Menu

Mode Gelap
Perkuat Layanan Kesehatan di Pedalaman, Wilhelmus Pigai Serahkan Bantuan Obat Kemenkes RI ke Puskesmas Wangbe 700 Pelari Meriahkan Bhayangkara Fun Run 5K, Wujud Sinergi Polda Papua Tengah dan DPD BMP RI OPINI : Menggugat ke PTUN Tak Cukup Bermodal Somasi TKT Group Timika Raih 15 Medali di Thyres Taekwondo Championship 2026 Ekspor Perdana Hasil Laut Mimika Jadi Langkah Baru Papua Tengah Menembus Pasar Global Pendidikan Jadi Kunci Masa Depan Papua, Meki Nawipa Apresiasi Beasiswa Puncak Cerdas

Headline

Dinkes Mimika Tingkatkan Kapasitas Aparatur Lewat Bimtek Pengadaan Barang dan Jasa

Etty Welerbadge-check


					Dinkes Mimika Tingkatkan Kapasitas Aparatur Lewat Bimtek Pengadaan Barang dan Jasa Perbesar

TIMIKA – Untuk meningkatkan pemahaman terhadap aturan pengadaan barang dan jasa, Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika memberikan bimbingan teknis (Bimtek) pengadaan barang dan jasa bagi Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), pejabat pengadaan, dan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK).

Kegiatan berlangsung selama tiga hari (7-9) Juli 2026 di Hotel Horizon diana yang diikuti oleh 50 peserta PPTK, Kepala Bidang, Kepala Seksi, dan bagian keuangan di dinas kesehatan.

Anggota Dewan Pengurus Pusat Ikatan Ahli Pengadaan Indonesia (IAPI), Cak Musthofa, hadir sebagai Narasumber. Dakam arahannya ia mengatakan materi Bimtek meliputi perencanaan pengadaan, penyusunan dokumen, hingga praktik e-purchasing melalui Katalog Elektronik versi 6 sesuai ketentuan yang berlaku.

Pengadaan harus dilaksanakan sesuai Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2018 beserta perubahannya, termasuk kewajiban melakukan negosiasi harga berdasarkan hasil survei pasar, bukan sekadar mengacu pada harga yang tercantum di katalog elektronik.

Menurutnya, banyak persoalan hukum dalam pengadaan terjadi karena kurangnya pemahaman terhadap aturan, seperti penyusunan Harga Perkiraan Sendiri (HPS) yang tidak berdasarkan survei, spesifikasi barang yang tidak sesuai kebutuhan, hingga penerimaan barang yang tidak sesuai kontrak.

“Melakukan negosiasi harga itu bukan asal, Tetapi harus berdasarkan survei harga di luar katalog. Karena harga tayang di katalog elektronik itu merupakan harga eceran tertinggi. Kalau harga eceran tertinggi kan wajib dilakukan negosiasi,” ucapnya.

la mencontohkan, apabila harga yang tercantum di katalog sebesar Rp1,5 juta, sementara hasil survei pasar menunjukkan harga wajar setelah pajak sebesar Rp1,2 juta, maka harga negosiasi seharusnya mengacu pada Rp1,2 juta tersebut.

Salah satu kesalahan yang sering terjadi adalah penyusunan HPS yang mengikuti pagu anggaran, bukan hasil survei harga di lapangan. Selain itu, Musthofa mengingatkan pentingnya penyusunan spesifikasi barang berdasarkan kebutuhan, bukan keinginan, agar pengadaan tetap efektif dan efisien. Menurutnya,

Ia menyebut banyak aparatur yang tersangkut persoalan hukum bukan karena memiliki niat melakukan korupsi, melainkan karena tidak memahami aturan pengadaan sehingga tanpa disadari menguntungkan pihak lain.

“Pengadaan itu walaupun tidak korupsi, bisa dipenjarakan juga ternyata. Padahal harusnya kalau tidak ada niat jahat dan tidak ada korupsi, maka harusnya kan tidak sampai dipenjara. Tapi kebanyakan teman-teman ini kena pasal memperkaya orang lain, mereka tidak sadar bahwa harga yang ditetapkan itu menguntungkan pihak lain,” terangnya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, Sisma HL, mengatakan Bimtek ini bertujuan memperbarui pengetahuan para PPK dan PPTK agar memahami seluruh tahapan pengadaan, mulai dari perencanaan hingga pengawasan.

“Kita berharap dengan adanya kegiatan ini, bukan haya pekerjaan nantinya yang selesai, tetapi isi di dalamnya itu dari segi dokumentasi,administarsinya,prosesnya,itu outpunya semakin jelas,” ujar Sisma. (Cr2)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

SMKS Kesehatan Anigou Nabire Gelar MPLS 2026, Tanamkan Kemandirian dan Semangat Berprestasi bagi Peserta Didik Baru

14 Juli 2026 - 07:06 WIB

IMG 20260714 WA0141

Resmi Jabat Kapolres Mimika, AKBP Alredo Prioritaskan Keberlanjutan Program dan Peningkatan Pelayanan Kepada Masyarakat

14 Juli 2026 - 07:01 WIB

IMG 20260714 WA0136

Sentuhan Adat dan Pedang Pora Warnai Penyambutan Kapolres Mimika AKBP Alredo Rumbiak

14 Juli 2026 - 06:56 WIB

IMG 20260714 WA0117

Pemkab Deiyai Lepas 20 Putra-Putri Terbaik Menempuh Pendidikan di Mepa Boarding School Nabire

13 Juli 2026 - 12:48 WIB

IMG 20260713 WA0154

Kapolda Papua Tengah Lantik Irwasda, Dansat Brimob, Karorena dan Dua Kapolres

13 Juli 2026 - 12:37 WIB

IMG 20260713 WA0126
Trending di Headline