Menu

Mode Gelap
Perkuat Layanan Kesehatan di Pedalaman, Wilhelmus Pigai Serahkan Bantuan Obat Kemenkes RI ke Puskesmas Wangbe 700 Pelari Meriahkan Bhayangkara Fun Run 5K, Wujud Sinergi Polda Papua Tengah dan DPD BMP RI OPINI : Menggugat ke PTUN Tak Cukup Bermodal Somasi TKT Group Timika Raih 15 Medali di Thyres Taekwondo Championship 2026 Ekspor Perdana Hasil Laut Mimika Jadi Langkah Baru Papua Tengah Menembus Pasar Global Pendidikan Jadi Kunci Masa Depan Papua, Meki Nawipa Apresiasi Beasiswa Puncak Cerdas

News

Mendagri dan Komite I DPD RI Evaluasi Isu Strategis Daerah: Fokus pada Kesiapan Fiskal DOB dan Percepatan Pembangunan Papua

adminbadge-check


					Mendagri dan Komite I DPD RI Evaluasi Isu Strategis Daerah: Fokus pada Kesiapan Fiskal DOB dan Percepatan Pembangunan Papua Perbesar

JAKARTA – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menggelar rapat kerja dengan Komite I Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI pada Kamis (11/12/2025) di Jakarta. Rapat tersebut berfokus pada evaluasi sejumlah isu strategis terkait penyelenggaraan pemerintahan daerah, termasuk pembahasan Daerah Otonomi Baru (DOB) dan percepatan pembangunan di Papua.

Isu Kesiapan Fiskal Daerah Otonomi Baru

Dalam pembahasan mengenai DOB, Mendagri Tito Karnavian secara tegas menyoroti kesiapan anggaran atau fiskal nasional sebagai kendala utama.

“Permasalahan utama DOB adalah kesiapan anggaran. Untuk itu, kami menyarankan Komite I DPD RI berkomunikasi lebih lanjut dengan Kementerian Keuangan,” ujar Mendagri. Hal ini menggarisbawahi pentingnya pertimbangan keuangan yang matang, selain kebutuhan daerah, sebelum melangkah pada pembentukan daerah baru.

Penguatan Program Percepatan Pembangunan Papua

Mendagri dan Komite I DPD RI juga menyepakati perlunya penguatan program percepatan pembangunan di wilayah Papua. Pemerintah wajib memastikan pemenuhan enam Standar Pelayanan Minimal (SPM) bagi Orang Asli Papua (OAP), yang meliputi:

Harmonisasi Kebijakan Pusat dan Daerah

Tito menjelaskan bahwa upaya percepatan ini telah didukung dengan pembentukan Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua. Komite yang baru dilantik Presiden ini bertugas mengoordinasikan dan menyelaraskan program-program antara kementerian/lembaga di pusat dengan enam provinsi dan 42 kabupaten/kota di Papua.

Lebih lanjut, Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan akan memimpin rapat penting pada pekan depan. Pertemuan ini akan melibatkan Komite Eksekutif, seluruh kepala daerah se-Papua, serta jajaran Menteri Kabinet Merah Putih untuk membahas capaian program, arahan kebijakan, dan langkah-langkah konkret percepatan pembangunan.

Selain isu DOB dan Papua, rapat kerja tersebut juga mencakup evaluasi umum terhadap pelaksanaan otonomi daerah serta aspirasi mengenai penyesuaian dana transfer ke daerah (TKD).

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Bupati Dogiyai Pastikan Gaji Honorer Tetap Dibayar Hingga Akhir 2026, Siapkan Solusi Jelang Penghapusan Status Non-ASN

14 Juli 2026 - 11:55 WIB

IMG 20260714 WA0162

MPLS SMK Negeri 2 Nabire, Dinas Pendidikan Ingatkan Bahaya Bullying dan Penyalahgunaan Media Sosial

14 Juli 2026 - 11:51 WIB

IMG 20260714 WA0156

MPLS SMK Negeri 2 Teknologi dan Rekayasa Nabire Resmi Dibuka, 480 Siswa Baru Siap Tempuh Pendidikan Vokasi

14 Juli 2026 - 11:47 WIB

IMG 20260714 WA0155

SMKS Kesehatan Anigou Nabire Gelar MPLS 2026, Tanamkan Kemandirian dan Semangat Berprestasi bagi Peserta Didik Baru

14 Juli 2026 - 07:06 WIB

IMG 20260714 WA0141

Resmi Jabat Kapolres Mimika, AKBP Alredo Prioritaskan Keberlanjutan Program dan Peningkatan Pelayanan Kepada Masyarakat

14 Juli 2026 - 07:01 WIB

IMG 20260714 WA0136
Trending di Headline