Menu

Mode Gelap
Gubernur Meki Nawipa Kucurkan Lebih dari Rp 90 Miliar, Wujudkan Pendidikan Gratis di Papua Tengah Waket DPR Papua Tengah John Gobai Desak Penyediaan Sekolah, Puskesmas, dan Transportasi Umum di Perbatasan Mimika-Deiyai Kunjungan Kanonik Perdana Uskup Timika di Agimuga Disambut Meriah oleh Seribuan Umat Katolik Suku Amungme 80 Siswa di Raja Ampat Diduga Keracunan Usai Santap Makan Bergizi Gratis Diduga Terjadi Pengeboman Oleh Aparat di Maybrat, LP3BH Manokwari Desak Komnas HAM dan Dewan HAM Internasional Bertindak Ketua DPD RI Optimistis Surpres RUU Daerah Kepulauan Terbit Pekan Ini: Keadilan Fiskal Harus Berlayar!

Headline

Dewan Hukum Adat Paniai Barat Desak Pemda Segera Salurkan Bantuan Pangan untuk Warga Terdampak Bencana

Etty Welerbadge-check


					Dewan Hukum Adat Paniai Barat Desak Pemda Segera Salurkan Bantuan Pangan untuk Warga Terdampak Bencana Perbesar

PANIAI – Dewan Hukum Adat Paniai Barat mendesak Pemerintah Kabupaten Paniai untuk segera menyalurkan bantuan pangan bagi warga yang terdampak longsor dan banjir bandang di wilayah Paniai Barat, Obano. Desakan ini disampaikan menyusul semakin parahnya kondisi masyarakat akibat akses transportasi lumpuh dan cuaca ekstrem yang terjadi dalam beberapa pekan terakhir.

“Pemerintah daerah harus segera mengalokasikan anggaran khusus untuk pengadaan bahan pangan. Kami memohon serius perhatian dari dinas terkait, seperti Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Sosial, Dinas Koperasi, dan BPBD,” ujar Kepala Suku Besar Paniai Barat Tulis Vitalis Pigai dalam keterangan resmi, Sabtu (9/9/2025).

Menurut Vitalis, tanaman ubi yang menjadi makanan pokok warga kini terancam gagal panen akibat hujan yang terus-menerus. Jika tidak ada intervensi cepat dari pemerintah, dikhawatirkan wilayah tersebut akan menghadapi krisis pangan yang lebih besar.

Selain melalui jalur darat yang sulit diakses akibat longsor, Dewan Adat juga meminta agar distribusi bantuan dapat dilakukan lewat udara menggunakan pesawat. Hal ini dinilai penting untuk mengantisipasi keterbatasan transportasi darat dan mempercepat penyaluran logistik ke warga terdampak.

Dewan Hukum Adat juga menyoroti masalah infrastruktur dasar yang hingga kini belum terselesaikan, salah satunya terkait listrik. Warga Paniai Barat disebut sudah puluhan tahun hidup tanpa aliran listrik, namun belum ada langkah nyata dari pemerintah daerah untuk mengatasi persoalan tersebut.

“Warga sudah puluhan tahun hidup tanpa listrik, tapi Pemda terkesan santai dan tidak mengambil keputusan nyata. Kami harap pemerintah segera turun tangan dan bertindak,” tegas Pigai

Dewan Hukum Adat Paniai Barat berharap Pemda Kabupaten Paniai bersama Pemerintah Provinsi Papua Tengah lebih tanggap terhadap situasi darurat yang dihadapi warga, baik terkait pangan, transportasi, maupun kebutuhan dasar lainnya. (MB)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Musdat LMHA Dinilai Tidak Sesuai Mekanisme dan Prosedur Mekanisme, Lemasko Pimpinan Gerry Minta Dibatalkan

5 Desember 2025 - 10:59 WIB

Img 20251204 wa0021

Yohanes Yance Boyau Terpilih  dan Dikukuhkan Jadi Weyaiku Pertama LMHA Suku Kamoro/Mimikawe

5 Desember 2025 - 10:54 WIB

20251204 174919

LPPD Papua Tengah Gelar Rapat Konsultasi Persiapan Pesta Paduan Suara Gerejawi Nasional 2026

5 Desember 2025 - 09:11 WIB

Img 20251205 wa0213

Menuju Kepastian Hak Ulayat: Papua Tengah Bahas Standar Kompensasi Hasil Hutan

5 Desember 2025 - 09:05 WIB

Img 20251205 wa0206

Pemprov Papua Tengah Gelar Sosialisasi Persiapan Perhitungan IDI 2025, Ukago: Instrumen Strategis Menilai Kualitas Demokrasi Daerah

5 Desember 2025 - 08:11 WIB

Img 20251205 wa0192
Trending di Headline