasi

13 Januari 2026 - 14:00 WIB

Img 20260113 wa0134

Pelajar SMA Negeri 1 Nabire Apresiasi Festival Media Se-Tanah Papua, Dinilai Jadi Pondasi Jurnalistik

13 Januari 2026 - 13:56 WIB

Img 20260113 wa0125

Festival Media Se-Tanah Papua Perdana 2026 di Nabire, Dihadiri Ratusan Wartawan dan Tokoh Pers 

13 Januari 2026 - 13:44 WIB

Img 20260113 wa0117

Ribuan Umat Kingmi Ikut Ibadah Peringati Hari Pekabaran Injil Masuk ke Pedalaman

13 Januari 2026 - 13:31 WIB

Img 20260113 wa0115

Berkas Perkara Tiga Tersangka Narkoba Dilimpahkan ke Kejaksaan

13 Januari 2026 - 13:27 WIB

Img 20260113 wa0111
Trending di Headline