Menu ✖

Mode Gelap
Komite IV DPD RI Evaluasi Realisasi TKD dan Dana Otsus di Papua Papua di Ambang Pintu Neraka atau Surga: Refleksi Kemanusiaan atas Konflik dan Perdamaian Isu Reshuffle Kabinet, Natalius Pigai: Saya Tak Pernah Bermimpi Jadi Menteri TNI AD dan DPD RI Turun Tangan Atasi Masalah Infrastruktur Daerah Komite IV DPD RI Rampungkan Uji Kelayakan 23 Calon Anggota BPK RI DPD RI Dorong Diplomasi Parlemen Perkuat Kepentingan Daerah di ASEAN

Headline

Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran Pasar Bapouda, 11 Orang Meninggal Dunia

Etty Welerbadge-check


					Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran Pasar Bapouda, 11 Orang Meninggal Dunia Perbesar

PANIAI — Kepolisian Resor (Polres) Paniai bergerak cepat mengungkap penyebab kebakaran yang terjadi di kawasan Pasar Bapouda, Kampung Bapouda, Distrik Paniai Timur, Kabupaten Paniai, Papua Tengah, pada Senin (7/9/2026) dini hari.

Kebakaran tersebut mengakibatkan sedikitnya 48 unit rumah dan kios terbakar. Sebanyak 11 orang ditemukan meninggal dunia dalam peristiwa tersebut.

IMG 20260909 WA0000

Kapolres Paniai AKBP Roycke Hendrik Fransico Betaubun mengatakan, Tim Laboratorium Forensik (Labfor) dan Disaster Victim Identification (DVI) dari Polda Papua telah tiba di Kabupaten Paniai untuk membantu proses penyelidikan di Kompleks Pasar Bapouda.

“Tim Labfor dan DVI tadi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan juga melakukan visum terhadap para korban di RSUD Paniai,” jelas Roycke.

Menurutnya, kepolisian saat ini masih mengumpulkan berbagai bukti dari lokasi kejadian serta hasil pemeriksaan medis terhadap jenazah para korban. Selain itu, sejumlah saksi juga telah dimintai keterangan.

“Kepolisian memastikan akan bekerja maksimal dan profesional untuk mengungkap kasus ini. Namun kami meminta masyarakat bersabar dan tidak berspekulasi terkait penyebab peristiwa ini yang dapat mengganggu situasi kamtibmas,” tegasnya.

11 Jenazah Dikirim ke Kabupaten Nabire

AKBP Roycke Hendrik Fransico Betaubun juga mengungkapkan, 11 korban meninggal dunia akibat kebakaran tersebut rencananya akan diberangkatkan ke Kabupaten Nabire melalui jalur darat pada Selasa malam (8/9/2026).

IMG 20260909 WA0001

Iring-iringan ambulans yang membawa jenazah akan mendapat pengawalan dari aparat kepolisian, khususnya Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Paniai.

“Atas permintaan keluarga, malam ini rencananya seluruh korban akan dikirim ke Nabire dengan pengawalan dari Satlantas,” jelasnya.

Roycke mengatakan, seluruh jenazah rencananya akan disemayamkan terlebih dahulu di salah satu masjid di Samabusa, Kabupaten Nabire.

Selanjutnya, para korban akan dimakamkan pada Rabu (9/9/2026) di pemakaman Muslim di Kampung Kimi, Kabupaten Nabire.

“Jenazah korban nantinya akan disemayamkan terlebih dahulu di salah satu masjid di Samabusa. Selanjutnya, besok jenazah akan dimakamkan di pemakaman Muslim di Kimi,” ujarnya. (MB)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Festival Budaya Mimika Hidupkan Kembali Warisan Amungme-Kamoro

5 Oktober 2026 - 13:10 WIB

IMG 20261005 WA0038

Uskup Hilarion Ajak Umat Katolik di Fakfak Jaga Lingkungan dan Hindari Pembakaran Sembarangan

5 Oktober 2026 - 13:05 WIB

IMG 20261005 WA0035

OTK Bersenjata Parang dan Pisau Serang Pasutri di Paniai, Polisi Buru Pelaku

5 Oktober 2026 - 13:00 WIB

IMG 20261005 WA0032

Sopir Kadis Dukcapil Dogiyai Dibacok OTK, Polisi Kejar Pelaku

5 Oktober 2026 - 12:53 WIB

IMG 20261005 WA0030

HUT ke-81 TNI, Dandim Mimika Tekankan Disiplin, Netralitas dan Kepedulian

5 Oktober 2026 - 12:14 WIB

IMG 20261005 WA0029
Trending di Headline