NABIRE – Anggota DPR Papua Tengah jalur Otonomi Khusus (Otsus), John N.R. Gobay, resmi dilantik sebagai Wakil Ketua IV DPR Papua Tengah dalam rapat paripurna yang digelar di ruang rapat utama DPR Papua Tengah, Senin (22/9).
Usai pelantikan, Gobay menegaskan bahwa tugas utama seorang wakil rakyat adalah pelayanan dan pengabdian kepada masyarakat.
“Kita di pemerintahan dan di legislatif itu, poin utamanya adalah pelayanan dan pengabdian. Karena di dalam pelayanan kepada sesama, kepada daerah itu, kita melayani Tuhan. Dan hidup ini kesempatan untuk kita bekerja,” ujar Gobay.
Implementasi Jalur Otsus
Gobay menjelaskan, pengangkatannya melalui jalur Otsus merupakan amanat undang-undang yang harus diimplementasikan secara nyata.
“Sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, tentu proses pengangkatan ini hadir karena Otsus. Hal penting adalah bagaimana kita mengimplementasikan turunan dari undang-undang Otsus, yaitu UU Nomor 21 Tahun 2001, UU Nomor 2 Tahun 2021, serta PP Nomor 106 Tahun 2021,” jelasnya.
Sebagai wakil rakyat, Gobay menegaskan DPR Papua Tengah adalah rumah aspirasi masyarakat.
“Kantor DPR ini rumah rakyat. Rumah tempat rakyat menyampaikan aspirasi agar demokrasi benar-benar ditegakkan,” tambahnya.
Stabilitas Papua Tengah Jadi Prioritas
Dalam hal pembangunan, Gobay menegaskan bahwa percepatan yang diharapkan pemerintah pusat tidak akan berjalan jika Papua Tengah masih diliputi konflik.
“Pemerintah pusat mengharapkan ada percepatan pembangunan. Tetapi kalau kondisi kita masih konflik, ini tidak bisa berjalan dengan baik. Jadi semua pihak harus bisa memastikan bahwa Papua Tengah aman,” tegasnya.
Gobay juga menyoroti situasi keamanan di sejumlah wilayah, termasuk Paniai, Puncak Jaya, dan Intan Jaya. Ia meminta aparat keamanan tetap mengedepankan pendekatan damai.
“Saya dengar info, diduga ada hampir ratusan aparat baru naik. Saya harap mereka bisa mengendalikan diri. Karena Paniai aman, dari dulu aman sampai hari ini aman. Jangan ada cipta kondisi di atas, termasuk Puncak Jaya, Intan Jaya, dan lain-lain,” ujarnya.
Ajak Jaga Papua Tengah Tanpa Konflik
Di akhir pernyataannya, Gobay mengajak semua pihak untuk menjaga stabilitas dan membangun Papua Tengah tanpa konflik.
“Provinsi baru ini harus dibangun tanpa konflik. Saya kira itu menjadi tugas kita bersama untuk memastikan Papua Tengah aman. Aman baru semua bisa berjalan. Kalau tidak aman, takut,” pungkasnya. (MB)






