Menu ✖

Mode Gelap
Empat Pejabat Tinggi Negara Turun ke Nabire, Tertibkan Tambang Emas Ilegal Natalius Pigai: Keberhasilan Pembangunan HAM Harus Dirasakan Langsung oleh Rakyat Meki–Deinas: Ketika Langit dan Gunung Bertemu Pastor Berusia 36 Tahun Ditemukan Meninggal di Kolam Renang Kuala Kencana Sempat Viral Pimpin Upacara Hardiknas, Deki Degei Berterima Kasih kepada Gubernur Papua Tengah Papua Tengah Terang untuk Sugapa, Listrik Gratis 24 Jam Ditargetkan Mulai Desember 2026

Headline

Bupati Mesak Magai: Program Makan Bergizi Gratis Harus Sesuai Kondisi Papua

Etty Welerbadge-check


					Bupati Mesak Magai: Program Makan Bergizi Gratis Harus Sesuai Kondisi Papua Perbesar

NABIRE – Bupati Nabire, Mesak Magai, S.Sos., M.Si., menegaskan bahwa pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Nabire harus menyesuaikan dengan kondisi geografis Papua yang beragam. Hal itu ia sampaikan dalam acara peluncuran MBG di SD Negeri Inpres Oyehe, Kelurahan Oyehe, Kecamatan Nabire, Kamis (2/10/2025).

Menurut Bupati, program strategis nasional ini merupakan langkah penting untuk mencerdaskan anak bangsa sejak dini.

“Anak-anak yang lahir mulai tahun 2025 ke atas harus kita pastikan tumbuh sehat dan cerdas, sehingga kelak Indonesia memiliki generasi emas pada 2045,” ujar Mesak.

Ia menjelaskan, Nabire terbagi dalam tiga zona wilayah — pesisir dan kepulauan, pedalaman, serta pegunungan — sehingga tidak bisa hanya mengandalkan satu dapur besar seperti di Jawa.

“Lebih efektif jika dapur dikelola di tiap sekolah atau di titik tertentu sesuai kondisi lapangan,” tegasnya.

Bupati juga menekankan pentingnya memanfaatkan pangan lokal seperti ubi, sagu, petatas, sayur, dan ikan. Selain menjaga ketahanan pangan dan kesehatan anak, hal ini juga mendorong perputaran ekonomi masyarakat Nabire.

Tak lupa, Mesak mengingatkan pentingnya pengawasan dan evaluasi rutin agar kualitas makanan tetap terjaga dan aman.

“Kita harus pastikan program ini berjalan dengan baik, aman, dan tepat sasaran. Jangan sampai ada isu-isu seperti keracunan yang pernah terjadi di daerah lain. Karena itu, pengawasan mingguan sangat penting,” pungkasnya.

Acara peluncuran MBG di Nabire turut dihadiri jajaran Forkopimda, instansi pemerintah daerah, tokoh masyarakat, serta pihak sekolah. (MB)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

PUPR Mimika Rekonstruksi Jalan Hasanuddin, Fondasi Rusak Jadi Prioritas

23 Oktober 2026 - 13:06 WIB

20261022

Peserta IFRC Berbagi Pengetahuan Keselamatan kepada Pelajar di Timika

23 Oktober 2026 - 13:00 WIB

IMG 20261023 WA0109

Beni Ugidipi Yogi Imbau Warga Paniai Timur Jaga Kawasan Keramat dan Tanah Adat

23 Oktober 2026 - 12:47 WIB

IMG 20261023 WA0106

Transformasi Digital Kesehatan, Rumah Sakit di Papua Tengah Didorong Tingkatkan Kualitas Data

23 Oktober 2026 - 12:19 WIB

IMG 20261023 WA0105

Kasus Berdarah di Samabusa, Sat Reskrim Polres Nabire Kumpulkan Bukti dan Keterangan Saksi

23 Oktober 2026 - 12:11 WIB

IMG 20261023 WA0103
Trending di Headline