Menu

Mode Gelap
Perkuat Layanan Kesehatan di Pedalaman, Wilhelmus Pigai Serahkan Bantuan Obat Kemenkes RI ke Puskesmas Wangbe 700 Pelari Meriahkan Bhayangkara Fun Run 5K, Wujud Sinergi Polda Papua Tengah dan DPD BMP RI OPINI : Menggugat ke PTUN Tak Cukup Bermodal Somasi TKT Group Timika Raih 15 Medali di Thyres Taekwondo Championship 2026 Ekspor Perdana Hasil Laut Mimika Jadi Langkah Baru Papua Tengah Menembus Pasar Global Pendidikan Jadi Kunci Masa Depan Papua, Meki Nawipa Apresiasi Beasiswa Puncak Cerdas

Headline

Banyak Lapangan Terbang di Pedalaman Papua Belum Teramankan, Menjadi Celah Masuknya KKB 

Etty Welerbadge-check


					Banyak Lapangan Terbang di Pedalaman Papua Belum Teramankan, Menjadi Celah Masuknya KKB  Perbesar

TIMIKA – Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III, Letjen TNI Lucky Avianto, mengungkapkan masih banyak lapangan terbang (airstrip) di wilayah pedalaman Papua yang belum dilengkapi pos keamanan. Kondisi tersebut dinilai menjadi salah satu celah yang dimanfaatkan untuk penyelundupan senjata dan amunisi yang diduga berakhir di tangan kelompok bersenjata.

Menurut Lucky, jalur perairan dan sejumlah akses menuju pedalaman masih menjadi perhatian serius aparat keamanan karena berpotensi dimanfaatkan sebagai jalur masuk barang-barang ilegal.

“Penyelundupan senjata dan amunisi ini melewati jalur perairan. Ada yang berasal dari luar, tetapi ada juga yang berasal dari dalam negeri,” ujar Lucky dalam Konferensi Pers, Senin (7/7/2026).

Ia menjelaskan, hasil pengungkapan di lapangan menunjukkan sejumlah barang bukti senjata yang diamankan bukan merupakan jenis persenjataan yang digunakan TNI. Hal tersebut, menurutnya, mengindikasikan adanya jaringan penyelundupan yang masih aktif memasok senjata ke wilayah Papua.

“Kami terus melakukan penyekatan agar senjata dan amunisi tidak lagi masuk. Satu butir amunisi saja dapat melukai bahkan merenggut nyawa anak bangsa yang tidak bersalah,” katanya.

Lucky mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mendukung upaya pencegahan penyelundupan senjata demi menjaga keamanan dan keselamatan warga di Papua.

Lebih lanjut, ia mengatakan operasi TNI saat ini diprioritaskan pada wilayah-wilayah yang selama ini menjadi basis aktivitas Organisasi Papua Merdeka (OPM), khususnya daerah yang belum memiliki kehadiran aparat keamanan.

“Kalau ada daerah yang belum ada aparat keamanan, biasanya wilayah tersebut akan diisi oleh OPM. Ketika mereka berada di sana, mereka yang membina masyarakat,” ujarnya.

Karena itu, TNI, kata Lucky, berupaya memperluas kehadiran negara di wilayah-wilayah yang selama ini belum terjangkau aparat. Kehadiran tersebut tidak hanya berorientasi pada aspek keamanan, tetapi juga untuk memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat.

“Kami ingin negara benar-benar hadir di daerah-daerah tersebut, melindungi masyarakat, memberikan rasa aman, serta membuka ruang agar generasi muda Papua dapat tumbuh dan menjadi pemimpin masa depan,” tutupnya.

Pihaknya juga mengajak seluruh elemen masyarakat Papua untuk bersatu dan saling menjaga keamanan bersama, demi menciptakan lingkungan yang kondusif bagi kemajuan seluruh anak bangsa. (Red)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pemkab Deiyai Lepas 20 Putra-Putri Terbaik Menempuh Pendidikan di Mepa Boarding School Nabire

13 Juli 2026 - 12:48 WIB

IMG 20260713 WA0154

Kapolda Papua Tengah Lantik Irwasda, Dansat Brimob, Karorena dan Dua Kapolres

13 Juli 2026 - 12:37 WIB

IMG 20260713 WA0126

ASN dan Non-ASN Papua Tengah Ikuti Ibadah Oikumene, Ketua FKUB Ajak Serahkan Beban kepada Tuhan

13 Juli 2026 - 12:16 WIB

IMG 20260713 WA0108

Pulang ke Kampung Halaman, Bung Mecky Dirikan Rumah Inspirasi Kebadabi untuk Bangun Generasi Muda Papua

13 Juli 2026 - 12:11 WIB

IMG 20260713 WA0107

Kapolda Papua Tengah: Polisi Terus Imbau Warga Jauhi Titik Konflik di Intan Jaya

13 Juli 2026 - 12:08 WIB

IMG 20260713 WA0041
Trending di Headline