Menu

Mode Gelap
Sengketa PAW DPR Papua Tengah, Simon Gobai Resmi Tunjuk Yakehu sebagai Kuasa Hukum Natal di Tengah Luka Bangsa: Refleksi dari Sumatera hingga Papua Kepsek SD Inpres Nabarua Sampaikan Terima Kasih, 159 Siswa Terima PIP Usulan Senator Wilhelmus Pigai Sinergi Membangun SDM: Wilhelmus Pigai Dukung Penuh Program Pendidikan Gratis Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa: 2026 Adalah Tahun Lompatan Besar bagi Pendidikan Gratis di Papua Tengah Pesta Kembang Api Spektakuler di Pantai Nabire, Masyarakat: Terima Kasih Gubernur Meki Nawipa

News

Wagub Papua Tengah Hadiri Tahbisan Gereja Katolik di Timor Tengah Utara

adminbadge-check


					Wagub Papua Tengah Hadiri Tahbisan Gereja Katolik di Timor Tengah Utara Perbesar

NABIRE – Wakil Gubernur (Wagub) Papua Tengah, Deinas Geley, S.Sos, M.Si, menghadiri perayaan Tahbisan (Pemberkatan) Gereja Katolik Santa Maria Goreti Paroki Santo Petrus dan Santo Paulus Lurasik yang berlokasi di Kecamatan Biboki Utara, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Senin (15/12/2025).

​Kehadiran Wagub Deinas Geley pada acara keagamaan ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah Papua Tengah dalam menjaga toleransi dan kebersamaan antarumat beragama di Indonesia.

Diresmikan oleh Kardinal Ignatius Suharyo

​Gereja baru tersebut secara resmi ditahbiskan oleh Kardinal Ignatius Suharyo, Uskup Agung Jakarta, yang didampingi oleh Uskup Atambua, Mgr. Dominikus Saku, Pr. Acara peresmian ini turut mengundang berbagai tokoh penting, termasuk Uskup se-Region Nusra, perwakilan Keuskupan Timor Leste, dan Gubernur NTT, serta umat paroki setempat.

​Dalam keterangannya, Wagub Deinas Geley menyampaikan rasa syukur dan bangga atas undangan yang diterimanya dari Keuskupan Atambua.

​“Saya menyampaikan terima kasih kepada Gereja Katolik di Keuskupan Atambua, karena saya bisa diundang menjelang hari ulang tahunku tanggal 16 Desember 2025 masuk ke usia yang ke-50 tahun,” ujar Deinas Geley.

 

​Wagub mengaku memilih untuk menghadiri Tahbisan Gereja ini alih-alih merayakan hari ulang tahunnya bersama keluarga. Ia juga menekankan pentingnya persatuan dan kebersamaan lintas iman.

​“Kebersamaan itu lebih penting, walaupun beda iman tapi intinya Katolik dan Protestan adalah pengikut Yesus Kristus,” tegasnya.

 

Gereja Dibangun Cepat dan Berkonsep Ekologis

​Menurut informasi dari Ketua Komisi Komunikasi Sosial (Komsos) Keuskupan Atambua, Romo Inosensius Nahak, Pr, gedung gereja lama Paroki Lurasik dibongkar pada 1 Agustus 2025, dan pembangunan gereja baru dimulai hanya dalam waktu dua minggu, yaitu pada 15 Agustus 2025. Pembangunannya diselesaikan dalam waktu yang sangat singkat, hanya empat bulan, yang didukung oleh donatur dari Selandia Baru.

​Bangunan gereja baru ini memiliki ukuran 26 x 48 meter, dilengkapi dengan 56 patung religius, dan menggunakan material khusus seperti batu marmer. Gereja ini dirancang dengan konsep ekologis, di mana bangunannya menyatu dengan alam karena dikelilingi oleh kawasan hutan.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Speed Boat Alami Laka Laut, Seluruh Penumpang Berhasil Dievakuasi

13 Januari 2026 - 14:00 WIB

Img 20260113 wa0134

Pelajar SMA Negeri 1 Nabire Apresiasi Festival Media Se-Tanah Papua, Dinilai Jadi Pondasi Jurnalistik

13 Januari 2026 - 13:56 WIB

Img 20260113 wa0125

Festival Media Se-Tanah Papua Perdana 2026 di Nabire, Dihadiri Ratusan Wartawan dan Tokoh Pers 

13 Januari 2026 - 13:44 WIB

Img 20260113 wa0117

Ribuan Umat Kingmi Ikut Ibadah Peringati Hari Pekabaran Injil Masuk ke Pedalaman

13 Januari 2026 - 13:31 WIB

Img 20260113 wa0115

Berkas Perkara Tiga Tersangka Narkoba Dilimpahkan ke Kejaksaan

13 Januari 2026 - 13:27 WIB

Img 20260113 wa0111
Trending di Headline