Menu

Mode Gelap
Aksi APDESI di Monas Hari Ini: 2.155 Personel Gabungan Disiagakan, Polisi Imbau Jaga Ketertiban DPD RI Soroti Krisis Kesehatan Mental Perempuan dan Ancaman Digital Jakarta Stop Pengalihan Isu! Senator Kambuaya Desak Presiden Prabowo Segera Audit Total Izin Perusak dan Fokus Bencana Meningkatnya Kriminalitas: Akar Masalah dan Solusi Holistik (Ditinjau dari Sosiologi Hukum) Banjir Bandang Sumatera: Alarm Bencana Ekologis dan Slow Violence di Seluruh Indonesia Gubernur Meki Nawipa Kucurkan Lebih dari Rp 90 Miliar, Wujudkan Pendidikan Gratis di Papua Tengah

Headline

Serapan APBD Mimika Masih 30 Persen, Banyak Pekerjaan Yang Belum Dikerjakan

Etty Welerbadge-check


					Serapan APBD Mimika Masih 30 Persen, Banyak Pekerjaan Yang Belum Dikerjakan Perbesar

TIMIKA – Realisasi untuk Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Mimika hingga mau akhir Agustus baru mencapai 30 persen atau sekitar Rp1,8 triliun rupiah.

Hal ini disebabkan masih banyaknya pekerjaan yang belum dikerjakan, oleh karena itu Bupati Mimika, Johannes Rettob menegaskan kepada setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar segera bergerak mengerjakan kegiatan-kegiatannya.

“Banyaknya pekerjaan yang belum dikerjakan sangat berdampak pada realisasi daerah. Selain itu, rendahnya serapan anggaran dikarenakan kegiatan fisik di OPD yang belum berjalan. Namun, ada juga yang sudah berjalan tetapi belum dilakukan pembayaran uang muka,” kata Bupati Mimika, Johannes Rettob.

Disampaikan Bupati bahwa dirinya sudah membuat surat edaran, agar setiap OPD yang pekerjaannya belum jalan, segera memberikan alasan.

“Apabila hingga tanggal 31 Agustus belum ada penjelasan, maka pekerjaan tersebut akan di cut. Jadi, harap segera dikerjakan, tentunya semua dengan ketentuan-ketentuan yang benar,”kata Bupati John.

Sementara itu, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Asset Daerah (BPKAD) Mimika, Marthen Tappi Malissa mengatakan, penyerapan APBD Mimika tahun 2025 masih sangat rendah pada angka Rp1,8 triliun atau baru mencapai 30 persen dari total anggaran Rp 6,4 triliun.

“Rendahnya penyerapan ini karena penagihan pekerja fisik belum dilakukan, dan penagihan pekerja fisik ini kapan saja mau ditagih bisa langsung lakukan,” ujarnya.

Meskipun penyerapan anggaran hingga Agustus baru mencapai 30 persen, namun ia optimis hingga akhir 2025 penyerapan anggaran dapat mencapai 95 persen. (IT)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Aksi APDESI di Monas Hari Ini: 2.155 Personel Gabungan Disiagakan, Polisi Imbau Jaga Ketertiban

8 Desember 2025 - 05:17 WIB

Apel gabungan di monas 1765161864707 169

DPD RI Soroti Krisis Kesehatan Mental Perempuan dan Ancaman Digital Jakarta

7 Desember 2025 - 22:46 WIB

1001433151 2759921897

Momen Natal, OPM Dilarang Masuki Puncak Papua Tengah

7 Desember 2025 - 20:37 WIB

Img 20251207 wa0073

Lilin, Doa, dan Tarian Lapago: Identitas Budaya Menyatu dalam Peringatan HUT Ke-11 ULMWP di Jayapura

7 Desember 2025 - 20:33 WIB

Img 20251207 wa0065

Stop Pengalihan Isu! Senator Kambuaya Desak Presiden Prabowo Segera Audit Total Izin Perusak dan Fokus Bencana

7 Desember 2025 - 03:45 WIB

Whatsapp image 2025 12 07 at 12.44.46
Trending di News