NABIRE – Setelah kurang lebih empat tahun mengabdi sebagai Kontributor TVRI Papua di Kabupaten Nabire, Yohanes Magai (Jhon Magai) secara resmi mengakhiri tugas jurnalistiknya. Ia menyampaikan permohonan maaf dan ucapan terima kasih kepada masyarakat Nabire dan Papua Tengah atas kebersamaan selama menjalankan tugas peliputan.
Yohanes Magai menjelaskan bahwa dirinya resmi ditunjuk sebagai Kontributor TVRI Papua Kabupaten Nabire sejak 27 Juni 2022 dan menjalankan tugas tersebut hingga Desember 2025.
Berakhirnya masa tugas tersebut merupakan keputusan resmi yang diambil oleh Kepala LPP TVRI Papua bersama Kepala Berita TVRI Papua, Lukas Sibii, dengan pertimbangan masa kontrak yang telah habis serta alasan administratif lainnya. Sejak November 2025, Yohanes Magai tidak lagi berstatus sebagai kontributor maupun wartawan LPP TVRI Papua.
Hal ini disampaikan Yohanes Magai saat ditemui di Nabire, Rabu, 17 Desember 2025.
Menurutnya, TVRI Papua merupakan media nasional yang bersifat independen dan tidak dimiliki oleh kelompok atau individu tertentu, sehingga pergantian kontributor merupakan hal yang wajar dalam dinamika organisasi media.
“TVRI adalah media nasional yang tidak dimiliki siapa pun. Pergantian kontributor adalah hal biasa. Yang terpenting, siapa pun yang ditunjuk harus bekerja secara independen, adil, jujur, dan transparan,” ujar Yohanes Magai.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat Kabupaten Nabire dan Papua Tengah apabila selama menjalankan tugas jurnalistik terdapat pemberitaan yang kurang berkenan atau tidak sesuai dengan harapan publik.
“Sebagai manusia biasa, saya menyadari mungkin selama empat tahun meliput berita TVRI Papua ada kekurangan. Untuk itu saya memohon maaf kepada bapak, ibu, dan seluruh masyarakat Papua Tengah,” ungkapnya.
Yohanes Magai menegaskan bahwa dirinya saat ini bukan lagi wartawan TVRI Papua. Meski demikian, ia menyampaikan bahwa pengabdian kepada masyarakat Papua Tengah akan tetap berlanjut melalui aktivitas media dan kegiatan lainnya.
“Ke depan, masyarakat Papua Tengah masih bisa bertemu saya melalui Media TV Piyaiye dan berbagai aktivitas lain di wilayah Papua Tengah,” pungkasnya. (MB)






