Menu

Mode Gelap
Gubernur Papua Tengah Tetapkan BOSDA Pendidikan Gratis Tahun 2026, Ribuan Siswa Jadi Penerima Manfaat Bupati Yampit Nawipa, Kabupaten Paniai Raih Peringkat I Kinerja Penyaluran Dana Desa Terbaik di Papua Tengah Dinas Pendidikan Kabupaten Deiyai Imbau SMP dan SMA Terapkan Kebijakan Pendidikan Gratis Teladan Kepemimpinan Sri Sultan Hamengkubuwono IX Anggota DPD RI Wilhelmus Pigai Salurkan Bantuan Hewan Kurban pada Hari Raya Idul Adha 1447 H untuk Masjid Al-Fattah Bupati Deiyai Ajak Semua Pihak Mengikuti Jumat Bersih di Pasar Waghete

News

Putra Auye dari Pedalaman Siriwo Raih Gelar Sarjana Sosial Pertama 

Etty Welerbadge-check


					Putra Auye dari Pedalaman Siriwo Raih Gelar Sarjana Sosial Pertama  Perbesar

NABIRE – Sebuah kisah inspiratif lahir dari pedalaman Siriwo, Kabupaten Nabire. Daniel Mumakapa, putra asli suku Auye dari Kampung Aibore, mencatat sejarah baru sebagai sarjana sosial pertama yang lahir dan besar dari kampung tersebut. Ia resmi menyandang gelar Sarjana Sosial (S.Sos) dari Universitas Satya Wiyata Mandala (USWIM) Nabire dalam yudisium yang digelar, Senin (13/10/2025).

Bagi masyarakat Kampung Aibore, capaian ini bukan sekadar prestasi pribadi, melainkan tonggak kemajuan pendidikan di wilayah pedalaman. Daniel membuktikan bahwa tekad, doa, dan kerja keras mampu menembus segala keterbatasan.

Daniel menempuh pendidikan dasar di SD Inpres Negeri Aiboren dan lulus pada 2008. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Bakti Mandala Nabire (lulus 2011) dan SMK Petra Nabire (lulus 2014). Tahun 2018, ia memulai kuliah di Program Studi Ilmu Administrasi Negara, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) USWIM Nabire.

Namun, perjuangannya tak semulus yang diharapkan. Pada tahun 2021, Daniel harus menunda kuliah karena keterbatasan biaya.

“Teman-teman saya sudah wisuda waktu itu, tapi saya belum bisa karena belum punya uang untuk skripsi dan proposal. Saya putuskan berhenti sementara sambil berdoa dan menunggu waktu Tuhan,” tuturnya mengenang masa sulit itu.

Keteguhan imannya membuat Daniel tidak menyerah. Di tengah perjuangan hidup, ia justru dipercaya masyarakat menjadi Anggota DPRK Kabupaten Nabire periode 2024–2030. Dari sanalah jalan berkat terbuka ia dapat melanjutkan studi hingga dinyatakan lulus sebagai sarjana murni pertama dari Aibore.

Dalam tugas akhirnya, Daniel menulis skripsi berjudul: “Peran Pemerintah Distrik dalam Meningkatkan Partisipasi Masyarakat terhadap Pemilihan Umum Legislatif maupun Pilkada di Distrik Wapoga Kabupaten Nabire, Papua Tengah.”

Skripsi ini dibimbing oleh:

* Bapak Petrus Yeimo, S.Sos., M.Si.
* Ibu Laxmi K.W. Ansanay, S.I.P., S.AB., M.Si.

Ucapan terima kasih ia sampaikan kepada Bapak Thomas A.R. Yawan, S.Sos., M.Si. selaku Ketua Jurusan sekaligus Ketua Yayasan Wiyata Cenderawasih, dan Bapak Petrus Tekege, S.H., M.Hum., Rektor USWIM Nabire, atas dukungan dalam proses akademiknya.

Daniel hidup berpegang pada firman Tuhan dari Yeremia 29:11:

“Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman Tuhan, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan.”

Ia mempersembahkan keberhasilan ini kepada kedua orang tuanya, alm. Jhon Mumakapa dan alm. Yosina Sidipa, yang telah membesarkannya dengan kasih dan doa. Tak lupa, ia mengungkapkan terima kasih kepada kekasihnya Fitriyah Badar, S.Sos., yang selalu setia mendukungnya dalam suka dan duka.

“Segala puji dan syukur saya panjatkan kepada Tuhan yang Maha Kuasa atas kasih dan karunia-Nya. Dari kampung kecil di pedalaman Siriwo, saya percaya bahwa tidak ada yang mustahil bagi Tuhan,” ungkap Daniel penuh haru.

Kisah Daniel Mumakapa menjadi pesan kuat bagi generasi muda Papua Tengah, bahwa pendidikan adalah jalan menuju perubahan. Ia membuktikan bahwa asal-usul dari kampung terpencil bukanlah penghalang untuk meraih cita-cita tinggi.

Keberhasilan Daniel menjadi simbol kebangkitan pendidikan di pedalaman, serta bukti nyata bahwa semangat belajar dan iman yang teguh mampu membuka jalan bagi masa depan yang lebih cerah.

“Dari Kampung Aibore, Siriwo untuk Nabire dan Papua Tengah yang maju dan bermartabat,” tutupnya penuh semangat.(MB)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Polda Papua Tangani 104 Kasus Narkotika, 151 Tersangka Diamankan dalam Enam Bulan

27 Juni 2026 - 12:46 WIB

IMG 20260627 WA0030

Bupati Deiyai Salurkan Bantuan Alat Tangkap Ikan kepada 450 Mama-Mama Nelayan Danau Tigi

27 Juni 2026 - 12:38 WIB

IMG 20260627 WA0023

Satu Pengendara Motor Tewas usai Tabrakan dengan Truk di Jalan SP 3 Mimika

27 Juni 2026 - 12:28 WIB

IMG 20260627 WA0014

Polda Papua Ungkap Dua Kasus Penyalahgunaan BBM Bersubsidi, Ribuan Liter Disita

27 Juni 2026 - 12:21 WIB

IMG 20260627 WA0011

Perahu Nelayan Hilang Kontak di Perairan Atuka, Empat Orang Masih Dicari

27 Juni 2026 - 12:15 WIB

IMG 20260627 WA0009
Trending di Headline