Jakarta – Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) bersama sejumlah elemen massa dijadwalkan menggelar aksi unjuk rasa di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, pada hari Senin (8/12). Aksi ini menarik perhatian kepolisian yang telah menyiapkan ribuan personel gabungan untuk pengamanan.
Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro, mengonfirmasi pengerahan personel. “Sebanyak 2.155 personel gabungan dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, dan Polsek jajaran dikerahkan untuk melayani kegiatan penyampaian pendapat hari ini,” ujar Kombes Susatyo kepada wartawan, Senin (8/12/2025).
Pengamanan Humanis dan Profesional
Dalam apel siaga yang dilakukan, Kombes Susatyo menekankan bahwa seluruh personel diinstruksikan untuk bekerja secara humanis dan profesional.
“Semua personel saya perintahkan bekerja secara humanis dan profesional, tidak membawa senjata api, serta mengedepankan pendekatan dialogis,” tegasnya.
Pihak kepolisian juga telah melakukan Tactical Wall Game (TWG) untuk memetakan titik-titik pengamanan dan memastikan pelayanan masyarakat tetap berjalan di sekitar kawasan Monas.
Imbauan Tertib dan Rekayasa Lalu Lintas
Kombes Susatyo turut mengimbau seluruh massa APDESI dan elemen lain yang terlibat agar mematuhi aturan dan menjaga ketertiban selama aksi berlangsung.
“Tidak boleh membakar ban, tidak merusak fasilitas umum, tidak melawan petugas, dan tidak melakukan aksi anarkis. Aspirasi bisa disampaikan dengan tertib dan beretika,” pesannya.
Mengenai dampak lalu lintas, pihak kepolisian menyebut bahwa rekayasa lalu lintas akan diberlakukan secara situasional. Kebijakan ini akan mengikuti perkembangan jumlah massa di lapangan. Masyarakat pengguna jalan diimbau untuk mencari rute alternatif guna menghindari potensi kemacetan.






