TIMIKA – Menjalankan program-program kerja yang digagas anak muda Papua yang tergabung dalam Papua Youth Creative Hub (PYCH), program prioritas menjadi hal mendasar. Hal ini diingatkan kepada pengurus PYCH, saat audiens bersama Komisi C, berlangsung di ruang rapat komisi C,Rabu(29/5).
Kegiatan dihadiri Ketua Komisi C Aloisius Paerong dan anggota lain yaitu Den B Hagabal, Herman Gafur dan Mariunus Tandiseno serta Kordinator Wilayah Firsa Lakobal bersama Pengurus PYCH.
Mariunus Tandiseno menyampaikan agar ada dari berbagai program yang telah direncanakan, harus ada program prioritas yang merangkul banyak pemuda berpotensi.
“Kalau mereka bisa buktikan satu atau dua program,tentu kedepan kita dorong lagi. Supaya bisa dilihat hasilnya, jangan sampai hanya semangat-semangat saja tapi tidak ada bukti,”harap Mariunus.
Sementara itu Ketua Komisi C Aloisius Paerong, mendukung program nyata yang dilakukan PYCH. Pergerakan perubahan anak muda yang tergabung dalam PYCH akan didukung dan diperjuangkan dan bersesuaian dengan dinas teknis.
“Tujuan mereka cukup bagus. Jadi kalau mereka betul- betul bergerak dengan semangat yang sama dengan tujuan bagaimana agar mensejahterakan masyarakat Papua, pasti kita akan mendukung. Kalau pemberdayaan pemuda pasti Komisi C mendukung, karena salah satu mitra kita adalah pemuda dan olahraga tetapi nanti program kerjanya itu harus sesuai dengan Dinas teknis,” ungkapnya.
Paerong juga meminta agar dalam menjalankan program, PYCH tidak disusupi kepentingan lain.
“Kalau kalian bergerak jangan disusul dengan kepentingan pribadi, kepentingan politik. Supaya kalian ini betul-betul bisa menggerakan pemuda demi bisa mencapai tujuan bersama,” pesan Paeron.
Senada juga disampaikan oleh Den B Hagabal bahwa, atas Inisiatif dari pemuda ini akan sebagai lembaga representatif masyarakat dan mendorong agar bisa diperhatikan oleh pemerintah.
“Tapi yang bisa mendukung dan membiayai mereka itu dari Pemerintah. Kalau kita ini tetap mendorong saja agar mereka bisa dilihat atau diperhatikan pemerintah. Dan bisa juga mengurangi angka pengangguran,”ujar Hagabal.
Sementara Kordinator Daerah PYCH Mimika, Firsa Lokobal mengungkapkan, dalam menjalankan program, telah melakukan tatap muka bersama beberapa instansi terkait seperti Dinas Koperasi dan UMKM, Dinas Kesehatan, Dinas Peternakan dan lainnya.
“Kami sudah jalan meskipun belum didukung dari sisi anggaran. Seperti bidang, UMKM, Bidang pendidikan, kesehatan dan olahraga dan program lainnya sudah jalan. Kami berharap kedepan melalui DPRD dan Pemda,kami juga bisa disuport dari sisi anggaran untuk menjalankan program-program kerja,” harap Firsa. (Zen)











