Menu

Mode Gelap
Aksi APDESI di Monas Hari Ini: 2.155 Personel Gabungan Disiagakan, Polisi Imbau Jaga Ketertiban DPD RI Soroti Krisis Kesehatan Mental Perempuan dan Ancaman Digital Jakarta Stop Pengalihan Isu! Senator Kambuaya Desak Presiden Prabowo Segera Audit Total Izin Perusak dan Fokus Bencana Meningkatnya Kriminalitas: Akar Masalah dan Solusi Holistik (Ditinjau dari Sosiologi Hukum) Banjir Bandang Sumatera: Alarm Bencana Ekologis dan Slow Violence di Seluruh Indonesia Gubernur Meki Nawipa Kucurkan Lebih dari Rp 90 Miliar, Wujudkan Pendidikan Gratis di Papua Tengah

Headline

Plt. Sekda Nabire Buka Kegiatan Sekolah Lapang Gempabumi dan Tsunami 2025

Etty Welerbadge-check


					Plt. Sekda Nabire Buka Kegiatan Sekolah Lapang Gempabumi dan Tsunami 2025 Perbesar

NABIRE – Pemerintah Kabupaten Nabire memberikan apresiasi kepada Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang telah menyelenggarakan kegiatan Sekolah Lapang Gempabumi dan Tsunami (SLG) Tahun 2025, bertempat di Aula Kantor Bupati Nabire, Jumat (17/10/2025).

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Kabupaten Nabire, Yulianus Pasang, S.Pd., M.Pd., yang dalam sambutannya menyampaikan pentingnya kesiapsiagaan masyarakat menghadapi potensi bencana alam di wilayah Nabire.

 

“Kita menyadari bersama bahwa Kabupaten Nabire merupakan salah satu wilayah di Indonesia yang memiliki potensi kegempaan dan tsunami cukup tinggi. Oleh karena itu, kegiatan seperti ini menjadi sangat relevan dan strategis dalam meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat,” ujar Yulianus Pasang.

Ia menambahkan, kegiatan Sekolah Lapang Gempabumi dan Tsunami (SLG) yang dilaksanakan oleh BMKG ini menjadi wadah pembelajaran bagi masyarakat, aparat pemerintah, lembaga pendidikan, dan tokoh masyarakat untuk memahami langkah-langkah cepat, tepat, dan aman ketika bencana terjadi.

“Pemerintah Kabupaten Nabire menyambut baik serta memberikan apresiasi yang tinggi kepada BMKG atas inisiatif dan pelaksanaan kegiatan ini. Membangun masyarakat yang tangguh terhadap bencana tidak bisa dilakukan pemerintah semata, tetapi harus menjadi gerakan bersama yang melibatkan seluruh elemen masyarakat,” ungkapnya.

Img 20251018 wa0032

Plt. Sekda Nabire juga mengajak seluruh peserta untuk menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing, dengan menumbuhkan budaya sadar bencana sejak dini baik di keluarga, sekolah, maupun tempat kerja.

“Saya menghimbau kepada seluruh peserta agar mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh. Jadikan ilmu dan keterampilan yang diperoleh sebagai bekal dalam menjaga keselamatan diri, keluarga, dan masyarakat sekitar,” pesannya.

Dengan mengucap syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, Yulianus Pasang secara resmi membuka kegiatan Sekolah Lapang Gempabumi dan Tsunami (SLG) Tahun 2025.

Kegiatan SLG ini diselenggarakan oleh BMKG Stasiun Geofisika Nabire sebagai bagian dari upaya peningkatan kapasitas dan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi bencana gempabumi dan tsunami di wilayah Papua Tengah.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Stasiun Geofisika BMKG Nabire, Dr. Nelly Florida, S.Si., M.Si., para narasumber, pejabat daerah, serta perwakilan lembaga dan media lokal. (MB)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dilantik Jadi Ketua IK3M, Anton Welerubun Bersama Dua Raja Mengajak Warga Kei di Mimika Jaga Persatuan dan Nama Baik Leluhur 

8 Desember 2025 - 15:36 WIB

20251206 135728

Pemkab Mimika Kebut Penyusunan APBD 2026, OPD Diminta Percepat Rampungkan RKA

8 Desember 2025 - 14:20 WIB

20250923 103622

LBH Papua Tengah Desak Aparat Gelar Razia Senjata Tajam di Mimika Jelang Natal dan Tahun Baru

8 Desember 2025 - 14:04 WIB

Img 20251208 wa0126

Garda Terdepan Distribusi Energi, Awak Mobil Tanki Pertamina Patra Niaga Papua dan Maluku Tingkatkan Kehandalan dan Kewaspadaan

8 Desember 2025 - 13:51 WIB

Img 20251208 wa0102

Ketua BMA Papua Tengah Ajak Warga Jaga Kamtibmas Jelang Hari HAM Sedunia

8 Desember 2025 - 13:43 WIB

Img 20251208 wa0118
Trending di Headline