Menu

Mode Gelap
Sengketa PAW DPR Papua Tengah, Simon Gobai Resmi Tunjuk Yakehu sebagai Kuasa Hukum Natal di Tengah Luka Bangsa: Refleksi dari Sumatera hingga Papua Kepsek SD Inpres Nabarua Sampaikan Terima Kasih, 159 Siswa Terima PIP Usulan Senator Wilhelmus Pigai Sinergi Membangun SDM: Wilhelmus Pigai Dukung Penuh Program Pendidikan Gratis Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa: 2026 Adalah Tahun Lompatan Besar bagi Pendidikan Gratis di Papua Tengah Pesta Kembang Api Spektakuler di Pantai Nabire, Masyarakat: Terima Kasih Gubernur Meki Nawipa

News

Aksi APDESI di Monas Hari Ini: 2.155 Personel Gabungan Disiagakan, Polisi Imbau Jaga Ketertiban

adminbadge-check


					Aksi APDESI di Monas Hari Ini: 2.155 Personel Gabungan Disiagakan, Polisi Imbau Jaga Ketertiban Perbesar

Jakarta – Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) bersama sejumlah elemen massa dijadwalkan menggelar aksi unjuk rasa di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, pada hari Senin (8/12). Aksi ini menarik perhatian kepolisian yang telah menyiapkan ribuan personel gabungan untuk pengamanan.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro, mengonfirmasi pengerahan personel. “Sebanyak 2.155 personel gabungan dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, dan Polsek jajaran dikerahkan untuk melayani kegiatan penyampaian pendapat hari ini,” ujar Kombes Susatyo kepada wartawan, Senin (8/12/2025).

Pengamanan Humanis dan Profesional

Dalam apel siaga yang dilakukan, Kombes Susatyo menekankan bahwa seluruh personel diinstruksikan untuk bekerja secara humanis dan profesional.

“Semua personel saya perintahkan bekerja secara humanis dan profesional, tidak membawa senjata api, serta mengedepankan pendekatan dialogis,” tegasnya.

Pihak kepolisian juga telah melakukan Tactical Wall Game (TWG) untuk memetakan titik-titik pengamanan dan memastikan pelayanan masyarakat tetap berjalan di sekitar kawasan Monas.

Imbauan Tertib dan Rekayasa Lalu Lintas

Kombes Susatyo turut mengimbau seluruh massa APDESI dan elemen lain yang terlibat agar mematuhi aturan dan menjaga ketertiban selama aksi berlangsung.

“Tidak boleh membakar ban, tidak merusak fasilitas umum, tidak melawan petugas, dan tidak melakukan aksi anarkis. Aspirasi bisa disampaikan dengan tertib dan beretika,” pesannya.

Mengenai dampak lalu lintas, pihak kepolisian menyebut bahwa rekayasa lalu lintas akan diberlakukan secara situasional. Kebijakan ini akan mengikuti perkembangan jumlah massa di lapangan. Masyarakat pengguna jalan diimbau untuk mencari rute alternatif guna menghindari potensi kemacetan.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Speed Boat Alami Laka Laut, Seluruh Penumpang Berhasil Dievakuasi

13 Januari 2026 - 14:00 WIB

Img 20260113 wa0134

Pelajar SMA Negeri 1 Nabire Apresiasi Festival Media Se-Tanah Papua, Dinilai Jadi Pondasi Jurnalistik

13 Januari 2026 - 13:56 WIB

Img 20260113 wa0125

Festival Media Se-Tanah Papua Perdana 2026 di Nabire, Dihadiri Ratusan Wartawan dan Tokoh Pers 

13 Januari 2026 - 13:44 WIB

Img 20260113 wa0117

Ribuan Umat Kingmi Ikut Ibadah Peringati Hari Pekabaran Injil Masuk ke Pedalaman

13 Januari 2026 - 13:31 WIB

Img 20260113 wa0115

Berkas Perkara Tiga Tersangka Narkoba Dilimpahkan ke Kejaksaan

13 Januari 2026 - 13:27 WIB

Img 20260113 wa0111
Trending di Headline