Menu

Mode Gelap
Wilhelmus Pigai Serahkan Hadiah Quiz HUT ke-81 RI untuk Pelajar hingga Mahasiswa Pigai Tegaskan 10 Persen Saham Freeport Harus untuk Papua Tengah Gubernur Meki Nawipa Siapkan Coffee Morning Bersama Wartawan di Nabire Ketua Komite III DPD RI Minta Pemerintah Beri Perhatian Lebih kepada Dosen PTS di Wilayah 3T Sekjen DPD RI Dorong Budaya Evaluasi untuk Perkuat Kinerja Birokrasi HUT ke-4 Papua Tengah Jadi Titik Awal Program BANGKIT untuk Generasi Sehat Papua

Headline

Dewan Hukum Adat Paniai Barat Desak Pemda Segera Salurkan Bantuan Pangan untuk Warga Terdampak Bencana

Etty Welerbadge-check


					Dewan Hukum Adat Paniai Barat Desak Pemda Segera Salurkan Bantuan Pangan untuk Warga Terdampak Bencana Perbesar

PANIAI – Dewan Hukum Adat Paniai Barat mendesak Pemerintah Kabupaten Paniai untuk segera menyalurkan bantuan pangan bagi warga yang terdampak longsor dan banjir bandang di wilayah Paniai Barat, Obano. Desakan ini disampaikan menyusul semakin parahnya kondisi masyarakat akibat akses transportasi lumpuh dan cuaca ekstrem yang terjadi dalam beberapa pekan terakhir.

“Pemerintah daerah harus segera mengalokasikan anggaran khusus untuk pengadaan bahan pangan. Kami memohon serius perhatian dari dinas terkait, seperti Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Sosial, Dinas Koperasi, dan BPBD,” ujar Kepala Suku Besar Paniai Barat Tulis Vitalis Pigai dalam keterangan resmi, Sabtu (9/9/2025).

Menurut Vitalis, tanaman ubi yang menjadi makanan pokok warga kini terancam gagal panen akibat hujan yang terus-menerus. Jika tidak ada intervensi cepat dari pemerintah, dikhawatirkan wilayah tersebut akan menghadapi krisis pangan yang lebih besar.

Selain melalui jalur darat yang sulit diakses akibat longsor, Dewan Adat juga meminta agar distribusi bantuan dapat dilakukan lewat udara menggunakan pesawat. Hal ini dinilai penting untuk mengantisipasi keterbatasan transportasi darat dan mempercepat penyaluran logistik ke warga terdampak.

Dewan Hukum Adat juga menyoroti masalah infrastruktur dasar yang hingga kini belum terselesaikan, salah satunya terkait listrik. Warga Paniai Barat disebut sudah puluhan tahun hidup tanpa aliran listrik, namun belum ada langkah nyata dari pemerintah daerah untuk mengatasi persoalan tersebut.

“Warga sudah puluhan tahun hidup tanpa listrik, tapi Pemda terkesan santai dan tidak mengambil keputusan nyata. Kami harap pemerintah segera turun tangan dan bertindak,” tegas Pigai

Dewan Hukum Adat Paniai Barat berharap Pemda Kabupaten Paniai bersama Pemerintah Provinsi Papua Tengah lebih tanggap terhadap situasi darurat yang dihadapi warga, baik terkait pangan, transportasi, maupun kebutuhan dasar lainnya. (MB)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW, Menag: Akhlak Fondasi Peradaban

24 Agustus 2026 - 14:21 WIB

IMG 20260824 WA0022

DPD I KNPI Papua Tengah Siap Gelar Pelantikan dan Rakerda I Di Paniai

24 Agustus 2026 - 14:18 WIB

IMG 20260824 WA0030

Bupati Mimika: Jangan Ada Lagi Data Berhenti di OPD, Semua Harus Terintegrasi

24 Agustus 2026 - 14:11 WIB

20260824

DLH Mimika Perkuat Pengendalian Emisi Gas Rumah Kaca, Data Lintas Sektor Mulai Diintegrasikan

24 Agustus 2026 - 14:01 WIB

20260824

Wilhelmus Pigai Minta Kebakaran Hutan di Papua Tengah Diusut Tuntas

24 Agustus 2026 - 13:47 WIB

IMG 20260824 WA0071
Trending di News