Menu

Mode Gelap
Sengketa PAW DPR Papua Tengah, Simon Gobai Resmi Tunjuk Yakehu sebagai Kuasa Hukum Natal di Tengah Luka Bangsa: Refleksi dari Sumatera hingga Papua Kepsek SD Inpres Nabarua Sampaikan Terima Kasih, 159 Siswa Terima PIP Usulan Senator Wilhelmus Pigai Sinergi Membangun SDM: Wilhelmus Pigai Dukung Penuh Program Pendidikan Gratis Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa: 2026 Adalah Tahun Lompatan Besar bagi Pendidikan Gratis di Papua Tengah Pesta Kembang Api Spektakuler di Pantai Nabire, Masyarakat: Terima Kasih Gubernur Meki Nawipa

News

Dana Otsus Papua Tak Lagi Dipotong, Natalius Pigai : Prabowo Ingin Rakyat Papua Sejahtera

adminbadge-check


					Dana Otsus Papua Tak Lagi Dipotong, Natalius Pigai : Prabowo Ingin Rakyat Papua Sejahtera Perbesar

JAKARTA – Menteri Hak Asasi Manusia (HAM), Natalius Pigai, menegaskan bahwa kebijakan Pemerintah Pusat untuk mengembalikan nilai Dana Otonomi Khusus (Otsus) Papua secara penuh merupakan bukti kecintaan Presiden Prabowo Subianto terhadap masyarakat di Bumi Cendrawasih.

Dalam konferensi pers yang digelar di Gedung Kementerian HAM, Jakarta, Rabu (17/12), Pigai mengungkapkan bahwa jika sebelumnya Dana Otsus sering mengalami pemotongan, di era kepemimpinan Prabowo, dana tersebut diberikan secara utuh.

“Presiden mengembalikan nilainya menjadi penuh, yakni lebih dari Rp12 triliun. Ini adalah komitmen besar untuk memastikan pembangunan di Papua berjalan maksimal,” ujar Natalius Pigai.

Pigai menjelaskan bahwa Dana Otsus hanyalah salah satu komponen dari perhatian besar pemerintah. Jika ditotal dengan berbagai program sektoral lainnya, anggaran yang mengalir ke Papua tahun ini diperkirakan mencapai hampir Rp50 triliun.

Beberapa program unggulan yang akan masuk ke Papua antara lain:

  • Makan Bergizi Gratis (MBG): Untuk meningkatkan kualitas kesehatan anak-anak Papua.

  • Pemberdayaan Ekonomi: Melalui program kampung nelayan dan penguatan UMKM.

  • Pendidikan dan Infrastruktur: Peningkatan fasilitas sekolah dan aksesibilitas wilayah.

Lebih lanjut, Menteri HAM menjelaskan bahwa pengalokasian dana besar ini memiliki tujuan strategis untuk memperbaiki indeks Hak Asasi Manusia di bidang Ekonomi, Sosial, dan Budaya (Ekosob). Selama ini, Papua sering kali memiliki angka statistik kesejahteraan terendah di Indonesia.

“Pemerintah pusat meminta pemda di Papua menggunakan dana ini untuk menekan angka kematian ibu dan anak, kemiskinan, stunting, hingga memberantas buta huruf. Jika indikator ini membaik, maka secara statistik indeks HAM Papua akan meningkat drastis,” tambahnya.

Pigai menutup pernyataannya dengan menekankan pesan Presiden Prabowo bahwa pembangunan Papua bukan sekadar angka, melainkan soal kemanusiaan.

“Bapak Presiden menegaskan bahwa kita semua harus bangun untuk meningkatkan harga diri dan martabat masyarakat Papua. Rakyat Papua harus merasakan bahwa menjadi bagian dari Indonesia itu membawa kebahagiaan,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Speed Boat Alami Laka Laut, Seluruh Penumpang Berhasil Dievakuasi

13 Januari 2026 - 14:00 WIB

Img 20260113 wa0134

Pelajar SMA Negeri 1 Nabire Apresiasi Festival Media Se-Tanah Papua, Dinilai Jadi Pondasi Jurnalistik

13 Januari 2026 - 13:56 WIB

Img 20260113 wa0125

Festival Media Se-Tanah Papua Perdana 2026 di Nabire, Dihadiri Ratusan Wartawan dan Tokoh Pers 

13 Januari 2026 - 13:44 WIB

Img 20260113 wa0117

Ribuan Umat Kingmi Ikut Ibadah Peringati Hari Pekabaran Injil Masuk ke Pedalaman

13 Januari 2026 - 13:31 WIB

Img 20260113 wa0115

Berkas Perkara Tiga Tersangka Narkoba Dilimpahkan ke Kejaksaan

13 Januari 2026 - 13:27 WIB

Img 20260113 wa0111
Trending di Headline