NABIRE – Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, meresmikan MEPA Boarding School, sebuah sekolah terpadu yang juga mengusung konsep pelatihan guru. Grand launching yang berlangsung di Nabire ini dihadiri tokoh pendidikan, masyarakat, serta anggota DPR RI dari Papua Tengah, Karadin Watubun, S.H., M.H.
Dalam sambutannya, Gubernur Nawipa menegaskan bahwa pendirian MEPA Boarding School bukan sekadar pembangunan lembaga pendidikan, melainkan langkah strategis menjawab tantangan zaman.
“Hari ini adalah titik awal dari perjalanan panjang sebuah cita-cita besar. MEPA Boarding School hadir untuk mencetak generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga kuat dalam karakter dan spiritualitasnya,” ujar Nawipa.
Ia juga menyoroti pentingnya pelatihan guru sebagai fondasi utama keberhasilan pendidikan. Menurutnya, guru yang dilatih di MEPA harus mampu mengintegrasikan nilai-nilai keislaman dengan kurikulum modern, sekaligus menjadi teladan bagi para siswa.
Apresiasi untuk Kolaborasi Banyak Pihak
Acara ini menjadi momentum apresiasi atas kerja keras berbagai pihak yang mendukung berdirinya sekolah, mulai dari Yayasan Honai Generasi Unggul Papua, mitra pendidikan, pemerintah daerah, masyarakat, hingga orang tua siswa.
“MEPA Boarding School lahir dari doa, kerja keras, dan kolaborasi banyak pihak. Kami mohon doa restu agar sekolah ini dapat menjalankan amanah pendidikan dengan sebaik-baiknya,” tutur Nawipa sebelum membuka secara resmi pelatihan guru dan grand launching sekolah.
Pionir Generasi Emas Papua
Dengan peresmian ini, Papua Tengah menegaskan komitmennya dalam membangun pendidikan berkualitas dan berdaya saing global. MEPA Boarding School diharapkan menjadi pionir dalam mencetak generasi emas Papua yang siap menghadapi masa depan. (MB)






